Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
Jum'at, 05 Juni 2026 - 20:12 WIB
loading...
A
A
A
"BRI melihat industri wellness dan beauty sebagai sektor yang memiliki potensi besar untuk terus berkembang. BWB Expo bukan sekadar pameran. Ini adalah deklarasi bahwa Indonesia, dan khususnya Bali siap menjadi pusat wellness dunia. Bukan hanya destinasi, tapi tempat lahirnya brand, inovasi, dan standar wellness yang menginspirasi dunia. BRI siap berjalan bersama seluruh pelaku usaha untuk mewujudkan visi tersebut agar lahir semakin banyak champion wellness Indonesia yang mampu bersaing di panggung global," ujar Hery.
Terlebih, sektor wellness dan beauty kini menjadi salah satu industri dengan prospek pertumbuhan yang menjanjikan. Pada 2024, nilai ekonomi wellness global tercatat mencapai USD6,8 triliun.
Baca Juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
Di sisi lain, Indonesia masuk dalam 25 pasar wellness terbesar di dunia, dengan lebih dari 90% pelaku industri kosmetik di Indonesia merupakan UMKM. Hal ini menjadikan penguatan ekosistem wellness dan beauty sebagai peluang besar untuk mendorong UMKM naik kelas dan menjangkau pasar global.
Sementara itu, Wakil Menteri UMKM RI Helvi Moraza menegaskan bahwa industri wellness memiliki potensi besar sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru sekaligus sarana untuk meningkatkan daya saing UMKM Indonesia di pasar global.
"Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, akademisi, dan pelaku industri menjadi kunci untuk membangun ekosistem wellness yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan. Melalui sinergi tersebut, kita dapat membuka peluang yang lebih besar bagi UMKM Indonesia untuk berkembang dan naik kelas," ujar Helvi.
Bali pun dinilai memiliki posisi strategis sebagai World-Class Wellness Destination. Kekayaan budaya, spiritualitas, tradisi penyembuhan (healing tradition), serta budaya hospitality yang kuat menjadikan Bali memiliki daya tarik sekaligus ekosistem yang mendukung pertumbuhan industri wellness secara berkelanjutan.
Terlebih, sektor wellness dan beauty kini menjadi salah satu industri dengan prospek pertumbuhan yang menjanjikan. Pada 2024, nilai ekonomi wellness global tercatat mencapai USD6,8 triliun.
Baca Juga: Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Sadar Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli
Di sisi lain, Indonesia masuk dalam 25 pasar wellness terbesar di dunia, dengan lebih dari 90% pelaku industri kosmetik di Indonesia merupakan UMKM. Hal ini menjadikan penguatan ekosistem wellness dan beauty sebagai peluang besar untuk mendorong UMKM naik kelas dan menjangkau pasar global.
Sementara itu, Wakil Menteri UMKM RI Helvi Moraza menegaskan bahwa industri wellness memiliki potensi besar sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru sekaligus sarana untuk meningkatkan daya saing UMKM Indonesia di pasar global.
"Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, akademisi, dan pelaku industri menjadi kunci untuk membangun ekosistem wellness yang kuat, inklusif, dan berkelanjutan. Melalui sinergi tersebut, kita dapat membuka peluang yang lebih besar bagi UMKM Indonesia untuk berkembang dan naik kelas," ujar Helvi.
Bali pun dinilai memiliki posisi strategis sebagai World-Class Wellness Destination. Kekayaan budaya, spiritualitas, tradisi penyembuhan (healing tradition), serta budaya hospitality yang kuat menjadikan Bali memiliki daya tarik sekaligus ekosistem yang mendukung pertumbuhan industri wellness secara berkelanjutan.
Lihat Juga :