One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
Selasa, 02 Juni 2026 - 09:46 WIB
loading...
A
A
A
Keempat, Five Dock Precinct (Sydney). Salah satu pencapaian transformasi aset yang paling signifikan. Kawasan ini diakuisisi dengan nilai sekitar AUD15 juta di tahun 2002 dan saat ini memiliki referensi nilai strategis yang melebihi AUD240 juta (saat izin keluar), dengan potensi nilai pengembangan lebih dari AUD1,5 miliar.
“Pencapaian tersebut mencerminkan fokus One Global Capital dalam mengidentifikasi aset dengan potensi pertumbuhan tinggi, menciptakan nilai melalui inovasi dan repositioning, serta membangun portofolio proyek yang berkelanjutan untuk jangka panjang,” kata Iwan Sunito dalam siaran pers, Selasa (2/6/2026).
Dalam rangkaian roadshow ini, Iwan Sunito akan didampingi putranya, Samuel Sunito, Director of Capital One Global Capital, yang berfokus pada strategi pertumbuhan, hubungan investor, dan pengembangan peluang bisnis global. Tur Indonesia ini akan dikoordinasikan oleh Bambang Irawan dan Philip Yang, Joint Managing Vice President One Global Capital Indonesia, serta Herman Suwito, National Channel Agents Coordinator One Global Capital Indonesia.
Menurut Iwan Sunito, kehadiran tim lintas generasi dan lintas negara ini mencerminkan visi One Global Capital dalam membangun jembatan antara Indonesia dan Australia melalui kolaborasi bisnis, pertukaran pengetahuan, serta hubungan jangka panjang yang berkelanjutan. Pasalnya, perubahan lanskap ekonomi global telah menciptakan peluang baru bagi individu dan pelaku usaha yang siap berpikir melampaui batas-batas geografis tradisional.
“Di era yang semakin dinamis, banyak keluarga dan pelaku bisnis tidak hanya mencari pertumbuhan, tetapi juga stabilitas, konektivitas global, serta akses ke peluang internasional yang lebih luas. Australia menawarkan kombinasi yang menarik antara lingkungan bisnis yang stabil, kualitas hidup yang tinggi, dan akses ke jaringan global yang semakin relevan bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Roadshow ini juga akan menghadirkan sesi khusus bersama Philip Au, Registered Australian Migration Agent yang berbasis di Sydney dan kantor di Indonesia. Philip memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun dalam menangani berbagai jalur migrasi, visa bisnis, dan strategi relokasi ke Australia.
“Pencapaian tersebut mencerminkan fokus One Global Capital dalam mengidentifikasi aset dengan potensi pertumbuhan tinggi, menciptakan nilai melalui inovasi dan repositioning, serta membangun portofolio proyek yang berkelanjutan untuk jangka panjang,” kata Iwan Sunito dalam siaran pers, Selasa (2/6/2026).
Dalam rangkaian roadshow ini, Iwan Sunito akan didampingi putranya, Samuel Sunito, Director of Capital One Global Capital, yang berfokus pada strategi pertumbuhan, hubungan investor, dan pengembangan peluang bisnis global. Tur Indonesia ini akan dikoordinasikan oleh Bambang Irawan dan Philip Yang, Joint Managing Vice President One Global Capital Indonesia, serta Herman Suwito, National Channel Agents Coordinator One Global Capital Indonesia.
Menurut Iwan Sunito, kehadiran tim lintas generasi dan lintas negara ini mencerminkan visi One Global Capital dalam membangun jembatan antara Indonesia dan Australia melalui kolaborasi bisnis, pertukaran pengetahuan, serta hubungan jangka panjang yang berkelanjutan. Pasalnya, perubahan lanskap ekonomi global telah menciptakan peluang baru bagi individu dan pelaku usaha yang siap berpikir melampaui batas-batas geografis tradisional.
“Di era yang semakin dinamis, banyak keluarga dan pelaku bisnis tidak hanya mencari pertumbuhan, tetapi juga stabilitas, konektivitas global, serta akses ke peluang internasional yang lebih luas. Australia menawarkan kombinasi yang menarik antara lingkungan bisnis yang stabil, kualitas hidup yang tinggi, dan akses ke jaringan global yang semakin relevan bagi masyarakat Indonesia,” ujarnya.
Roadshow ini juga akan menghadirkan sesi khusus bersama Philip Au, Registered Australian Migration Agent yang berbasis di Sydney dan kantor di Indonesia. Philip memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun dalam menangani berbagai jalur migrasi, visa bisnis, dan strategi relokasi ke Australia.
Lihat Juga :