Adopsi QRIS di Industri Salon: Bagaimana Sistem POS Modern Menyederhanakan Transaksi Harian

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:12 WIB
loading...
Adopsi QRIS di Industri...
Foto: Doc. Istimewa
A A A
JAKARTA - QRIS telah menjadi standar pembayaran ritel di Indonesia.

Namun di industri salon, adopsinya berjalan lebih lambat dibanding sektor F&B. Banyak pemilik salon yang akhirnya memasang QRIS sebagai opsi tambahan, tetapi tetap mengandalkan pencatatan manual untuk transaksi harian.

Padahal, pembayaran digital baru memberikan manfaat penuh ketika terhubung langsung dengan sistem operasional. Inilah celah yang mulai diisi oleh kategori aplikasi POS khusus salon, salah satu contohnya adalah aplikasi POS salon Kasera , yang menyatukan QRIS, kartu, dan tunai dalam satu sistem yang juga menangani pemesanan, komisi, dan tip.

Mengapa salon tertinggal
Dibanding restoran atau ritel umum, transaksi salon punya kompleksitas tambahan yang membuat sistem POS generik kurang cocok.

Pertama, struktur tip yang khas. Tip untuk stylist sering dipisah dari biaya layanan dan harus dialokasikan ke karyawan tertentu. POS umum yang dirancang untuk restoran biasanya tidak menangani alokasi ini dengan rapi.

Kedua, komisi stylist. Setiap transaksi berkontribusi pada komisi karyawan yang melayani. Tanpa sistem yang menghitung komisi otomatis dari transaksi POS, pemilik salon harus melakukan rekapitulasi manual setiap akhir bulan.

Ketiga, deposit pemesanan. Salon yang menerima janji temu via online sering meminta deposit di muka. Deposit ini harus diingat saat pelanggan datang dan dikurangkan dari total tagihan, proses yang rumit jika tidak diotomatisasi.

Bagaimana POS modern menanganinya
Sistem POS yang dirancang khusus untuk salon menangani komponen-komponen ini dalam satu alur. Saat pelanggan datang, transaksi dibuka dari janji temu yang sudah ada, bukan dari menu kosong.

Layanan, produk, dan tip dicatat terpisah. QRIS dinamis dibuat per transaksi untuk pembayaran nirsentuh.

Komisi stylist dihitung otomatis dan tercatat dalam laporan komisi bulanan. Deposit yang sudah dibayar di muka dikurangkan langsung dari total.

Hasilnya: tidak perlu lagi rekonsiliasi manual di sore hari, dan laporan harian tersedia secara real-time.

Manfaat operasional
Bagi pemilik salon UMKM, manfaat utama bukan sekadar "punya QRIS", melainkan terhindarnya pekerjaan ulang.

Setiap transaksi yang dicatat di POS otomatis terlihat di laporan, terhitung dalam komisi, dan terkonfirmasi via WhatsApp ke pelanggan jika diperlukan.

Pemilik salon yang menggunakan sistem terintegrasi umumnya melaporkan dua perubahan: waktu admin harian berkurang signifikan, dan transparansi komisi membuat hubungan dengan stylist lebih sehat karena perhitungan tidak lagi berdasarkan ingatan.

Arah selanjutnya
QRIS hanya pintu masuk.

Industri salon Indonesia kemungkinan akan bergerak ke arah ekosistem pembayaran yang lebih luas, seperti link pembayaran untuk deposit jarak jauh, kartu kredit/debit untuk transaksi besar, dan fitur tagihan otomatis untuk paket layanan berlangganan.

Sistem POS yang fleksibel akan menjadi fondasi penting untuk transisi tersebut.
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
BI Targetkan QRIS Terhubung...
BI Targetkan QRIS Terhubung ke India hingga Timor Leste Tahun Ini
Liburan ke Luar Negeri...
Liburan ke Luar Negeri Tanpa Ribet, MotionPay Hadirkan Fitur QRIS Cross-Border di Singapura hingga Korsel
Ada Finpay di Balik...
Ada Finpay di Balik Ekspansi QRIS ke China, Mampu Tangani 1.500 Transaksi per Detik
Pembayaran QRIS Bisa...
Pembayaran QRIS Bisa Dipakai di China, Peluang Baru bagi UMKM
Nasabah BCA Kini Bisa...
Nasabah BCA Kini Bisa Transaksi Menggunakan QRIS di China
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Dukung Transaksi Lintas...
Dukung Transaksi Lintas Negara Lebih Praktis, QRIS ShopeePay Kini Bisa Digunakan di China
Misbakhun Ajak Pelaku...
Misbakhun Ajak Pelaku UMK di Pasuruan Gunakan QRIS
Rekomendasi
Beasiswa LPDP Tahap...
Beasiswa LPDP Tahap 2 2026 Segera Ditutup, Hindari Kesalahan Dokumen yang Bikin Gugur
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia Selanjutnya di Piala AFF 2026 usai Bantai Kamboja 5-1
Rayakan Usia 75 Tahun,...
Rayakan Usia 75 Tahun, PPPK Petra Bangun Petra Christian School di Surabaya Barat
Berita Terkini
BBT Perkuat Ekosistem...
BBT Perkuat Ekosistem Industri Batam lewat Ekspansi Fiber dan 5G
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080...
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080 per Dolar AS, Catat Kinerja Terburuk di Asia
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp9.000, Kini Dibanderol Rp2,61 Juta per Gram
Rupiah Hari Ini Dibuka...
Rupiah Hari Ini Dibuka Melemah ke Rp18.068, Tersengat Kabar Independensi BI
OSL Indonesia Bidik...
OSL Indonesia Bidik Antusiasme Investor Melalui Kompetisi Trading
IHSG Hari Ini Lanjutkan...
IHSG Hari Ini Lanjutkan Penurunan, Dibuka Melemah ke 6.175
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved