Tiga Kapal Tanker Tujuan China dan India Diam-diam Tinggalkan Selat Hormuz, Begini Caranya
Kamis, 28 Mei 2026 - 22:01 WIB
loading...
A
A
A
Selain itu, kapal tanker berbendera China Hua Lin Wan yang dioperasikan oleh COSCO juga keluar dari selat tersebut dengan membawa muatan nafta dari Kuwait menuju Pelabuhan Huizhou di Guangdong, China.
Sementara itu, kapal LNG Umm Al Ashtan terpantau kembali muncul dalam data pelacakan pada 27 Mei setelah sebelumnya tidak terdeteksi sejak awal bulan. Kapal tersebut kini berlayar ke arah timur menuju India setelah memuat kargo dari Das Island. Kapal ini dikelola oleh Abu Dhabi National Oil Company.
Baca Juga: Iran Serang Pangkalan AS sebagai Balasan atas Serangan di Bandar Abbas
Ketegangan geopolitik di kawasan, termasuk konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran sejak akhir Februari, telah menekan arus pelayaran melalui Selat Hormuz. Jalur ini merupakan rute vital yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dan LNG global.
Sebelum konflik, lalu lintas kapal di Selat Hormuz mencapai 125 hingga 140 pelayaran per hari. Namun saat ini aktivitas tersebut menurun signifikan, bahkan dilaporkan sekitar 20.000 pelaut masih tertahan di ratusan kapal di kawasan Teluk akibat gangguan operasional.
Sementara itu, kapal LNG Umm Al Ashtan terpantau kembali muncul dalam data pelacakan pada 27 Mei setelah sebelumnya tidak terdeteksi sejak awal bulan. Kapal tersebut kini berlayar ke arah timur menuju India setelah memuat kargo dari Das Island. Kapal ini dikelola oleh Abu Dhabi National Oil Company.
Baca Juga: Iran Serang Pangkalan AS sebagai Balasan atas Serangan di Bandar Abbas
Ketegangan geopolitik di kawasan, termasuk konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran sejak akhir Februari, telah menekan arus pelayaran melalui Selat Hormuz. Jalur ini merupakan rute vital yang dilalui sekitar 20% pasokan minyak dan LNG global.
Sebelum konflik, lalu lintas kapal di Selat Hormuz mencapai 125 hingga 140 pelayaran per hari. Namun saat ini aktivitas tersebut menurun signifikan, bahkan dilaporkan sekitar 20.000 pelaut masih tertahan di ratusan kapal di kawasan Teluk akibat gangguan operasional.
(nng)
Lihat Juga :