Tsingshan Dorong Kolaborasi Hilirisasi Nikel Ramah Lingkungan di Indonesia
Rabu, 10 Juni 2026 - 18:26 WIB
loading...
A
A
A
Komitmen tersebut diperkuat melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Tsingshan Holding Group dan UNIDO pada 4 Juni 2026 untuk mendukung pelaksanaan program Industrial Park Pilots for Sustainable Development of Mineral-Based Industries in Indonesia (IP4SD). Program ini bertujuan meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya sekaligus memperkuat kinerja lingkungan kawasan industri berbasis mineral.
Melalui program IP4SD, kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) ditetapkan sebagai proyek percontohan Eco-Industrial Park. Inisiatif tersebut diharapkan dapat mempercepat transformasi kawasan industri mineral Indonesia menuju model industri yang lebih hijau, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Baca Juga: Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Vice President Tsingshan Holding Group, Scott Ye, mengatakan pengembangan rantai pasok mineral yang berkelanjutan merupakan bagian penting dalam mendukung transisi global menuju ekonomi rendah karbon. Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah, UNIDO, pelaku industri, dan masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan sistem industri yang lebih hijau, efisien, dan bertanggung jawab.
Program IP4SD juga sejalan dengan kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2024 tentang Perwilayahan Industri yang mendorong penerapan efisiensi energi, ekonomi sirkular, dan produksi bersih. Melalui sinergi antara pemerintah, industri, dan organisasi internasional, Indonesia diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai pusat industri mineral yang kompetitif sekaligus berkelanjutan di tingkat global.
Melalui program IP4SD, kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) dan Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) ditetapkan sebagai proyek percontohan Eco-Industrial Park. Inisiatif tersebut diharapkan dapat mempercepat transformasi kawasan industri mineral Indonesia menuju model industri yang lebih hijau, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Baca Juga: Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Vice President Tsingshan Holding Group, Scott Ye, mengatakan pengembangan rantai pasok mineral yang berkelanjutan merupakan bagian penting dalam mendukung transisi global menuju ekonomi rendah karbon. Menurutnya, kolaborasi dengan pemerintah, UNIDO, pelaku industri, dan masyarakat menjadi kunci untuk mewujudkan sistem industri yang lebih hijau, efisien, dan bertanggung jawab.
Program IP4SD juga sejalan dengan kebijakan pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2024 tentang Perwilayahan Industri yang mendorong penerapan efisiensi energi, ekonomi sirkular, dan produksi bersih. Melalui sinergi antara pemerintah, industri, dan organisasi internasional, Indonesia diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai pusat industri mineral yang kompetitif sekaligus berkelanjutan di tingkat global.
(nng)
Lihat Juga :