Dorong Ekonomi Desa Binaan, Program Genera-Z Berbakti BCA Siap Masuki Fase Implementasi
Senin, 22 Juni 2026 - 22:41 WIB
loading...
Program Genera-Z Berbakti 2026 yang digelar PT Bank Central Asia (BCA) Tbk memasuki babak delapan besar. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Program Genera-Z Berbakti 2026 yang digelar PT Bank Central Asia (BCA) Tbk memasuki babak delapan besar dengan melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk berkontribusi dalam pengembangan desa wisata binaan Bakti BCA. Program tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengembangkan ide kreatif sekaligus menjalankan pengabdian masyarakat secara langsung.
“Melalui Genera-Z Berbakti, BCA berupaya menjembatani serta menghubungkan ide kreatif dan inovatif dari mahasiswa dengan masyarakat di berbagai desa wisata binaan Bakti BCA,” kata EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F. Haryn dalam keterangannya, Senin (22/6/2026).
Baca Juga: BCA Buka Pendaftaran Beasiswa PPBP dan PPTI Tahun Ajaran 2027
Sebanyak delapan tim finalis terpilih dari lebih dari 260 proposal yang diajukan mahasiswa dari 98 perguruan tinggi negeri dan swasta. Para finalis berasal dari Universitas Cenderawasih, Universitas Airlangga, Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjadjaran, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, IPB University, Universitas Indonesia, dan BINUS University.
Para finalis akan mempresentasikan gagasan dan kesiapan mereka sebelum menjalankan program pengabdian masyarakat pada Juli hingga Agustus 2026. Tayangan presentasi finalis mulai dapat disaksikan pada 20 Juni melalui kanal YouTube BCA dan platform mitra.
Empat desa wisata yang menjadi lokasi pengabdian masyarakat dalam program tersebut meliputi Desa Wisata Kreatif Terong di Kabupaten Belitung, Desa Wisata Situs Gunung Padang di Kabupaten Cianjur, Desa Wisata Patakbanteng di Kabupaten Wonosobo, serta Desa Wisata Kakaskasen Dua di Kota Tomohon.
Hera mengatakan kolaborasi lintas sektor melalui program tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi mahasiswa maupun masyarakat desa wisata, sekaligus mendukung optimalisasi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.
Genera-Z Berbakti 2026 menghadirkan tiga panelis, yakni Duta Bakti BCA Nicholas Saputra, entertainer dan sociopreneur Cinta Laura Kiehl, serta ilmuwan dan wirausaha sosial Tri Mumpuni.
Baca Juga: UI dan Binus Adu Inovasi Kembangkan Desa Wisata Tomohon, Siapa Terpilih?
Nicholas Saputra menilai ide dan proposal yang diajukan peserta tahun ini menunjukkan kesiapan yang lebih matang. “Teman-teman mahasiswa tampak lebih siap secara proposal dan lebih kompak,” ujarnya.
Sejumlah finalis juga membagikan pengalaman mereka selama mengikuti program tersebut. Salah satunya tim Lestari dari Universitas Cenderawasih yang mengaku menyusun proposal hingga larut malam demi mematangkan konsep kegiatan. Sementara peserta dari Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung menilai program tersebut memberi pengalaman kolaborasi dan kebersamaan yang berkesan selama proses penyusunan proposal.
“Melalui Genera-Z Berbakti, BCA berupaya menjembatani serta menghubungkan ide kreatif dan inovatif dari mahasiswa dengan masyarakat di berbagai desa wisata binaan Bakti BCA,” kata EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA Hera F. Haryn dalam keterangannya, Senin (22/6/2026).
Baca Juga: BCA Buka Pendaftaran Beasiswa PPBP dan PPTI Tahun Ajaran 2027
Sebanyak delapan tim finalis terpilih dari lebih dari 260 proposal yang diajukan mahasiswa dari 98 perguruan tinggi negeri dan swasta. Para finalis berasal dari Universitas Cenderawasih, Universitas Airlangga, Universitas Gadjah Mada, Universitas Padjadjaran, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung, IPB University, Universitas Indonesia, dan BINUS University.
Para finalis akan mempresentasikan gagasan dan kesiapan mereka sebelum menjalankan program pengabdian masyarakat pada Juli hingga Agustus 2026. Tayangan presentasi finalis mulai dapat disaksikan pada 20 Juni melalui kanal YouTube BCA dan platform mitra.
Empat desa wisata yang menjadi lokasi pengabdian masyarakat dalam program tersebut meliputi Desa Wisata Kreatif Terong di Kabupaten Belitung, Desa Wisata Situs Gunung Padang di Kabupaten Cianjur, Desa Wisata Patakbanteng di Kabupaten Wonosobo, serta Desa Wisata Kakaskasen Dua di Kota Tomohon.
Hera mengatakan kolaborasi lintas sektor melalui program tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi mahasiswa maupun masyarakat desa wisata, sekaligus mendukung optimalisasi bonus demografi menuju Indonesia Emas 2045.
Genera-Z Berbakti 2026 menghadirkan tiga panelis, yakni Duta Bakti BCA Nicholas Saputra, entertainer dan sociopreneur Cinta Laura Kiehl, serta ilmuwan dan wirausaha sosial Tri Mumpuni.
Baca Juga: UI dan Binus Adu Inovasi Kembangkan Desa Wisata Tomohon, Siapa Terpilih?
Nicholas Saputra menilai ide dan proposal yang diajukan peserta tahun ini menunjukkan kesiapan yang lebih matang. “Teman-teman mahasiswa tampak lebih siap secara proposal dan lebih kompak,” ujarnya.
Sejumlah finalis juga membagikan pengalaman mereka selama mengikuti program tersebut. Salah satunya tim Lestari dari Universitas Cenderawasih yang mengaku menyusun proposal hingga larut malam demi mematangkan konsep kegiatan. Sementara peserta dari Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung menilai program tersebut memberi pengalaman kolaborasi dan kebersamaan yang berkesan selama proses penyusunan proposal.
(nng)
Lihat Juga :