Ditolak India, Kapal Tanker 60.000 Ton LNG Rusia Terdampar di Dekat Singapura

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:52 WIB
loading...
A A A
Sebaliknya, untuk komoditas LNG, India tampak jauh lebih berhati-hati karena risiko kepatuhan yang dianggap jauh lebih tinggi bagi perbankan dan operator terminal internasional. Dampaknya, pabrik Portovaya di Baltik kini hanya mampu melakukan ekspor terbatas, seperti ke China dan pengiriman rutin ke wilayah eksklave Rusia di Kaliningrad.



Rusia dilaporkan terus mengejar kesepakatan jangka panjang untuk memasok LNG dan pupuk ke India guna mengalihkan pasar yang selama ini bergantung pada Eropa. Di sisi lain, India memberikan sinyal tetap terbuka untuk membeli LNG Rusia, namun dengan syarat ketat bahwa kargo tersebut harus berasal dari proyek yang bersih dari sanksi internasional.

Situasi ini semakin pelik di tengah imbauan Perdana Menteri Narendra Modi yang mendesak warga India untuk menghemat bahan bakar dan mengurangi ketergantungan impor. Langkah konservasi ini diambil saat India menghadapi gangguan distribusi energi melalui Selat Hormuz, jalur krusial yang sebelumnya memasok sekitar 60 persen kebutuhan gas nasional India.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Rekomendasi
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
AHWA dan Masa Depan...
AHWA dan Masa Depan Kepemimpinan NU
Pemain Timnas Inggris...
Pemain Timnas Inggris Anthony Gordon Dikeroyok Media Spanyol
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
7 BUMN Kolaborasi Gelar...
7 BUMN Kolaborasi Gelar Blue Impact, Lestarikan Terumbu Karang dan Berdayakan Masyarakat Pesisir
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved