Perang AS-Israel Lawan Iran Bikin Badai Ekonomi ke Seluruh Dunia, Sektor Bisnis Tekor Rp441 Triliun

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:54 WIB
loading...
A A A
Kondisi ini diperparah oleh efek domino pada produk konsumen harian. CFO Newell Brands, Mark Erceg mensimulasikan bahwa setiap kenaikan harga minyak sebesar USD5, maka biaya operasional perusahaan otomatis membengkak USD5 juta.

Sementara itu, CEO McDonald's, Chris Kempczinski mengonfirmasi bahwa "tingginya harga bensin adalah akar masalah utama yang menekan daya beli konsumen saat ini."

Beberapa perusahaan pesimis menatap sisa tahun ini, dimana produsen elektronik, Whirlpool memangkas setengah dari target keuntungan tahunan dan membekukan dividen. CEO Whirlpool, Marc Bitzer menyebut situasi ini mirip dengan Krisis Finansial Global 2008.

"Konsumen kini menahan diri untuk membeli barang baru dan lebih memilih memperbaiki barang yang rusak," ujarnya.

Sedangkan Toyota memperingatkan potensi kerugian hingga USD4.3 miliar akibat disrupsi logistik global. Selanjutnya Procter & Gamble (P&G) memproyeksikan hantaman pada laba bersih mereka sebesar USD1 miliar.

Rakyat AS Tekor Rp660 Triliun untuk Bensin

Ironisnya dampak perang ini juga menghantam balik ke dalam negeri Amerika Serikat. Laporan terpisah dari Watson Institute, Brown University mengestimasi bahwa warga Amerika secara kolektif telah menghabiskan dana tambahan sebesar USD41,5 miliar (sekitar Rp664 triliun) untuk membeli bensin dan diesel sejak perang dimulai.
Angka tersebut setara dengan beban ekstra sebesar USD316 (Rp5 juta) per rumah tangga.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Rekomendasi
Indonesia Berkomitmen...
Indonesia Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Presiden Prabowo Berikan...
Presiden Prabowo Berikan Bantuan Alat Drumben untuk SDN Tegalega Sukabumi
Berita Terkini
Pacu Daya Saing Pariwisata,...
Pacu Daya Saing Pariwisata, Kemenpar Dorong Kebijakan Bebas Visa Kunjungan
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen dan PNM Gelar Pelatihan Vokasi untuk Difabel di Brebes
LPS Naikkan Tingkat...
LPS Naikkan Tingkat Bunga Penjaminan Bank Umum Jadi 3,75%
Mandiri Tunas Finance...
Mandiri Tunas Finance dan APPI Beri Pelatihan Strategi Keuangan bagi UMKM
Kinerja Keuangan Impresif,...
Kinerja Keuangan Impresif, MNC Kapital Rombak Direksi dan Bidik Penambahan Modal
Rupiah Menguat, IHSG...
Rupiah Menguat, IHSG Hari Ini Ditutup Melejit Nyaris 2%
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved