Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:53 WIB
loading...
A A A
Minyak merupakan salah satu pasar yang paling sensitif terhadap risiko geopolitik. Harga bisa bereaksi cepat terhadap kekhawatiran terkait pasokan, sanksi, gangguan transportasi, dan konflik regional. Bagi negara pengimpor energi, kenaikan harga minyak bisa memengaruhi ekspektasi inflasi, mata uang, dan sentimen ekonomi secara umum.

Pasar Forex Mencerminkan Peristiwa Global
Foreign exchange dianggap sebagai inti dari risiko geopolitik, mengingat reaksi pasar terhadap peristiwa global. Mata uang mencerminkan perubahan selera risiko investor serta dinamika inflasi dan suku bunga. Selama periode ketidakpastian geopolitik, para trader cenderung memindahkan aset mereka ke mata uang yang lebih aman seperti dolar AS atau franc Swiss, sementara mata uang lain menghadapi tekanan tambahan.

Selain itu, ketidakstabilan geopolitik bisa memaksa bank sentral untuk menerapkan langkah baru seiring dengan berkurangnya efektivitas kebijakan inflasi mereka dan melambatnya pertumbuhan ekonomi.

Trading Multiaset Menjadi Sangat Penting
Para trader di dunia modern tampaknya mulai beralih dari trading yang hanya berfokus pada pasar ekuitas atau mata uang menuju trading multiaset.

Mereka tidak hanya trading mata uang dan saham, tetapi juga minyak, komoditas, dan indeks. Oleh karena itu, para trader perlu mampu memantau beberapa pasar secara bersamaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Rupiah Tampil Perkasa...
Rupiah Tampil Perkasa di Awal Pekan, Hari Ini Sentuh Rp17.708 per Dolar AS
Dasco Kasih Bocoran...
Dasco Kasih Bocoran Pemerintah Punya Strategi Khusus Atasi Pelemahan Rupiah
Rupiah Membaik Tinggalkan...
Rupiah Membaik Tinggalkan Level Rp18.000 per USD, Ini Sentimennya
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
Rupiah Hari Ini Berakhir...
Rupiah Hari Ini Berakhir Merayap ke Rp18.036 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Rekomendasi
Menag: Tahun Baru Islam...
Menag: Tahun Baru Islam 1 Muharram Momentum Transformasi Diri dan Sosial
Elza Syarief Mendadak...
Elza Syarief Mendadak Mundur sebagai Pengacara Sony Sonjaya, Alasannya Merasa Dibohongi
Nasaruddin Umar Ingin...
Nasaruddin Umar Ingin Indonesia Jadi Epicentrum Peradaban Dunia Islam Modern
Berita Terkini
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved