Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Sabtu, 20 Juni 2026 - 12:14 WIB
loading...
A
A
A
Perusahaan juga secara aktif melakukan pendampingan kepada petani mitra dalam menerapkan praktik budidaya yang direkomendasikan, yang seluruhnya terintegrasi dengan penerapan sistem manajemen mutu SNI ISO 9001:2015.
Sebagai bagian dari partisipasinya di PENAS XVII, PT Jafran Indonesia menghadirkan booth interaktif bernuansa merah putih dengan mengusung tema #JagungBerkualitasPetaniSukses. Booth tersebut menampilkan berbagai produk benih siap tanam, materi edukasi budidaya, serta contoh hasil panen riil berupa tongkol jagung hibrida varietas JR 737 yang menarik perhatian pengunjung dari berbagai daerah.
Tidak hanya memperkenalkan produk, tim PT Jafran Indonesia juga membuka sesi konsultasi dan diskusi langsung dengan petani, gabungan kelompok tani (Gapoktan), penyuluh pertanian, distributor, serta dinas terkait. Melalui kegiatan tersebut, perusahaan berbagi pengetahuan mengenai praktik budidaya jagung hibrida yang efektif guna meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani.
Keikutsertaan dalam PENAS XVII merupakan partisipasi perdana PT Jafran Indonesia dalam ajang tersebut. Meski demikian, perusahaan secara aktif mengikuti berbagai pameran dan forum agribisnis nasional, antara lain Exhibition Temu Bisnis P3DN ke-8 di ICE BSD City, Gebyar Perbenihan Nasional yang diselenggarakan Kementerian Pertanian, serta berbagai Expo Perbenihan Daerah yang digelar pemerintah daerah di berbagai kabupaten dan provinsi di Indonesia.
Dengan mengusung semangat "Inovasi dari Jember untuk Indonesia", PT Jafran Indonesia berharap kehadirannya di PENAS XVII dapat memperluas adopsi JR 737 sekaligus memperkuat kolaborasi dengan petani, distributor, dan pemerintah daerah dalam mendukung swasembada jagung nasional.
Seiring meningkatnya kebutuhan benih nasional, perusahaan terus memperkuat kapasitas produksi dari 1.500 ditargetkan meningkat menjadi 2.500 ton per tahun. Didukung pengembangan varietas unggul dan perluasan jaringan distribusi di seluruh Indonesia. Jafran Indonesia optimistis langkah ini akan berkontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani.
Sebagai bagian dari partisipasinya di PENAS XVII, PT Jafran Indonesia menghadirkan booth interaktif bernuansa merah putih dengan mengusung tema #JagungBerkualitasPetaniSukses. Booth tersebut menampilkan berbagai produk benih siap tanam, materi edukasi budidaya, serta contoh hasil panen riil berupa tongkol jagung hibrida varietas JR 737 yang menarik perhatian pengunjung dari berbagai daerah.
Tidak hanya memperkenalkan produk, tim PT Jafran Indonesia juga membuka sesi konsultasi dan diskusi langsung dengan petani, gabungan kelompok tani (Gapoktan), penyuluh pertanian, distributor, serta dinas terkait. Melalui kegiatan tersebut, perusahaan berbagi pengetahuan mengenai praktik budidaya jagung hibrida yang efektif guna meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan usaha tani.
Keikutsertaan dalam PENAS XVII merupakan partisipasi perdana PT Jafran Indonesia dalam ajang tersebut. Meski demikian, perusahaan secara aktif mengikuti berbagai pameran dan forum agribisnis nasional, antara lain Exhibition Temu Bisnis P3DN ke-8 di ICE BSD City, Gebyar Perbenihan Nasional yang diselenggarakan Kementerian Pertanian, serta berbagai Expo Perbenihan Daerah yang digelar pemerintah daerah di berbagai kabupaten dan provinsi di Indonesia.
Dengan mengusung semangat "Inovasi dari Jember untuk Indonesia", PT Jafran Indonesia berharap kehadirannya di PENAS XVII dapat memperluas adopsi JR 737 sekaligus memperkuat kolaborasi dengan petani, distributor, dan pemerintah daerah dalam mendukung swasembada jagung nasional.
Seiring meningkatnya kebutuhan benih nasional, perusahaan terus memperkuat kapasitas produksi dari 1.500 ditargetkan meningkat menjadi 2.500 ton per tahun. Didukung pengembangan varietas unggul dan perluasan jaringan distribusi di seluruh Indonesia. Jafran Indonesia optimistis langkah ini akan berkontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional dan kesejahteraan petani.
(akr)
Lihat Juga :