IHSG Ambrol 2,75% ke 6.144, Terburuk di Emerging Market Asia
Kamis, 21 Mei 2026 - 13:12 WIB
loading...
A
A
A
Sebaliknya, tekanan paling dalam dialami saham LCK Global (LCKM) yang turun 14,95%, Puri Sentul Permai (KDTB) melemah 14,92%, serta Trimitra Propertindo (LAND) yang terkoreksi 14,86%. Secara sektoral, seluruh indeks sektor berada di zona merah. Sektor bahan baku memimpin pelemahan dengan turun 6,49%, diikuti sektor energi anjlok 5,02%, transportasi turun 4,69%, serta sektor siklikal dan industri masing-masing melemah 4,11% dan 4,02%.
Baca Juga: IHSG Masih Ambruk, Hari Ini Ditutup Kehilangan 0,82% ke 6.318
Penurunan ini mencerminkan tekanan jual yang cukup kuat di hampir seluruh sektor, sehingga IHSG menjadi indeks dengan kinerja terlemah di kawasan. Di kawasan regional, pelemahan IHSG kontras dengan pergerakan mayoritas bursa Asia yang justru menguat. Indeks KOSPI Korea Selatan melonjak 8,12% dan TWSE Taiwan naik 3,89%, sementara indeks FBMKLCI Malaysia hanya turun tipis 0,04%. Secara year to date, IHSG tercatat telah melemah 29,76%. Dalam lima tahun terakhir, kinerja indeks saham domestik hanya mencatatkan kenaikan terbatas sebesar 6,43% mencerminkan tekanan berkepanjangan di pasar modal.
(nng)
Lihat Juga :