Bahlil Blak-blakan Terkait Isu Naiknya Harga Gas Industri di Jawa

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:05 WIB
loading...
Bahlil Blak-blakan Terkait...
Kenaikan harga gas industri di Pulau Jawa terjadi akibat penurunan produksi gas. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan kenaikan harga gas industri di Pulau Jawa terjadi akibat penurunan produksi gas dari sejumlah sumur di wilayah tersebut. Kondisi itu memaksa pasokan tambahan didatangkan dari luar Jawa dalam bentuk gas alam cair (LNG) dengan biaya distribusi yang lebih tinggi.

Bahlil menegaskan kenaikan harga hanya terjadi pada industri yang menggunakan skema non-Harga Gas Bumi Tertentu (HGBT), sedangkan industri penerima fasilitas HGBT tidak mengalami perubahan harga karena masih mendapat subsidi pemerintah.

“Kalau stok tidak ada masalah, yang itu adalah ada kenaikan harga gas di beberapa industri yang non-HGBT. Kalau yang HGBT itu sebenarnya disubsidi negara, kalau non-HGBT itu harga umum,” kata Bahlil usai menghadiri Energy Forum di Jakarta, Kamis (25/6/2026).

Baca Juga: Harga LNG Naik Turun Mengacu Harga Minyak Dunia

Menurut dia, penurunan produksi gas terutama terjadi di sejumlah sumur di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya. Untuk menjaga pasokan bagi industri, pemerintah dan pelaku usaha harus mendatangkan LNG dari wilayah lain seperti Papua, Sulawesi, dan Kalimantan.

“Sebagian sumur-sumur kita di daerah, khususnya daerah Jawa Barat ke sini, itu lagi penurunan produksi. Maka kemudian untuk menutupi itu pakai LNG. Yang namanya LNG itu kan bawa dari Papua, Sulawesi, Kalimantan, dan itu ada penambahan cost,” ujarnya.



Bahlil memastikan kondisi tersebut tidak mengganggu ketersediaan pasokan gas bagi industri nasional. Namun demikian, pemerintah tengah menghitung formula harga yang dinilai tetap kompetitif agar tidak membebani pelaku usaha di tengah kenaikan biaya pasokan energi.

Baca Juga: Ini Daftar Lengkap Harga LPG Non Subsidi yang Naik per 18 April 2026

Ia mengatakan Kementerian ESDM telah berdiskusi dengan asosiasi industri serta melakukan pembahasan teknis bersama PT Pertamina untuk mencari titik keseimbangan antara keberlanjutan pasokan dan kemampuan industri menyerap harga gas.

“Nah itu yang kita lagi mencari untuk menengahi, agar jangan juga industrinya diberikan beban harga yang tinggi. Saya sudah rapat sama mereka, sama asosiasi. Sekarang saya lagi rapat teknis dengan Pertamina untuk mencari angka yang ideal agar industri kita tetap bisa bertahan,” kata Bahlil.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kenaikan Harga Gas Industri...
Kenaikan Harga Gas Industri Picu Gelombang PHK, Mensesneg: Satu-Dua Hari Akan Ambil Keputusan
Bahlil Heran Pasokan...
Bahlil Heran Pasokan Batu Bara ke PLN Habis di Tengah Tahun, Pengusaha Dilarang Ekspor!
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
Harga LNG Naik Turun...
Harga LNG Naik Turun Mengacu Harga Minyak Dunia
PENAS XVII 2026 Jadi...
PENAS XVII 2026 Jadi Magnet Investasi Agribisnis, KTNA dan FERACO Perkuat Kolaborasi Industri dan Teknologi Pangan Nasional
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Ribuan Desa Belum Teraliri...
Ribuan Desa Belum Teraliri Listrik, Menteri Bahlil Siapkan Anggaran Rp10 Triliun
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
Rekomendasi
Malaysia Tuntut Kompensasi...
Malaysia Tuntut Kompensasi Rp4,6 Triliun setelah Batal Dapatkan Rudal Canggih NSM Norwegia
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Tinjau Teknologi Tanam...
Tinjau Teknologi Tanam PM-AAS, Presiden Prabowo Sebut Inovasi Pertanian Revolusioner
Berita Terkini
Kenaikan Harga Gas Industri...
Kenaikan Harga Gas Industri Picu Gelombang PHK, Mensesneg: Satu-Dua Hari Akan Ambil Keputusan
Keluarga Pejabat di...
Keluarga Pejabat di China Dilarang Total Berbisnis, Mundur atau Tutup Usaha! Berani Tiru?
B50 Mulai Berjalan 1...
B50 Mulai Berjalan 1 Juli 2026, Harga Solar Dipastikan Tidak Berubah
IHSG Babak Belur Jelang...
IHSG Babak Belur Jelang Akhir Pekan, Sesi Siang Ditutup Ambruk 2,73% ke 5.835
Kepuasan Peserta TASPEN...
Kepuasan Peserta TASPEN Terus Membaik, Catat Rekor Positif Sejak Empat Tahun Lalu
Manjakan Nasabah Premium,...
Manjakan Nasabah Premium, BRI dan Visa Luncurkan Kartu Kredit Infinite dengan Fasilitas Kelas Dunia
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved