BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas

Minggu, 07 Juni 2026 - 11:37 WIB
loading...
BRIN Apresiasi Program...
Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) ke area operasional Astra Agro pada 4-5 Juni 2026. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menilai berbagai program konservasi yang dijalankan PT Astra Agro Lestari Tbk berkontribusi positif terhadap upaya pencapaian target keanekaragaman hayati.

Penilaian tersebut disampaikan dalam kunjungan lapangan BRIN ke area operasional Astra Agro pada 4-5 Juni 2026 sebagai bagian dari kajian mengenai kontribusi sektor swasta terhadap pencapaian Target 15 Kunming-Montreal Global Biodiversity Framework (KMGBF) dan Target Nasional 18 dalam Indonesian Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP) 2025-2045.

"Melalui kunjungan ini, Astra Agro ingin memperlihatkan berbagai inisiatif konservasi yang telah dijalankan, sekaligus membuka ruang masukan dan kolaborasi agar upaya pelestarian keanekaragaman hayati dapat terus diperkuat," ujar Direktur Operasional Area Kalimantan Tengah Astra Agro Hubbal Khoir Sembiring dalam keterangannya, Minggu (7/6/2026).

Baca Juga: Inggris Komitmen Bantu Indonesia Pulihkan 57 Taman Nasional

Kunjungan tersebut juga menjadi sarana bagi BRIN untuk melihat secara langsung implementasi pengelolaan dan konservasi keanekaragaman hayati yang diterapkan perusahaan. BRIN mengapresiasi keterbukaan Astra Agro dalam menunjukkan praktik-praktik keberlanjutan yang dijalankan di lapangan.

Sekretaris Eksekutif Sekretariat Kewenangan Ilmiah Keanekaragaman Hayati BRIN Ruliyana Susanti menyatakan berbagai inisiatif perusahaan, mulai dari perlindungan kawasan bernilai konservasi tinggi, pemantauan biodiversitas hingga rehabilitasi ekosistem, merupakan kontribusi yang relevan dalam mendukung pelestarian keanekaragaman hayati Indonesia. Menurut dia, kolaborasi antara lembaga riset dan sektor swasta penting untuk memperkaya data, pengetahuan, serta praktik terbaik yang dapat mendukung penyusunan kebijakan berbasis sains.



Astra Agro menerapkan perlindungan area Nilai Konservasi Tinggi (NKT) dan Stok Karbon Tinggi (SKT), menjaga ekosistem alami seperti sempadan sungai, hutan sekunder, dan lahan gambut, serta memastikan tidak ada pengembangan pada kawasan yang memiliki nilai konservasi tinggi.

Tak hanya itu, Astra Agro juga melakukan inventarisasi dan pemantauan flora serta fauna secara berkala untuk menilai tren keanekaragaman hayati dan mengevaluasi efektivitas pengelolaan kawasan konservasi. Sepanjang 2025, Astra Agro mencatat pemantauan terhadap 1.579 spesies flora dan 755 spesies fauna, serta merehabilitasi area seluas 193,09 hektare melalui penanaman 49.390 pohon.

Baca Juga: Telkom Hijaukan Pesisir Lombok: Tanam 10.000 Mangrove dan 2.000 Terumbu Karang pada Hari Bumi 2026

Selain itu, perusahaan mengembangkan berbagai praktik pertanian berkelanjutan, antara lain melalui pengendalian hayati menggunakan predator, parasitoid, dan entomopatogen untuk mengendalikan hama secara ramah lingkungan. Astra Agro juga memanfaatkan pupuk hayati ASTEMIC serta mengolah tandan kosong kelapa sawit (TKKS) dan Palm Oil Mill Effluent (POME) sebagai sumber bahan organik guna meningkatkan kesuburan tanah.

Melalui pendekatan berbasis alam atau nature-based solutions dan ecosystem based approach, Astra Agro menjalankan rehabilitasi kawasan riparian, reforestasi, pemantauan spesies payung, serta pengelolaan lanskap terintegrasi.

Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung perlindungan habitat, meningkatkan keanekaragaman hayati, mengurangi emisi, serta memperkuat ketahanan ekosistem terhadap perubahan iklim sekaligus memperkaya kajian ilmiah mengenai kontribusi sektor swasta dalam agenda konservasi nasional dan global.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaga Warisan Dunia,...
Jaga Warisan Dunia, SIG Lindungi Situs Prasejarah Bulu Sipong 4
Implementasi Manajemen...
Implementasi Manajemen Energi Tahun 2023 Hemat 10,42 Juta Setara Barel Minyak
Lewat Sekolah Energi...
Lewat Sekolah Energi Berdikari, Pertamina Ajak Generasi Muda Ikut Gerakan Konservasi Energi
Kemenhut dan WCS Indonesia...
Kemenhut dan WCS Indonesia Siap Lanjutkan Kerja Sama
Giatkan Anak Muda, Billy...
Giatkan Anak Muda, Billy Mambrasar Kembali Ditunjuk Jadi Duta Energi
Rekomendasi
Honda Siap Luncurkan...
Honda Siap Luncurkan 2 Motor Listrik Terbaru Lagi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
128.000 Warga Israel...
128.000 Warga Israel Dukung Penghentian Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved