LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo

Jum'at, 05 Juni 2026 - 21:48 WIB
loading...
LPPOM Paparkan Peluang...
Commercial and Partnership General Manager LPPOM, Cucu Rina Purwaningrum dalam seminar bertajuk Trends in Indonesia Halal Regulatory Framework yang berlangsung di Nishi-Shinjuku, Tokyo, Jepang. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) secara aktif memperkuat edukasi mengenai regulasi dan sertifikasi halal Indonesia di tingkat global demi mendorong pemahaman pelaku usaha internasional. Langkah strategis ini direalisasikan melalui partisipasi LPPOM dalam seminar bertajuk "Trends in Indonesia Halal Regulatory Framework" yang berlangsung di Nishi-Shinjuku, Tokyo, Jepang.

"Indonesia merupakan negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia. Dengan jumlah penduduk Muslim mencapai sekitar 249,8 juta jiwa atau 87,14 persen dari total populasi pada tahun 2025, kebutuhan terhadap produk halal terus meningkat di berbagai sektor," ujar Commercial and Partnership General Manager LPPOM, Cucu Rina Purwaningrum dalam keterangan tertulis, Jumat (5/6/2026).

Baca Juga: Kemenpar Apresiasi BPJPH atas Kolaborasi Sertifikasi Halal 31.548 UMK Desa Wisata

Menurut Cucu, besarnya populasi Muslim tersebut menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar halal terbesar di dunia. Tren konsumsi produk halal kini tidak lagi terbatas pada sektor makanan dan minuman, melainkan telah meluas ke kategori kosmetik, obat tradisional, suplemen kesehatan, hingga berbagai barang gunaan sehari-hari.

Pemerintah Indonesia pun terus memperkuat sistem Jaminan Produk Halal (JPH) melalui Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2024. Regulasi ini menegaskan bahwa seluruh produk yang masuk, beredar, dan diperdagangkan di wilayah Indonesia wajib memenuhi ketentuan sertifikasi halal yang berlaku.



Lebih lanjut, Cucu menjelaskan bahwa tahun 2026 menjadi fase krusial karena kewajiban sertifikasi mulai diimplementasikan secara ketat untuk komoditas non-makanan, seperti kosmetik dan obat tradisional. Oleh karena itu, LPPOM mengimbau para pelaku usaha global di Jepang untuk memahami seluruh tahapan proses sertifikasi, mulai dari audit bahan baku, kepatuhan rantai pasok, hingga sistem ketertelusuran (traceability).

"Halal tidak hanya berkaitan dengan bahan yang digunakan, tetapi juga mencakup seluruh proses yang memastikan konsistensi kehalalan produk. Dokumentasi yang baik dan sistem yang terstruktur menjadi bagian penting dalam proses sertifikasi halal," kata Cucu.

Baca Juga: Kepentingan Nasional dalam Produk Halal

LPPOM juga menekankan pentingnya kolaborasi antara produsen internasional dengan importir atau perwakilan lokal di Indonesia untuk mempermudah pemenuhan kepatuhan regulasi. Sebagai lembaga pemeriksa halal dengan pengalaman lebih dari tiga dekade, LPPOM berkomitmen penuh menjadi mitra strategis yang menyediakan layanan edukasi dan pendampingan lintas negara.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Wamenperin Jajaki Investasi...
Wamenperin Jajaki Investasi di Rusia, dari Nuklir hingga Industri Halal
Menjadikan Ekonomi Halal...
Menjadikan Ekonomi Halal sebagai Kekuatan Utama melalui D-8 Halal Expo Indonesia 2026
Dukung Indonesia Pusat...
Dukung Indonesia Pusat Halal Dunia, Produk Camilan Populer Ini Aktif di Berbagai Halal Expo 2025
Pemerintah Dorong Industri...
Pemerintah Dorong Industri Halal Jadi Motor Penggerak Ekonomi
Industri Halal Indonesia...
Industri Halal Indonesia Diaku Dunia, Kepala BPJPH: Semua Belajar dari Sistem Kita
Buku Authentic Halal...
Buku Authentic Halal Brand Diluncurkan, Halal Kini Jadi Identitas dan Kunci Kepercayaan Konsumen
Halal Industrial Park...
Halal Industrial Park Sidoarjo Diproyeksi Jadi Industri Halal Skala Global
Kolaborasi dengan Muslimverse,...
Kolaborasi dengan Muslimverse, HNI Dorong Ekosistem Halal
Rekomendasi
MotoGP Indonesia 2026...
MotoGP Indonesia 2026 Resmi Diluncurkan, Mandalika Siap Sambut Sorotan Dunia
Tim Advokasi: Dedi Saputra...
Tim Advokasi: Dedi Saputra Cukup Dijatuhi Hukuman Pengawasan dan Kerja Sosial
Protes Penangkapan Roy...
Protes Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa, Ahmad Khozinudin Bandingkan Silfester Matutina yang Tak Kunjung Dieksekusi
Berita Terkini
IHSG Berakhir Merayap...
IHSG Berakhir Merayap Naik ke 6.177 Diwarnai Lompatan 353 Saham
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Bagikan Kode OTP, Lindungi Keamanan Akun Investasi Anda!
OJK Respons Penilaian...
OJK Respons Penilaian MSCI ke Pasar Modal Indonesia: Tahan Status Emerging Market dengan Catatan
Lewat Green Zakat, BSI...
Lewat Green Zakat, BSI Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Investasi Emas
Wakil Kepala BPS Canangkan...
Wakil Kepala BPS Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah: Ada Jutaan Harapan di Balik Data Statistik
BRI KKB Tawarkan Bunga...
BRI KKB Tawarkan Bunga Spesial Mulai 3% Flat untuk Pembiayaan Mobil Listrik
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved