Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:32 WIB
loading...
Pertamina Cetak Laba...
PT Pertamina (Persero) melaporkan kinerja sepanjang tahun buku 2025. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) membukukan laba bersih sebesar USD3,35 miliar atau setara Rp55,2 triliun sepanjang tahun buku 2025. Perseroan juga mencatat pendapatan sebesar USD70,89 miliar atau sekitar Rp1.167,99 triliun di tengah upaya memperkuat ketahanan energi nasional dan transisi energi rendah karbon.

Selain laba bersih, Pertamina mencatat EBITDA sebesar USD11,43 miliar atau setara Rp188,33 triliun. Perusahaan juga memberikan kontribusi kepada negara sebesar Rp360,76 triliun melalui pajak, penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dan dividen.

Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengatakan capaian kinerja tahun 2025 menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga ketahanan energi sekaligus mempercepat agenda dekarbonisasi.

"Secara keseluruhan, capaian tahun buku 2025 menunjukkan bahwa Pertamina tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga mendorong transisi menuju energi yang lebih rendah karbon," ujar Simon dalam keterangan resmi, Rabu (24/6/2026).

Baca Juga: Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3

Di sektor hulu, produksi migas Pertamina sepanjang 2025 tetap terjaga di atas 1 juta barel setara minyak per hari (BOEPD). Sementara itu, sektor pengolahan mencatat Yield Valuable Product sebesar 83,7%, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya, dengan total volume intake kilang mencapai 333 juta barel.

Pada sektor hilir, Pertamina memasok sekitar 70% kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) nasional guna mendukung aktivitas masyarakat dan perekonomian. Bisnis gas juga menunjukkan pertumbuhan positif dengan volume transmisi gas mencapai 587 BSCF atau tumbuh 4% dibandingkan tahun sebelumnya, sedangkan volume niaga gas tercatat sebesar 305 juta MMBTU.



Di bidang logistik maritim, volume kargo domestik dan internasional yang diangkut mencapai 172 juta kiloliter. Sementara pada sektor energi baru dan terbarukan, produksi listrik Perseroan mencapai 8.711 GWh atau meningkat 3% dibandingkan tahun sebelumnya.

Pertamina juga mencatat realisasi investasi di dalam negeri sebesar USD5,9 miliar atau setara Rp97,2 triliun. Selain itu, penyerapan belanja produk dalam negeri (PDN) mencapai Rp531,5 triliun yang dinilai memberikan efek berganda bagi perekonomian nasional.

Baca Juga: Gunakan MT Gamkonora, Pertamina Patra Niaga Tambah 450 Ribu Barel Minyak

Dalam mendukung target keberlanjutan, Pertamina menjalankan berbagai program dekarbonisasi di seluruh lini bisnis yang berhasil menurunkan emisi karbon sebesar 2,27 juta ton CO2e sepanjang 2025.

Komisaris Utama Pertamina Mochamad Iriawan menyampaikan apresiasi kepada pemegang saham, dewan komisaris, direksi, dan seluruh pekerja Pertamina atas kontribusi dalam menjaga kinerja perusahaan. Menurutnya, keputusan yang dihasilkan dalam RUPS menjadi langkah penting untuk memperkuat kinerja dan keberlanjutan Perseroan ke depan.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Blibli Kembali Masuk...
Blibli Kembali Masuk dalam Daftar Fortune Southeast Asia 500 Tahun 2026
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pertamina Mandalika...
Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2, Asah Potensi Pembalap Muda Indonesia
Raja Charles Inggris...
Raja Charles Inggris Akan Ungkap Tagihan Pajak Pribadinya, Berapa Besar?
Data NIK Jadi Penentu,...
Data NIK Jadi Penentu, Warga Diimbau Cek Syarat Pembebasan PBB-P2
Rekomendasi
Demam Piala Dunia, Patung...
Demam Piala Dunia, Patung Ikonik Yesus Sang Penebus di Brasil Diselimuti Jersey Samba
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Qatar Tersingkir dari...
Qatar Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Bosnia-Herzegovina Jaga Kans Lolos ke 32 Besar
Berita Terkini
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved