Synology Hadirkan Teknologi Penyimpanan Data Baru Lebih Efisien

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:29 WIB
loading...
Synology Hadirkan Teknologi...
Synology menghadirkan teknologi penyimpanan data terbaru melalui peluncuran PAS7700 di Indonesia. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Synology menghadirkan teknologi penyimpanan data terbaru melalui peluncuran PAS7700 di Indonesia guna membantu perusahaan mengelola dan memproses data dalam skala besar yang lebih efisien. Sistem ini dirancang untuk mendukung operasional bisnis yang semakin bergantung pada kecepatan dan stabilitas akses data.

"PAS7700 hadir sebagai jawaban langsung kami bagi berbagai industri di Indonesia yang ingin memperbarui infrastruktur yang sudah ada agar mampu mengikuti kebutuhan pengelolaan data yang terus meningkat pesat," ujar Indonesia Country Manager Synology, Clara Hsu seperti dikutip, Selasa (26/5/2026).

Baca Juga: Synology Catat Tingkat Rekomendasi Pengguna Capai 98% di Sektor Proteksi Data

Ia menjelaskan, peningkatan penggunaan teknologi seperti kecerdasan buatan (AI), analisis big data, dan digitalisasi proses bisnis telah mendorong lonjakan volume data secara signifikan. Dalam kondisi tersebut, sistem penyimpanan data menjadi elemen krusial dalam menjaga kelancaran operasional perusahaan.

Menurut Clara, keterlambatan akses data atau gangguan sistem dapat berdampak langsung pada produktivitas hingga potensi kerugian finansial. Oleh karena itu, perusahaan membutuhkan infrastruktur yang mampu bekerja cepat, stabil, dan tanpa henti.



PAS7700 mengusung arsitektur aktif-aktif yang memungkinkan sistem tetap berjalan meskipun terjadi gangguan pada salah satu komponen. Teknologi ini dirancang agar pemrosesan data, termasuk untuk aplikasi berbasis AI, dapat berlangsung selama 24 jam tanpa interupsi.

Executive Vice President Synology NAS Group, Bie-i Chu, menyebut produk ini merupakan hasil pengembangan berdasarkan pengalaman lebih dari dua dekade di industri penyimpanan data. Sistem tersebut juga telah melalui pengujian langsung selama satu tahun untuk memastikan keandalan di lingkungan operasional.

Baca Juga: Pengamanan Haji 2026 di Arab Saudi Gunakan Teknologi Modern hingga AI

Dari sisi bisnis, PAS7700 diklaim mampu membantu perusahaan mengurangi risiko kerugian akibat downtime sekaligus meningkatkan efisiensi biaya infrastruktur teknologi informasi. Fitur seperti deduplikasi data dan sistem pengelolaan penyimpanan berlapis turut mendukung optimalisasi kapasitas dan biaya.

Secara teknis, perangkat ini dilengkapi 48 bay SSD NVMe dengan kapasitas hingga 1,65 petabyte melalui ekspansi, serta didukung memori besar dan jaringan berkecepatan tinggi. Selain itu, berbagai fitur keamanan seperti enkripsi, snapshot, dan sistem cadangan data terintegrasi turut memperkuat perlindungan data perusahaan.

Dengan kemampuan tersebut, Synology menargetkan PAS7700 dapat menjadi solusi utama bagi perusahaan di Indonesia dalam memperkuat infrastruktur data sekaligus mendukung percepatan transformasi digital di berbagai sektor industri.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menjawab Tantangan Keamanan...
Menjawab Tantangan Keamanan Data Perusahaan
Memacu Modernisasi Data...
Memacu Modernisasi Data dan Adopsi AI di Indonesia
Indonesia Makin Dilirik...
Indonesia Makin Dilirik Perusahaan AI, Makin Banyak Tanamkan Investasi
Sinar Primera dan Gaw...
Sinar Primera dan Gaw Capital Akan Kembangkan Pusat Data di Batam
Kerja Sama Bisnis untuk...
Kerja Sama Bisnis untuk Mengejar Target Transformasi Digital
NetApp Bidik Pasar Hybrid...
NetApp Bidik Pasar Hybrid Cloud di Indonesia
Samsung Berencana Bangun...
Samsung Berencana Bangun Pusat Data Terapung di Laut
Padukan Semangat Sepak...
Padukan Semangat Sepak Bola dan Teknologi, Lexar Rilis Seri Penyimpanan Resmi AFA Berdesain Ikonik Nomor 10
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Rekomendasi
72,8% Wilayah Indonesia...
72,8% Wilayah Indonesia Kemarau, BMKG: Jateng Terkering, 80 Hari Tak Diguyur Hujan
Kabar Duka, Mantan Dubes...
Kabar Duka, Mantan Dubes Prof Bachtiar Aly Meninggal Dunia
Kronologi Bentrokan...
Kronologi Bentrokan Berdarah Sekelompok Pemuda dengan Warga yang Tewaskan 1 Orang di Menteng
Berita Terkini
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Bidik Calon Kreditur,...
Bidik Calon Kreditur, CLIK Propensity Score Bantu Bank Ambil Keputusan Akurat
Babinsa Awasi Pajak...
Babinsa Awasi Pajak Bisa Picu Persepsi Negatif, DPR: Jangan Sampai Dianggap Mata-mata
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved