Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:36 WIB
loading...
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Pengembang aset digital CST Token tengah memperkuat fondasi ekosistem Web3. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Pengembang aset digital CST Token tengah memperkuat fondasi ekosistem Web3 melalui kombinasi pembatasan pasokan (supply) token dan pengembangan utilitas secara bertahap guna mendukung keberlanjutan proyek jangka panjang. Selain telah menyediakan platform staking interaktif, inovasi tersebut kini diarahkan pada persiapan sistem pendanaan massal (crowdfunding) berbasis blockchain serta mekanisme pemusnahan aset (token burn).

“Supply yang terbatas perlu diimbangi dengan utilitas yang terus berkembang. Karena itu, CST tidak hanya berfokus pada jumlah token, tetapi juga pada aktivitas ekosistem yang dapat menciptakan penggunaan berkelanjutan dalam jangka panjang,” ujar Web3 Lead CST Token Siti Farikha dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (25/6).

Baca Juga: Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan

Siti memaparkan bahwa aset digital yang berjalan di atas standar ERC-20 pada jaringan Ethereum ini memiliki total pasokan maksimal sebanyak 10 juta token. Saat ini, jumlah token yang beredar di pasar masih berada di bawah 2 persen dari total pasokan, dengan nilai kapitalisasi pasar (market capitalization) mencapai Rp2,74 triliun dan telah dimiliki oleh lebih dari 1.000 pemegang dompet digital (holder on-chain).

Sebagai langkah awal penguatan utilitas, manajemen telah mengaktifkan fitur staking yang menawarkan potensi imbal hasil hingga 15 persen per tahun bagi para investor. Pemegang aset diberikan fleksibilitas untuk memilih periode penguncian token secara berkala, mulai dari jangka waktu 3, 6, 9, hingga 12 bulan yang disesuaikan dengan strategi investasi masing-masing.



Guna memperluas adopsi di sektor ekonomi digital, CST juga tengah merancang platform crowdfunding inovatif untuk memfasilitasi pendanaan berbagai proyek kreatif. Sistem pendanaan ini akan menggunakan basis capaian target (milestone), sehingga perkembangan fisik dan finansial dari setiap proyek yang didanai dapat dipantau oleh publik secara lebih terukur serta transparan.

Di samping itu, platform penggalangan dana tersebut direncanakan akan terintegrasi penuh dengan sistem tata kelola organisasi otonom terdesentralisasi (DAO Governance). Melalui integrasi DAO, para pemegang token memiliki hak suara komunal yang sah untuk menentukan arah kebijakan dan keputusan strategis dari proyek-proyek yang masuk ke dalam ekosistem.

Baca Juga: Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi

Sebagai langkah pelengkap untuk menjaga stabilitas nilai aset, CST mempersiapkan skema token burn sebagai bagian dari penerapan model deflasi bawaan (deflationary by design). Melalui mekanisme ini, sejumlah token akan dihancurkan atau dikurangi secara permanen dari sirkulasi pasar berdasarkan volume aktivitas dan intensitas penggunaan layanan di dalam ekosistem.

Kombinasi strategis antara fitur staking, wadah crowdfunding, dan kebijakan deflasi ini menjadi pilar utama bagi CST dalam membangun ekosistem finansial Web3 yang transparan. Langkah ini diharapkan dapat memberikan alternatif instrumen digital yang aman sekaligus mendorong pertumbuhan industri teknologi finansial yang lebih inklusif di Indonesia.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Indodax Perkuat Pengawasan...
Indodax Perkuat Pengawasan Transaksi Kripto Berbasis AI
EORMC Merilis Strategi...
EORMC Merilis Strategi Keuangan Hijau, Berkomitmen Pembangunan Berkelanjutan
Upbit Indonesia Bagikan...
Upbit Indonesia Bagikan 5 Langkah Memulai Investasi Kripto bagi Pemula
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Peluncuran CFX10 Tandai...
Peluncuran CFX10 Tandai Babak Baru Industri Kripto Indonesia
Rekomendasi
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Bea Cukai Soetta Gagalkan...
Bea Cukai Soetta Gagalkan Masuknya Uang Asing Senilai Rp6,3 Miliar Tanpa Izin
Blok M Jadi Lokasi Awal...
Blok M Jadi Lokasi Awal Penerapan Kawasan Rendah Emisi Jakarta
Berita Terkini
Waspadai Phishing dan...
Waspadai Phishing dan CS Palsu di Platform Kripto, Begini Modusnya
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Nasabah Mekaar Naik...
Nasabah Mekaar Naik Kelas Capai 2,5 Juta Sepanjang 2025
Jembatan Pasar Aset...
Jembatan Pasar Aset Tradisional dan Digital, ICE dan OKX Bentuk Joint Venture
Kredit Pintar dan AFPI...
Kredit Pintar dan AFPI Edukasi Mahasiswa Kelola Keuangan Digital
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved