Ojol Keluhkan Harga Pertamax Rp16.250 Kemahalan: Biasanya Naik Cuma Seribu, Ini 3 Ribu Lebih
Rabu, 10 Juni 2026 - 12:43 WIB
loading...
A
A
A
Eko mengaku selama ini rutin menggunakan Pertamax untuk kendaraannya. Namun setelah harga naik menjadi Rp16.250 per liter, ia memutuskan beralih ke Pertalite. Tujuannya agar biaya operasional tidak semakin membengkak.
“Saya biasa Pertamax motor saya, jadi ganti Pertalite. Harapannya bisa normal kembali kayak kemarin, ini terlalu tinggi soalnya (naiknya), nggak cukup pendapatan saya,” ujarnya.
Baca Juga: Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Pantauan langsung di lokasi juga menunjukkan dampak langsung dari kenaikan harga BBM nonsubsidi tersebut. Antrean pengisian Pertalite untuk sepeda motor terlihat mengular, sementara jalur Pertamax relatif sepi.
Bahkan sekitar pukul 09.45, antrian di jalur Pertamax bagi pemotor sempat kosong. Para pengemudi ojek online pun berharap ada solusi yang dapat meringankan beban masyarakat, khususnya mereka yang menggantungkan pendapatan harian dari aktivitas berkendara di jalan.
"Harapannya bisa normal kembali kayak kemarin, ini terlalu tinggi soalnya (naiknya). Gak cukup pendapatan saya," pungkasnya.
“Saya biasa Pertamax motor saya, jadi ganti Pertalite. Harapannya bisa normal kembali kayak kemarin, ini terlalu tinggi soalnya (naiknya), nggak cukup pendapatan saya,” ujarnya.
Baca Juga: Pertamax Naik Rp3.950 Jadi Rp16.250/Liter, Ini Daftar Lengkap Harga BBM di SPBU Pertamina
Pantauan langsung di lokasi juga menunjukkan dampak langsung dari kenaikan harga BBM nonsubsidi tersebut. Antrean pengisian Pertalite untuk sepeda motor terlihat mengular, sementara jalur Pertamax relatif sepi.
Bahkan sekitar pukul 09.45, antrian di jalur Pertamax bagi pemotor sempat kosong. Para pengemudi ojek online pun berharap ada solusi yang dapat meringankan beban masyarakat, khususnya mereka yang menggantungkan pendapatan harian dari aktivitas berkendara di jalan.
"Harapannya bisa normal kembali kayak kemarin, ini terlalu tinggi soalnya (naiknya). Gak cukup pendapatan saya," pungkasnya.
(akr)
Lihat Juga :