IHSG Terjun Bebas 4,52% Sore Ini, Banyak Saham 'Berdarah-darah'
Senin, 08 Juni 2026 - 16:55 WIB
loading...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terjun bebas pada perdagangan hari ini, Senin (8/6/2026). FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup terjun bebas pada perdagangan hari ini seiring tekanan jual yang melanda hampir seluruh sektor. Pelemahan tajam tersebut membuat mayoritas saham berada di zona merah dan menyeret indeks ke level terendah dalam beberapa waktu terakhir.
IHSG ditutup turun 252,63 poin atau 4,52% ke level 5.342 pada akhir perdagangan Senin (8/6). Data perdagangan menunjukkan sebanyak 701 saham melemah, 78 saham menguat, dan 180 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp21,3 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 29,8 miliar saham.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Tekanan juga terjadi pada sejumlah indeks utama. Indeks LQ45 turun 5,50% ke level 527, indeks Jakarta Islamic Index (JII) melemah 5,71% ke posisi 319, indeks IDX30 terkoreksi 5,61% menjadi 298, sedangkan indeks MNC36 turun 5,84% ke level 231.
Seluruh indeks sektoral ditutup di zona merah. Pelemahan terjadi pada sektor keuangan, teknologi, properti, kesehatan, energi, infrastruktur, bahan baku, transportasi, industri, serta sektor konsumer siklikal dan non-siklikal.
Di tengah tekanan pasar yang meluas, sejumlah saham masih mampu mencatatkan penguatan. Saham PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) memimpin daftar penguatan dengan kenaikan 27,27% ke Rp168 per saham, diikuti PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) yang naik 24,69% ke Rp2.020 dan PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) yang menguat 24,63% ke Rp167.
Baca Juga: Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
Sementara itu, saham PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) menjadi salah satu saham dengan pelemahan terdalam setelah turun 15% ke Rp204 per saham. Pelemahan serupa juga dialami PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK) yang merosot 15% ke Rp204.
Adapun saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) masuk dalam daftar top losers setelah terkoreksi 14,98% ke level Rp352 per saham, mencerminkan tekanan jual yang terjadi secara luas di pasar saham domestik pada perdagangan hari ini.
IHSG ditutup turun 252,63 poin atau 4,52% ke level 5.342 pada akhir perdagangan Senin (8/6). Data perdagangan menunjukkan sebanyak 701 saham melemah, 78 saham menguat, dan 180 saham bergerak stagnan. Nilai transaksi tercatat mencapai Rp21,3 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 29,8 miliar saham.
Baca Juga: IHSG Hari Ini Dibuka Makin Terkapar di Posisi 5.486, Ada 515 Saham Melemah
Tekanan juga terjadi pada sejumlah indeks utama. Indeks LQ45 turun 5,50% ke level 527, indeks Jakarta Islamic Index (JII) melemah 5,71% ke posisi 319, indeks IDX30 terkoreksi 5,61% menjadi 298, sedangkan indeks MNC36 turun 5,84% ke level 231.
Seluruh indeks sektoral ditutup di zona merah. Pelemahan terjadi pada sektor keuangan, teknologi, properti, kesehatan, energi, infrastruktur, bahan baku, transportasi, industri, serta sektor konsumer siklikal dan non-siklikal.
Di tengah tekanan pasar yang meluas, sejumlah saham masih mampu mencatatkan penguatan. Saham PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) memimpin daftar penguatan dengan kenaikan 27,27% ke Rp168 per saham, diikuti PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) yang naik 24,69% ke Rp2.020 dan PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) yang menguat 24,63% ke Rp167.
Baca Juga: Rekor Terburuk Lagi, Rupiah Tembus Rp18.187 per Dolar AS Sore Ini
Sementara itu, saham PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) menjadi salah satu saham dengan pelemahan terdalam setelah turun 15% ke Rp204 per saham. Pelemahan serupa juga dialami PT Champ Resto Indonesia Tbk (ENAK) yang merosot 15% ke Rp204.
Adapun saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) masuk dalam daftar top losers setelah terkoreksi 14,98% ke level Rp352 per saham, mencerminkan tekanan jual yang terjadi secara luas di pasar saham domestik pada perdagangan hari ini.
(nng)
Lihat Juga :