Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Sabtu, 20 Juni 2026 - 23:33 WIB
loading...
A
A
A
"Kami akan membom habis-habisan mereka (Iran) jika mereka melanggar perjanjian ini. Saya tidak ingin itu terjadi, saya ingin mereka menghormati kesepakatan," ancam Trump dengan nada tinggi dalam konferensi pers penutupan KTT G7 di Prancis.
Bahkan sebelumnya, dengan gaya bicaranya yang ceplas-ceplos, Trump memperingatkan, "Jika saya tidak menyukainya, jika Iran tidak berperilaku baik, kami akan langsung kembali menjatuhkan bom tepat di atas kepala mereka, oke?"
Baca Juga: 62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Namun, tak lama setelah Trump berpidato dan mengancam akan memulai kembali perang jika ia merasa tidak puas, harga minyak dunia mendadak langsung melesat naik lagi lebih dari 1% dalam hitungan jam akibat kepanikan pasar.
Isi draf kesepakatan darurat tersebut meliputi penghentian perang total di semua lini, termasuk di Lebanon. Pembukaan penuh lalu lintas maritim di Selat Hormuz dan pencabutan blokade pelabuhan Iran oleh AS.
Bahkan sebelumnya, dengan gaya bicaranya yang ceplas-ceplos, Trump memperingatkan, "Jika saya tidak menyukainya, jika Iran tidak berperilaku baik, kami akan langsung kembali menjatuhkan bom tepat di atas kepala mereka, oke?"
Harga Minyak Dunia Naik-Turun bak Roller Coaster
Dinamika psikologi pasar langsung merespons pernyataan Trump secara instan. Pada perdagangan Rabu lalu, harga minyak mentah jenis Brent sempat anjlok drastis ke bawah level USD80 per barel, untuk menyentuh titik terendah sejak perang meletus karena prospek cerah dibukanya kembali Selat Hormuz.Baca Juga: 62 Juta Barel Minyak dari Selat Hormuz Siap Banjiri Kilang Asia
Namun, tak lama setelah Trump berpidato dan mengancam akan memulai kembali perang jika ia merasa tidak puas, harga minyak dunia mendadak langsung melesat naik lagi lebih dari 1% dalam hitungan jam akibat kepanikan pasar.
Bocoran 14 Poin Draf Damai: Benarkah Trump Sebenarnya Kalah?
Berdasarkan bocoran dokumen Nota Kesepahaman (MoU) yang diperoleh media, draf perdamaian 14 poin ini memperpanjang masa gencatan senjata hingga 60 hari ke depan guna merumuskan perdamaian permanen. Rencananya, seremoni penandatanganan resmi secara fisik akan digelar di perbatasan Swiss.Isi draf kesepakatan darurat tersebut meliputi penghentian perang total di semua lini, termasuk di Lebanon. Pembukaan penuh lalu lintas maritim di Selat Hormuz dan pencabutan blokade pelabuhan Iran oleh AS.
Lihat Juga :