Kisah Habibie Berhasil Taklukkan Dolar AS dari Rp17.000 ke Rp6.550

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:14 WIB
loading...
Kisah Habibie Berhasil...
Presiden B.J. Habibie berhasil menstabilkan nilai tukar rupiah dalam waktu singkat. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pelemahan nilai tukar rupiah yang mencapai Rp17.600 per dolar AS memunculkan kembali memori krisis moneter 1998. Pada periode tersebut, Presiden B.J. Habibie berhasil menstabilkan nilai tukar rupiah dari kisaran Rp17.000 menjadi sekitar Rp6.550 per dolar AS dalam waktu relatif singkat.

Keberhasilan tersebut menjadi catatan penting dalam sejarah ekonomi Indonesia. Di tengah kepanikan pasar dan runtuhnya kepercayaan terhadap sektor keuangan, kebijakan yang diambil berfokus pada stabilisasi moneter dan memulihkan kepercayaan.

Baca Juga: Rupiah Melemah, Simak Strategi Habibie Taklukkan Dolar AS Jadi Rp6.550

Pada masa krisis, pemerintah di bawah Habibie mengambil langkah restrukturisasi besar-besaran di sektor perbankan. Salah satu kebijakan utama adalah penggabungan empat bank milik negara menjadi Bank Mandiri, yang bertujuan memperkuat struktur perbankan nasional.



Selain itu, reformasi kelembagaan dilakukan dengan memberikan independensi kepada Bank Indonesia melalui Undang-Undang Nomor 23 Tahun 1999. Kebijakan ini dinilai penting untuk menjaga kredibilitas kebijakan moneter dari intervensi politik.

Di sisi moneter, pemerintah menerapkan kebijakan suku bunga tinggi melalui instrumen Sertifikat Bank Indonesia (SBI). Langkah ini berhasil menekan volatilitas nilai tukar sekaligus menurunkan suku bunga secara bertahap dari kisaran 60% menjadi level yang lebih terkendali.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
Rupiah Kritis, Hari...
Rupiah Kritis, Hari Ini Berakhir Ambruk ke Rp17.995 per Dolar AS
Rupiah Ambruk Dekati...
Rupiah Ambruk Dekati Rp18.000, Dolar AS Masih Terlalu Perkasa
Rekor Terburuk Sejak...
Rekor Terburuk Sejak 1986! Yen Jepang Hancur Lebur ke Titik Terendah
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
Ekonom Bank Mandiri...
Ekonom Bank Mandiri Ungkap Kunci Penguatan Rupiah dan Rebound IHSG, Fundamental Ekonomi Solid
Jadi Anak Presiden dan...
Jadi Anak Presiden dan Jabat Panglima Militer, Jenderal Ini Seenaknya Menutup Media
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Rekomendasi
Ini Rangkaian Kegiatan...
Ini Rangkaian Kegiatan MPLS 2026 Selama 5 Hari di SMA dan SMK
Menag Sebut Pesantren...
Menag Sebut Pesantren Sekolah Paling Aman Dunia dan Akhirat
Teror Petasan Sasar...
Teror Petasan Sasar Hotel Pemain Timnas Inggris Jelang Lawan Meksiko
Berita Terkini
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved