Prabowo Targetkan Pangkas 1.000 BUMN Jadi Tinggal Tersisa 250
Minggu, 28 Juni 2026 - 12:52 WIB
loading...
A
A
A
“Masalahnya kemarin BUMN-BUMN ini, ya kita sudah tahulah, ya, sudah lama jadi orang Indonesia, saudara sudah mengerti. Ini sedang kita bersihkan, sedang kita tertibkan,” ujarnya.
Baca Juga: Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Prabowo kemudian menanyakan kepada Kepala BP BUMN, Dony Oskaria mengenai target efisiensi jumlah perusahaan pelat merah. Ia menyebut jumlah BUMN yang saat ini mencapai lebih dari 1.000 perusahaan dapat dipangkas hingga tersisa sekitar 250 perusahaan.
“Dari 1.000 lebih BUMN sekarang kita sudah tutup lebih dari 200. Nantinya kita akan bikin tinggal 300-lah. Gimana, Pak Dony? Ujungnya kita bisa berapa BUMN? Ujungnya nanti 250?” tanya Prabowo disambut anggukan oleh Dony.
Dia menilai pengurangan jumlah BUMN diperlukan untuk menekan biaya overhead yang selama ini membebani keuangan negara.
“Bayangkan, lebih dari 750 kita tutup. 750 dirut, 750 direksi kali 4 atau kali 5. 750 komisaris, dikali 10. Overhead-nya kayak apa, gajinya kayak apa. Saudara-saudara, ini uang rakyat semua. Perusahaan tidak untung hanya bayar overhead,” lanjut Prabowo.
Baca Juga: Rosan Lapor Prabowo soal Perampingan 258 BUMN, 300 Pelat Merah Lain Menyusul
Prabowo kemudian menanyakan kepada Kepala BP BUMN, Dony Oskaria mengenai target efisiensi jumlah perusahaan pelat merah. Ia menyebut jumlah BUMN yang saat ini mencapai lebih dari 1.000 perusahaan dapat dipangkas hingga tersisa sekitar 250 perusahaan.
“Dari 1.000 lebih BUMN sekarang kita sudah tutup lebih dari 200. Nantinya kita akan bikin tinggal 300-lah. Gimana, Pak Dony? Ujungnya kita bisa berapa BUMN? Ujungnya nanti 250?” tanya Prabowo disambut anggukan oleh Dony.
Dia menilai pengurangan jumlah BUMN diperlukan untuk menekan biaya overhead yang selama ini membebani keuangan negara.
“Bayangkan, lebih dari 750 kita tutup. 750 dirut, 750 direksi kali 4 atau kali 5. 750 komisaris, dikali 10. Overhead-nya kayak apa, gajinya kayak apa. Saudara-saudara, ini uang rakyat semua. Perusahaan tidak untung hanya bayar overhead,” lanjut Prabowo.
(akr)
Lihat Juga :