Di Luar Kendali, Inflasi AS Menggila Cetak Rekor Tertinggi dalam 3 Tahun Imbas Kenaikan Harga BBM

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:12 WIB
loading...
Di Luar Kendali, Inflasi...
Presiden Donald Trump mengunjungi sebuah restoran Whataburger di Corpus Christi, Texas, pada Jumat, 27 Februari 2026, sementara Menteri Energi Chris Wright menyaksikannya. FOTO/AP
A A A
WASHINGTON - Laju inflasi di Amerika Serikat meningkat lebih cepat dibandingkan titik mana pun dalam tiga tahun terakhir pada April 2026 menyusul lonjakan tajam harga bahan bakar dan pangan akibat meluasnya dampak perang di Iran. Kementerian Tenaga Kerja melaporkan indeks harga konsumen (IHK) tahunan menyentuh angka 3,8%, mencatatkan rekor tertinggi sejak Mei 2023 dengan sektor energi menyumbang lebih dari 40% dari total kenaikan tersebut.

"Data inflasi hari ini mengonfirmasi apa yang bisa dilihat semua orang: Biaya di luar kendali, dan Presiden Trump bertanggung jawab," kata anggota peringkat tertinggi Komite Anggaran DPR AS, Rep. Brendan Boyle (D-Pa.), dalam pernyataan resminya di Washington DC, dikutip Politico, Selasa (12/5).

Baca Juga: Ditolak India, Kapal Tanker 60.000 Ton LNG Rusia Terdampar di Dekat Singapura

Kenaikan biaya hidup yang agresif ini tidak hanya terjadi pada sektor energi, tetapi juga merambah ke harga kebutuhan pokok di toko kelontong, restoran, hingga melonjaknya biaya perumahan. Sementara itu, inflasi inti yang mengecualikan biaya makanan dan energi yang volatil tetap merangkak naik ke level 2,8%.

Kondisi ekonomi ini menciptakan tekanan politik besar bagi Gedung Putih menjelang musim pemilihan paruh waktu yang kompetitif. Berdasarkan survei terbaru CNN, hanya 30% warga Amerika yang menyetujui penanganan ekonomi oleh Presiden Donald Trump, sementara 75% responden meyakini bahwa konflik dengan Iran telah berdampak negatif secara langsung terhadap keuangan pribadi mereka.



Juru bicara Gedung Putih, Kush Desai, menegaskan posisi pemerintah bahwa gangguan akibat konflik tersebut bersifat sementara dan agenda ekonomi jangka panjang tetap memberikan hasil positif. Pihak kepresidenan kini berfokus pada pemulihan pertumbuhan domestik sembari berupaya menghilangkan ancaman nuklir Iran guna menstabilkan pasar energi global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Bos IEA Wanti-wanti Ekonomi Global dalam Bahaya
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Perang dengan AS Kian...
Perang dengan AS Kian Memanas, Iran Ancam Hentikan Semua Ekspor Energi dari Timur Tengah
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
Rekomendasi
Dekopin: Juli Bulan...
Dekopin: Juli Bulan Koperasi, Banyak Daerah Masih Merayakan
Obat Kuat dengan Efek...
Obat Kuat dengan Efek hingga 3 Hari, Amankah? Yuk Kenali Faktanya Sebelum Mengkonsumsi
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
Berita Terkini
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
Infografis
Kasus Demam Berdarah...
Kasus Demam Berdarah Akan Mencapai Rekor Tertinggi Tahun Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved