OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:39 WIB
loading...
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS, yang dikembangkan Oveersea memperkenalkan fitur otomatisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT/PB1). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - OveerPOS, solusi Point of Sales (POS) yang dikembangkan Oveersea, memperkenalkan fitur otomatisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT/PB1) guna membantu pelaku usaha mengelola transaksi, pelaporan, dan kewajiban perpajakan secara lebih mudah dan terintegrasi. Inovasi tersebut dihadirkan untuk menjawab kebutuhan dunia usaha akan sistem yang mampu mendukung operasional sekaligus meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi.

"Kami melihat kebutuhan pelaku usaha terhadap sistem yang dapat membantu operasional sekaligus mendukung aspek kepatuhan terus meningkat. OveerPOS dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan pencatatan transaksi yang lebih terstruktur serta dukungan terhadap pengelolaan PBJT (PB1)," kata VP Brand OveerPOS Anna Afifa dalam keterangan resmi, Kamis (18/6/2026).

Baca Juga: Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak

Menurut Anna, perkembangan bisnis yang semakin terdigitalisasi menuntut perusahaan memiliki sistem yang tidak hanya mendukung aktivitas penjualan, tetapi juga mampu memperkuat tata kelola perusahaan. OveerPOS memungkinkan pelaku usaha melakukan pencatatan transaksi secara real-time sekaligus mengelola kewajiban pajak dengan lebih sistematis.

Melalui fitur otomatisasi PBJT, sistem dapat membantu menghitung kewajiban pajak berdasarkan transaksi yang tercatat, menyusun laporan yang lebih rapi, serta mempermudah proses administrasi yang berkaitan dengan kepatuhan usaha. Integrasi tersebut dinilai mampu mengurangi pekerjaan manual dan meningkatkan akurasi data operasional maupun pelaporan.

Selain berfungsi sebagai sistem POS utama, OveerPOS juga dapat diintegrasikan dengan ekosistem teknologi yang telah dimiliki perusahaan. Dengan demikian, pelaku usaha memperoleh visibilitas yang lebih baik terhadap aktivitas bisnis sekaligus menjaga konsistensi data yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, audit, maupun pelaporan.



Managing Director Oveersea VR Haechel mengatakan akuntabilitas menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan usaha di tengah dinamika industri yang terus berkembang. Menurut dia, perusahaan membutuhkan sistem yang mampu memastikan seluruh proses bisnis berjalan sesuai rencana tanpa mengganggu operasional.

"Ketika data transaksi tercatat dengan baik dan dapat dipertanggungjawabkan, perusahaan memiliki landasan yang lebih kuat untuk mengelola risiko, memenuhi kewajiban, serta mengambil keputusan yang tepat bagi pertumbuhan bisnisnya," ujar Haechel.

Baca Juga: Pemprov Jakarta Bebaskan Denda Pajak Kendaraan selama 3 Bulan, Ini Syaratnya

Ia menambahkan transformasi digital tidak hanya berkaitan dengan efisiensi, tetapi juga tentang membangun proses bisnis yang lebih transparan, terdokumentasi, dan berkelanjutan. Karena itu, integrasi pengelolaan transaksi dan kepatuhan perpajakan menjadi kebutuhan yang semakin penting bagi dunia usaha.

Oveersea berharap kehadiran fitur otomatisasi PBJT pada OveerPOS dapat membantu berbagai jenis usaha menjalankan operasional secara lebih tertib, efisien, dan sesuai regulasi. Ke depan, perusahaan berkomitmen terus mengembangkan fitur yang mendukung kemudahan penggunaan, transparansi data, dan tata kelola bisnis yang baik agar pelaku usaha dapat lebih fokus pada pengembangan bisnisnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Monitoring Konsumsi...
Monitoring Konsumsi Listrik Kini Jadi Langkah Awal Efisiensi Energi
Modernland Realty Dorong...
Modernland Realty Dorong Pertumbuhan Bisnis Berbasis Keberlanjutan
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Perang AS-Israel Lawan...
Perang AS-Israel Lawan Iran Bikin Badai Ekonomi ke Seluruh Dunia, Sektor Bisnis Tekor Rp441 Triliun
VFive Group Ekspansi...
VFive Group Ekspansi ke Sektor Energi dan Kesehatan di Indonesia
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan...
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan Arah Baru Percepat Dekarbonisasi Sektor Bisnis via Kolaborasi
Layanan Laundry Kian...
Layanan Laundry Kian Menjadi Bagian Gaya Hidup Modern
Grab Business Forum...
Grab Business Forum 2026 Jadi Wadah Kolaborasi Pemimpin Bisnis
Rakernas Inkopotren...
Rakernas Inkopotren 2026 Fokus Dorong UMKM Pesantren Go Internasional
Rekomendasi
KPK Sita Rumah Bupati...
KPK Sita Rumah Bupati Pekalongan Fadia Arafiq di Semarang
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Berita Terkini
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Harga Batu Bara buat...
Harga Batu Bara buat PLN Bakal Naik, Begini Penjelasan Bahlil
Bekasi Fajar Cetak Laba...
Bekasi Fajar Cetak Laba Rp30 Miliar, Targetkan Penjualan Lahan Rp600 Miliar
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bahlil Mengakui Pembangkit...
Bahlil Mengakui Pembangkit PLN Kekurangan Suplai Batu Bara Medium
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved