Usaha Parekraf di 24 Desa Wisata Dapat Dukungan Pengembangan dari Kemenparekraf
Kamis, 24 Oktober 2024 - 13:48 WIB
loading...
Usaha pariwisata dan ekonomi kreatif di 24 desa wisata memperoleh bantuan pengembangan usaha dari Kemenparekraf/Baparekraf. FOTO/Ist
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ( Kemenparekraf /Baparekraf) menyerahkan bantuan Dukungan Pengembangan Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (DPUP) 2024 kepada 24 desa wisata yang berasal dari 12 provinsi di Indonesia. Penyaluran bantuan yang ditandai dengan kegiatan penandatanganan perjanjian kerja sama.
DPUP merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kemenparekraf dalam mengembangkan potensi desa wisata Indonesia. Program DPUP sendiri merupakan tindak lanjut dari Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), dimana tahun ini total 50 desa wisata terkurasi telah ditetapkan sebagai penerima bantuan. Dimana 24 di antaranya hadir dalam acara penandatanganan hari ini," ujar Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf Anggara Hayun Anujuprana.
Baca Juga: Kemenparekraf Tekankan Pentingnya Tingkatkan Kualitas SDM untuk Majukan Parekraf
Ke-24 Desa Wisata tersebut mendapatkan bantuan berupa uang rata-rata sebesar Rp120 juta. Dia menambahkan, "Program ini tidak hanya memberikan bantuan dana, tetapi juga penguatan kapasitas pengelolaan bisnis melalui literasi keuangan. Fokus kami adalah mendorong pengembangan atraksi wisata, usaha kriya, kuliner, dan fesyen di setiap desa wisata penerima bantuan," jelasAnggara.
Dalam rangkaian acara, diselenggarakan kegiatan literasi keuangan dengan pemateri dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang membahas Waspada Investasi, Pinjaman Online, dan Judi Online, serta Sosialisasi mengenai Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Selain itu sharing session dari Local Champion Desa Wisata Alamendah selaku Penerima DPUP Tahun 2023 yang berbagi cerita sukses tentang pemanfaatan bantuan DPUP yang telah diterima.
DPUP merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Kemenparekraf dalam mengembangkan potensi desa wisata Indonesia. Program DPUP sendiri merupakan tindak lanjut dari Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), dimana tahun ini total 50 desa wisata terkurasi telah ditetapkan sebagai penerima bantuan. Dimana 24 di antaranya hadir dalam acara penandatanganan hari ini," ujar Direktur Akses Pembiayaan Kemenparekraf/Baparekraf Anggara Hayun Anujuprana.
Baca Juga: Kemenparekraf Tekankan Pentingnya Tingkatkan Kualitas SDM untuk Majukan Parekraf
Ke-24 Desa Wisata tersebut mendapatkan bantuan berupa uang rata-rata sebesar Rp120 juta. Dia menambahkan, "Program ini tidak hanya memberikan bantuan dana, tetapi juga penguatan kapasitas pengelolaan bisnis melalui literasi keuangan. Fokus kami adalah mendorong pengembangan atraksi wisata, usaha kriya, kuliner, dan fesyen di setiap desa wisata penerima bantuan," jelasAnggara.
Dalam rangkaian acara, diselenggarakan kegiatan literasi keuangan dengan pemateri dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang membahas Waspada Investasi, Pinjaman Online, dan Judi Online, serta Sosialisasi mengenai Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK). Selain itu sharing session dari Local Champion Desa Wisata Alamendah selaku Penerima DPUP Tahun 2023 yang berbagi cerita sukses tentang pemanfaatan bantuan DPUP yang telah diterima.
Lihat Juga :