SIG Gandeng BRIN Perkuat Riset Material Bangunan Berkelanjutan
Rabu, 20 Mei 2026 - 18:27 WIB
loading...
SIG memperpanjang kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam kerja sama riset, invensi, dan inovasi di bidang industri semen serta turunannya. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) memperpanjang kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam kerja sama riset, invensi, dan inovasi di bidang industri semen serta turunannya. Kemitraan strategis ini dilakukan guna mendorong penyediaan solusi produk dan layanan aplikatif berbasis riset untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
"Kerja sama riset dengan BRIN adalah langkah strategis untuk menghadirkan beragam solusi material bangunan yang berkualitas, bermutu, dan ramah lingkungan. Langkah ini juga selaras dengan strategi transformasi SIG untuk mengoptimalkan produk turunan semen dan portofolio yang tengah fokus dijalankan oleh Perusahaan," ujar Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra seperti dikutip, Rabu (20/5/2026).
Baca Juga: SIG Bagikan Seluruh Laba 2025 Rp190,8 Miliar sebagai Dividen Tunai
Dia menjelaskan bahwa riset merupakan kunci utama untuk menghadirkan material bangunan yang unggul guna menjawab tantangan sektor konstruksi yang terus berkembang. Melalui sinergi ini, posisi SIG diharapkan semakin kuat sebagai perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terbesar di tanah air yang memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan.
Sinergi kedua lembaga ini dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra dan Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN R. Hendrian. Prosesi tersebut berlangsung dalam rangkaian acara ”BRIN Goes To Industry 4” di Gedung B.J. Habibie, Kantor Pusat BRIN, Jakarta, pada Selasa (19/5/2026).
Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian menyampaikan bahwa agenda "BRIN Goes To Industry" menjadi wadah komunikasi penting bagi pelaku industri, lembaga, regulator, hingga masyarakat. Melalui forum ini, seluruh pihak dapat saling bertukar informasi mengenai produk hasil riset untuk meningkatkan kualitas inovasi yang berdampak positif bagi nasional.
Baca Juga: Strategi Ekspor dan Transformasi Jadi Mesin Pertumbuhan Baru SIG
Lebih lanjut, Amarulla menyebutkan inisiatif ini merupakan implementasi arah kebijakan dan strategi RPJMN 2025-2029. BRIN berkomitmen berkontribusi pada prioritas pembangunan nasional melalui penguatan riset yang berorientasi pada harmoni antara manusia, lingkungan, alam, dan budaya, sekaligus mendorong kehidupan sosial yang inklusif.
Ruang lingkup kolaborasi ini mencakup kegiatan riset produk aplikatif, pemanfaatan bersama fasilitas sarana dan prasarana, serta advokasi kebijakan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, kerja sama ini diarahkan untuk menyediakan solusi produk yang mendukung pemulihan ekonomi, respons terhadap perubahan iklim, hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari nota kesepahaman yang telah diinisiasi sejak Juli 2023. Pada periode sebelumnya, SIG dan BRIN telah berhasil menelurkan sejumlah riset strategis, seperti pengembangan High Performance Concrete dengan Semen Hidraulis, Self Healing Concrete, Chemical Additives, hingga pengembangan beton hijau untuk infrastruktur kawasan pesisir dan laut.
"Kerja sama riset dengan BRIN adalah langkah strategis untuk menghadirkan beragam solusi material bangunan yang berkualitas, bermutu, dan ramah lingkungan. Langkah ini juga selaras dengan strategi transformasi SIG untuk mengoptimalkan produk turunan semen dan portofolio yang tengah fokus dijalankan oleh Perusahaan," ujar Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra seperti dikutip, Rabu (20/5/2026).
Baca Juga: SIG Bagikan Seluruh Laba 2025 Rp190,8 Miliar sebagai Dividen Tunai
Dia menjelaskan bahwa riset merupakan kunci utama untuk menghadirkan material bangunan yang unggul guna menjawab tantangan sektor konstruksi yang terus berkembang. Melalui sinergi ini, posisi SIG diharapkan semakin kuat sebagai perusahaan penyedia solusi bahan bangunan terbesar di tanah air yang memberikan nilai tambah bagi pemangku kepentingan.
Sinergi kedua lembaga ini dikukuhkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) oleh Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra dan Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi BRIN R. Hendrian. Prosesi tersebut berlangsung dalam rangkaian acara ”BRIN Goes To Industry 4” di Gedung B.J. Habibie, Kantor Pusat BRIN, Jakarta, pada Selasa (19/5/2026).
Wakil Kepala BRIN Amarulla Octavian menyampaikan bahwa agenda "BRIN Goes To Industry" menjadi wadah komunikasi penting bagi pelaku industri, lembaga, regulator, hingga masyarakat. Melalui forum ini, seluruh pihak dapat saling bertukar informasi mengenai produk hasil riset untuk meningkatkan kualitas inovasi yang berdampak positif bagi nasional.
Baca Juga: Strategi Ekspor dan Transformasi Jadi Mesin Pertumbuhan Baru SIG
Lebih lanjut, Amarulla menyebutkan inisiatif ini merupakan implementasi arah kebijakan dan strategi RPJMN 2025-2029. BRIN berkomitmen berkontribusi pada prioritas pembangunan nasional melalui penguatan riset yang berorientasi pada harmoni antara manusia, lingkungan, alam, dan budaya, sekaligus mendorong kehidupan sosial yang inklusif.
Ruang lingkup kolaborasi ini mencakup kegiatan riset produk aplikatif, pemanfaatan bersama fasilitas sarana dan prasarana, serta advokasi kebijakan pembangunan berkelanjutan. Selain itu, kerja sama ini diarahkan untuk menyediakan solusi produk yang mendukung pemulihan ekonomi, respons terhadap perubahan iklim, hingga peningkatan kompetensi sumber daya manusia.
Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari nota kesepahaman yang telah diinisiasi sejak Juli 2023. Pada periode sebelumnya, SIG dan BRIN telah berhasil menelurkan sejumlah riset strategis, seperti pengembangan High Performance Concrete dengan Semen Hidraulis, Self Healing Concrete, Chemical Additives, hingga pengembangan beton hijau untuk infrastruktur kawasan pesisir dan laut.
(nng)
Lihat Juga :