Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:03 WIB
loading...
A A A
Pekan lalu, Iran menyatakan kapal yang melintas di Selat Hormuz wajib memperoleh izin dari pemerintah Iran serta memiliki polis asuransi khusus. Meskipun kebijakan asuransi itu masih digratiskan, sejumlah pihak menilai langkah tersebut dapat membuka jalan bagi penerapan pungutan di masa mendatang.

Baca Juga: Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit

Industri pelayaran global dan sejumlah negara yang bergantung pada distribusi barang melalui jalur laut juga menyuarakan kekhawatiran terhadap rencana tersebut. Mereka menilai normalisasi pungutan di Selat Hormuz dapat memicu kebijakan serupa di jalur pelayaran strategis lain di dunia.

Dalam nota kesepahaman antara AS dan Iran, kedua pihak sepakat tidak memberlakukan biaya transit selama masa negosiasi 60 hari. Namun setelah periode itu berakhir, terbuka kemungkinan lahirnya pengaturan baru antara Iran, Oman, dan negara-negara Teluk terkait pengelolaan selat tersebut. Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan tidak ada negara yang mendukung penerapan tarif Selat Hormuz.

"Saya tidak mengetahui ada negara mana pun di dunia yang mendukung pungutan atau biaya penggunaan selat. Itu tidak akan terjadi," ujarnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Rekomendasi
Polytron Wujudkan Desain...
Polytron Wujudkan Desain Pemenang FOX Berkreasik: Dari Konsep Basket hingga Sneaker Culture
Guru Besar UMJ: Program...
Guru Besar UMJ: Program MBG Jangan Dihentikan, tapi Dibenahi dan Diprioritaskan ke kelompok Rentan
Aldi Taher Ungkap Rahasia...
Aldi Taher Ungkap Rahasia Rezeki Lancar, Kuncinya Muliakan Ibu dan Rajin Salat
Berita Terkini
B50 Mulai Berjalan 1...
B50 Mulai Berjalan 1 Juli 2026, Harga Solar Dipastikan Tidak Berubah
IHSG Babak Belur Jelang...
IHSG Babak Belur Jelang Akhir Pekan, Sesi Siang Ditutup Ambruk 2,73% ke 5.835
Kepuasan Peserta TASPEN...
Kepuasan Peserta TASPEN Terus Membaik, Catat Rekor Positif Sejak Empat Tahun Lalu
Manjakan Nasabah Premium,...
Manjakan Nasabah Premium, BRI dan Visa Luncurkan Kartu Kredit Infinite dengan Fasilitas Kelas Dunia
JEC Eye Hospitals &...
JEC Eye Hospitals & Clinics Raih Marketeers OMNI Brands of the Year 2026
Kolaborasi Strategis...
Kolaborasi Strategis Pegadaian dan Pupuk Kaltim: Langkah Nyata Menuju Indonesia Emas
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved