Gegara Ledakan AI, Industri Cip Rp27.000 Triliun Jadi Medan Perang AS-China

Kamis, 04 Juni 2026 - 07:52 WIB
loading...
A A A


Berdasarkan kategori produk, pertumbuhan paling besar terjadi pada segmen semikonduktor memori yang berfungsi sebagai media penyimpanan data. Nilai pasar cip memori diperkirakan meroket hingga 3,5 kali lipat mencapai USD803,9 miliar demi memenuhi kebutuhan pemrosesan data AI berkecepatan tinggi, yang akan menguntungkan produsen besar seperti Kioxia Holdings dari Jepang.

Baca Juga: Bukan Pertama Kali, Delegasi Trump Buang Semua Hadiah dari China

Sementara, pangsa pasar semikonduktor logika yang bertindak sebagai otak pengolah instruksi AI diprediksi ikut tumbuh solid sebesar 37,3% menjadi USD411,3 miliar. Prospek positif ini menjadi angin segar yang memperkuat rantai pasok global bagi raksasa perancang cip terkemuka asal AS, Nvidia, serta perusahaan manufaktur raksasa Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC).

Skala industri mikroelektronika yang kini menyentuh angka USD1,5 triliun secara formal telah melampaui valuasi gabungan sektor otomotif dan elektronik konsumen global.
Kondisi ini semakin mempertegas urgensi strategis cip semikonduktor dalam geopolitik ekonomi global, menjadikan komoditas paling sensitif yang diperebutkan oleh Washington dan Beijing demi mendominasi supremasi teknologi masa depan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Rupiah Ambruk Parah,...
Rupiah Ambruk Parah, Pelaku Industri Susu Mulai Cemas
Rupiah Pagi Ini Ambruk...
Rupiah Pagi Ini Ambruk ke Rp17.885 per Dolar AS, Apa Pemicunya?
Aktivitas Pabrik di...
Aktivitas Pabrik di China Memburuk, Sinyal Peringatan bagi Ekonomi Dunia
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Rekomendasi
Wamen Imipas Silmy Karim...
Wamen Imipas Silmy Karim Kenakan Rompi Oranye dan Diborgol
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Berita Terkini
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved