Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara

Minggu, 05 Juli 2026 - 19:14 WIB
loading...
Kemenkeu Bidik Raup...
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dijadwalkan kembali menyelenggarakan lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa, 7 Juli 2026. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan ( Kemenkeu ) dijadwalkan kembali menyelenggarakan lelang Surat Utang Negara (SUN) pada Selasa, 7 Juli 2026. Dalam lelang ini, pemerintah menawarkan sembilan seri obligasi negara berdenominasi rupiah dengan kisaran tingkat kupon mulai dari 5,87500 persen hingga 7,12500 persen, serta nilai nominal per unit sebesar Rp1 juta.

Melalui penerbitan surat utang tersebut, pemerintah menetapkan target indikatif senilai Rp32 triliun. Sebagai perbandingan, pada gelaran lelang sebelumnya yang berlangsung pada 23 Juni 2026, total penawaran masuk dari investor menyentuh angka Rp46,5 triliun, di mana pemerintah akhirnya memutuskan untuk menyerap senilai Rp30 triliun.

Mengacu pada rilis data resmi Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan, pelaksanaan lelang SUN bermata uang rupiah ini ditujukan untuk memenuhi sebagian dari target pembiayaan yang tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026.

Baca Juga: Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China

Adapun kesembilan seri SUN yang ditawarkan dalam lelang tersebut meliputi seri SPN01260808 (penerbitan baru/New Issuance), SPN12261008 (penjualan kembali/Reopening), SPN12270708 (penerbitan baru/New Issuance), FR0109 (penjualan kembali/Reopening), FR0108 (penjualan kembali/Reopening), FR0106 (penjualan kembali/Reopening), FR0107 (penjualan kembali/Reopening), FR0102 (penjualan kembali/Reopening), serta FR0105 (penjualan kembali/Reopening).



Tingkat kupon atau imbal hasil terendah ditawarkan oleh seri FR0109, yaitu sebesar 5,87500 persen, yang dijadwalkan jatuh tempo pada 15 Maret 2031. Sementara itu tingkat imbal hasil tertinggi sebesar 7,12500 persen dipegang oleh seri FR0106 dan FR0107, dengan masa jatuh tempo masing-masing pada 15 Agustus 2040 dan 15 Agustus 2045.

Meskipun target penggalangan dana dari lelang tengah pekan ini dipatok senilai Rp32 triliun, pemerintah tetap memegang wewenang penuh untuk menyesuaikan volume penjualan kesembilan seri SUN tersebut, baik melebihi maupun kurang dari nilai indikatif awal.

Baca Juga: Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar

Terkait pelaksanaan lelang pada 23 Juni lalu, minat pemodal tercatat sedikit melandai ke level Rp46,5 triliun dari pencapaian lelang sebelumnya yang sebesar Rp46,6 triliun. Meskipun saat itu target awal yang ditentukan mencapai Rp36 triliun, pemerintah akhirnya memutuskan hanya menyerap pemenangan senilai Rp30 triliun.

Di samping itu, tingkat imbal hasil (yield) rata-rata tertimbang yang dimenangkan dari sembilan seri obligasi pada lelang akhir Juni tersebut berada di kisaran 6,90000 persen hingga 7,34948%. Angka imbal hasil ini terpantau bergerak sedikit lebih tinggi jika dikomparasikan dengan hasil lelang periode sebelumnya yang berada di rentang 6,65000 persen sampai 7,42979%.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Purbaya Minta DJPb Monitor...
Purbaya Minta DJPb Monitor 3 Program Prioritas Termasuk MBG
Purbaya Dijadwalkan...
Purbaya Dijadwalkan Uji Coba Perbaikan Coretax Pekan Depan
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cerita Purbaya Ingin...
Cerita Purbaya Ingin Beli Harley Davidson Hasil Sitaan Negara, Tapi Dilarang Istri
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Gaji ke-13 Sudah Cair...
Gaji ke-13 Sudah Cair ke 5,5 Juta Penerima, Pemerintah Kucurkan Rp24,05 Triliun
Lelang Hasil Rampasan...
Lelang Hasil Rampasan Korupsi Periode Juni 2026, KPK Bukukan Rp39,8 Miliar
iPhone XS Mantan Kepala...
iPhone XS Mantan Kepala Dinas Perizinan Jogja Dilelang KPK: Laku Rp34 Juta, tapi Belum Dilunasi Pemenang Lelang
BPA Fair 2026 Raup Rp997...
BPA Fair 2026 Raup Rp997 Miliar dari Hasil Lelang Aset Koruptor, Naik 481 Persen dari Tahun Lalu
Rekomendasi
Dihadiri Komedian Narji,...
Dihadiri Komedian Narji, Khitanan Massal PSI Banten di Tangsel Diikuti Ratusan Peserta
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Hamas dan Hizbullah...
Hamas dan Hizbullah Jadi Tamu Istimewa pada Pemakaman Khamenei
Berita Terkini
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
Lanjutkan Tren Swasembada...
Lanjutkan Tren Swasembada Pangan RI, Mentan: Sudah 8 Komoditas, Tinggal Tiga Belum
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Pakar Ungkap Kalkulasi...
Pakar Ungkap Kalkulasi Soal Alasan Harga Pertamax Belum Turun
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved