Ini Cara Mengenali saat Pasar Bersiap Melakukan Pergerakan Besar
Jum'at, 22 Mei 2026 - 22:16 WIB
loading...
A
A
A
Indikator seperti ATR dapat membantu menentukan apakah masih ada potensi ruang untuk pergerakan harga atau apakah kisaran yang diperkirakan telah sebagian besar tercapai.
Terdapat berbagai indikator yang menunjukkan bahwa pasar memiliki potensi untuk berkembang. Yakni koreksi harga semakin dangkal, harga tetap berada di dekat level tertinggi atau terendah, terdapat pengujian berulang pada level tertentu, dan reaksi pihak lawan semakin melemah. Artinya, salah satu sisi mulai menguasai sisi lainnya. Baca juga: Rupiah dalam Pusaran Greenback
Ketika Penembusan Gagal
Penembusan palsu sering terjadi di berbagai pasar CFD. Indikator potensial dari penembusan palsu adalah kurangnya kelanjutan pergerakan, sumbu penolakan yang panjang, dan kembalinya harga ke dalam rentang dengan cepat. Tujuan dari pergerakan ini mungkin adalah untuk mengumpulkan likuiditas, bukan untuk memulai tren.
Pergerakan besar umumnya memerlukan persiapan. Dengan menganalisis karakteristik konsolidasi, likuiditas, volatilitas, dan struktur pasar, seseorang bisa belajar trading berdasarkan momentum yang kemungkinan besar akan muncul dalam situasi tertentu, bukan trading secara reaktif.
Terdapat berbagai indikator yang menunjukkan bahwa pasar memiliki potensi untuk berkembang. Yakni koreksi harga semakin dangkal, harga tetap berada di dekat level tertinggi atau terendah, terdapat pengujian berulang pada level tertentu, dan reaksi pihak lawan semakin melemah. Artinya, salah satu sisi mulai menguasai sisi lainnya. Baca juga: Rupiah dalam Pusaran Greenback
Ketika Penembusan Gagal
Penembusan palsu sering terjadi di berbagai pasar CFD. Indikator potensial dari penembusan palsu adalah kurangnya kelanjutan pergerakan, sumbu penolakan yang panjang, dan kembalinya harga ke dalam rentang dengan cepat. Tujuan dari pergerakan ini mungkin adalah untuk mengumpulkan likuiditas, bukan untuk memulai tren.
Pergerakan besar umumnya memerlukan persiapan. Dengan menganalisis karakteristik konsolidasi, likuiditas, volatilitas, dan struktur pasar, seseorang bisa belajar trading berdasarkan momentum yang kemungkinan besar akan muncul dalam situasi tertentu, bukan trading secara reaktif.
(poe)
Lihat Juga :