Ketidakpastian Ekonomi Dorong Pentingnya Proteksi Keuangan

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:48 WIB
loading...
Ketidakpastian Ekonomi...
IFG Life Tekankan Pentingnya Perlindungan Finansial di Tengah Volatilitas Pasar. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Di tengah dinamika ekonomi global dan volatilitas pasar keuangan, masyarakat Indonesia dinilai perlu semakin memperkuat perencanaan serta perlindungan finansial jangka panjang. Tekanan nilai tukar rupiah, fluktuasi pasar saham, hingga ketidakpastian geopolitik mendorong pentingnya kesiapan finansial yang lebih matang.

Corporate Secretary PT Asuransi Jiwa IFG (IFG Life) Gatot Haryadi mengatakan kondisi ekonomi yang terus berubah menuntut masyarakat memiliki fondasi keuangan yang lebih kuat. "Kondisi ekonomi dan pasar keuangan pada dasarnya akan selalu bergerak dinamis. Karena itu, masyarakat perlu memiliki kesiapan finansial yang lebih baik agar tidak mudah terdampak oleh perubahan jangka pendek," ujar dia dalam keterangan pers, Kamis (21/5/2026).

Baca Juga: IFG Life Siap Bayar Klaim Rp7,5 Triliun ke 94.793 Nasabah Eks-Jiwasraya

Menurut Gatot, perencanaan keuangan yang sehat serta perlindungan yang tepat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas finansial keluarga di tengah ketidakpastian. Ia menilai masyarakat yang memiliki strategi keuangan dan proteksi memadai akan lebih siap menghadapi berbagai risiko kehidupan.



Laporan Macroeconomic Monitor April 2026 yang disusun IFG Progress bersama Bahana Sekuritas dan Bahana TCW Investment Management mencatat konsumsi domestik Indonesia masih relatif resilien. Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Maret 2026 berada di level optimistis 122,9, meski sedikit melambat dibandingkan bulan sebelumnya.

Sementara, data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan inflasi tahunan pada April 2026 tercatat 2,42% secara year-on-year dan masih berada dalam rentang target Bank Indonesia. Hal ini mencerminkan daya beli masyarakat yang relatif terjaga di tengah tekanan ekonomi global.

Baca Juga: IFG Life Catat Pembayaran Klaim Lebih Rp22,5 Triliun hingga September 2025

Meski demikian, tekanan biaya hidup tetap menjadi tantangan, terutama pada sektor kesehatan dan kebutuhan rumah tangga yang menunjukkan tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini dinilai dapat meningkatkan risiko finansial bagi masyarakat apabila tidak diantisipasi sejak dini.

Gatot menambahkan perlindungan finansial tidak hanya berkaitan dengan manfaat ekonomi, tetapi juga memberikan rasa aman bagi keluarga. "Perlindungan bukan hanya berbicara tentang manfaat finansial, tetapi juga tentang rasa aman dan kesiapan menghadapi berbagai tahap kehidupan," katanya.

Sebagai respons terhadap kebutuhan tersebut, IFG Life menghadirkan berbagai produk perlindungan jiwa dan kesehatan yang dirancang untuk mendukung perencanaan keuangan masyarakat. Upaya ini diharapkan dapat membantu masyarakat menjaga stabilitas finansial sekaligus meningkatkan ketahanan ekonomi jangka panjang di tengah kondisi yang semakin dinamis.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IFG Life Beri Proteksi...
IFG Life Beri Proteksi 10 Ribu Pelari di Ajang Yellow Run 2026
Synology Catat Tingkat...
Synology Catat Tingkat Rekomendasi Pengguna Capai 98% di Sektor Proteksi Data
Fintech Makin Dekat...
Fintech Makin Dekat dengan Gen Z, OVO Dorong Mahasiswa Lebih Cerdas Kelola Keuangan
Mei Lebih Bahagia: Proteksi...
Mei Lebih Bahagia: Proteksi Kesehatan dari MNC Life Kini Hadir dengan Bonus Voucher Belanja
Jadikan Bali Pusat Keuangan...
Jadikan Bali Pusat Keuangan Internasional, Purbaya Tawarkan Pajak 0 Persen
Mitigasi Risiko Global,...
Mitigasi Risiko Global, Prudential Syariah Hadirkan Solusi Proteksi Berbasis Dolar
Asta Cita dan Reposisi...
Asta Cita dan Reposisi Peran Negara versus Pasar
Malapraktik Penguatan...
Malapraktik Penguatan Rupiah dan IHSG
Tujuh Langkah Memperbaiki...
Tujuh Langkah Memperbaiki Keuangan Pesantren
Rekomendasi
Brasil Rajai Daftar...
Brasil Rajai Daftar Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Hasil Turki vs Paraguay...
Hasil Turki vs Paraguay 0-1: Gol 65 Detik Galarza Kubur Mimpi Ay-Yildizlilar ke 32 Besar
Suka Takut Minum Vitamin...
Suka Takut Minum Vitamin C Karena Bikin Lambung Perih? Ini Penjelasannya
Berita Terkini
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
IHSG Sepekan Melonjak...
IHSG Sepekan Melonjak 2,82%, Kapitalisasi Pasar Bertambah Jadi Rp10.788 Triliun
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Pelemahan Emas Antam...
Pelemahan Emas Antam Berlanjut ke Rp2.6 Juta per Gram, Ini Daftar Lengkapnya
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Infografis
7 Dosa Kebijakan Nicolas...
7 Dosa Kebijakan Nicolas Maduro: Akar Kehancuran Ekonomi dan Sosial Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved