Santai Seaplane Buka Pangkalan di Banyuwangi, Perkuat Konektivitas Wisata Premium
Senin, 15 Juni 2026 - 13:48 WIB
loading...
Santai Seaplane meresmikan pangkalan operasi barunya di Banyuwangi, Jawa Timur. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Santai Seaplane meresmikan pangkalan operasi barunya di Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai langkah memperkuat konektivitas antarpulau sekaligus mendukung pengembangan pariwisata premium dan berkelanjutan di Indonesia. Kehadiran fasilitas tersebut juga diharapkan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan akses ke berbagai destinasi wisata unggulan.
"Banyuwangi adalah titik awal yang sempurna untuk ekspansi operasional kami. Lokasinya yang strategis, panorama alam yang memukau, serta kepemimpinan daerah yang visioner menjadikannya hub yang ideal," ujar CEO Santai Seaplane Wirmandi Sugriat dalam keterangan resmi, Senin (15/6/2026).
Baca Juga: Bukan Sekadar Tempat Liburan, Tanjung Lesung Punya Potensi Jadi Sanctuary
Menurut Wirmandi, pangkalan baru tersebut akan menjadi pusat jaringan layanan penerbangan wisata, konektivitas antarpulau, serta penerbangan sewa (charter) yang menyasar segmen wisatawan dan pelaku bisnis. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas akses menuju destinasi wisata yang selama ini relatif sulit dijangkau.
Dari Banyuwangi, Santai Seaplane akan mengoperasikan sejumlah rute unggulan, antara lain penerbangan wisata udara di kawasan Gunung Ijen dan Gunung Bromo, konektivitas menuju Bali, serta jaringan penerbangan ke Gili Islands, Lombok, dan Sumbawa Barat. Perusahaan juga menyediakan layanan charter privat menuju kota-kota utama di Jawa Timur, seperti Surabaya dan Malang.
General Manager Bandara Internasional Banyuwangi Mohamad Holik Muardi menilai kehadiran Santai Seaplane akan melengkapi ekosistem transportasi udara yang telah tersedia. Selain menghadirkan produk penerbangan baru, layanan tersebut juga memperkuat posisi Bandara Banyuwangi sebagai gerbang transportasi dan pariwisata yang terus berkembang di wilayah timur Pulau Jawa.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan operasional penerbangan amfibi premium tersebut membuka peluang pengembangan pariwisata berkualitas tinggi atau high-yield tourism. Menurut dia, layanan itu sekaligus meningkatkan daya saing Banyuwangi sebagai destinasi wisata kelas dunia.
Dalam jangka panjang, Santai Seaplane menargetkan pembangunan jaringan penerbangan amfibi berkelanjutan melalui pengembangan bandar udara perairan (water-aerodromes) di berbagai wilayah Indonesia. Strategi tersebut diharapkan dapat membuka akses ke destinasi terpencil dengan biaya infrastruktur yang lebih efisien dan dampak lingkungan yang lebih rendah dibanding pembangunan landasan pacu konvensional.
Baca Juga: Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Kementerian Pariwisata menilai inisiatif tersebut sejalan dengan upaya memperkuat kampanye Wonderful Indonesia dan menarik wisatawan domestik maupun mancanegara berdaya beli tinggi. Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini menyebut peningkatan konektivitas melalui penerbangan amfibi dapat menghadirkan pengalaman wisata yang unik sekaligus mendukung pengembangan destinasi baru.
Selain mendukung sektor pariwisata, Santai Seaplane juga menyiapkan pengembangan layanan multimisi, termasuk evakuasi medis darurat (medevac), pengiriman logistik ke wilayah kepulauan terpencil, serta misi pemantauan lingkungan dan maritim. Perusahaan menilai fleksibilitas pesawat amfibi dapat menjadi solusi transportasi yang mendukung ketahanan sosial, ekonomi, dan logistik di kawasan pesisir Indonesia.
"Banyuwangi adalah titik awal yang sempurna untuk ekspansi operasional kami. Lokasinya yang strategis, panorama alam yang memukau, serta kepemimpinan daerah yang visioner menjadikannya hub yang ideal," ujar CEO Santai Seaplane Wirmandi Sugriat dalam keterangan resmi, Senin (15/6/2026).
Baca Juga: Bukan Sekadar Tempat Liburan, Tanjung Lesung Punya Potensi Jadi Sanctuary
Menurut Wirmandi, pangkalan baru tersebut akan menjadi pusat jaringan layanan penerbangan wisata, konektivitas antarpulau, serta penerbangan sewa (charter) yang menyasar segmen wisatawan dan pelaku bisnis. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas akses menuju destinasi wisata yang selama ini relatif sulit dijangkau.
Dari Banyuwangi, Santai Seaplane akan mengoperasikan sejumlah rute unggulan, antara lain penerbangan wisata udara di kawasan Gunung Ijen dan Gunung Bromo, konektivitas menuju Bali, serta jaringan penerbangan ke Gili Islands, Lombok, dan Sumbawa Barat. Perusahaan juga menyediakan layanan charter privat menuju kota-kota utama di Jawa Timur, seperti Surabaya dan Malang.
General Manager Bandara Internasional Banyuwangi Mohamad Holik Muardi menilai kehadiran Santai Seaplane akan melengkapi ekosistem transportasi udara yang telah tersedia. Selain menghadirkan produk penerbangan baru, layanan tersebut juga memperkuat posisi Bandara Banyuwangi sebagai gerbang transportasi dan pariwisata yang terus berkembang di wilayah timur Pulau Jawa.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan operasional penerbangan amfibi premium tersebut membuka peluang pengembangan pariwisata berkualitas tinggi atau high-yield tourism. Menurut dia, layanan itu sekaligus meningkatkan daya saing Banyuwangi sebagai destinasi wisata kelas dunia.
Dalam jangka panjang, Santai Seaplane menargetkan pembangunan jaringan penerbangan amfibi berkelanjutan melalui pengembangan bandar udara perairan (water-aerodromes) di berbagai wilayah Indonesia. Strategi tersebut diharapkan dapat membuka akses ke destinasi terpencil dengan biaya infrastruktur yang lebih efisien dan dampak lingkungan yang lebih rendah dibanding pembangunan landasan pacu konvensional.
Baca Juga: Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Kementerian Pariwisata menilai inisiatif tersebut sejalan dengan upaya memperkuat kampanye Wonderful Indonesia dan menarik wisatawan domestik maupun mancanegara berdaya beli tinggi. Deputi Bidang Pemasaran Kementerian Pariwisata Ni Made Ayu Marthini menyebut peningkatan konektivitas melalui penerbangan amfibi dapat menghadirkan pengalaman wisata yang unik sekaligus mendukung pengembangan destinasi baru.
Selain mendukung sektor pariwisata, Santai Seaplane juga menyiapkan pengembangan layanan multimisi, termasuk evakuasi medis darurat (medevac), pengiriman logistik ke wilayah kepulauan terpencil, serta misi pemantauan lingkungan dan maritim. Perusahaan menilai fleksibilitas pesawat amfibi dapat menjadi solusi transportasi yang mendukung ketahanan sosial, ekonomi, dan logistik di kawasan pesisir Indonesia.
(nng)
Lihat Juga :