JPMorgan Peringatkan Risiko Baru MicroStrategy

Senin, 06 Juli 2026 - 18:57 WIB
loading...
A A A
JPMorgan Punya Saran Berbeda

Alih-alih menjual Bitcoin, JPMorgan menyarankan Strategy mempertimbangkan langkah lain. Bank investasi tersebut menilai perusahaan sebaiknya meningkatkan cadangan kas hingga mampu menutupi kewajiban selama 24 hingga 36 bulan.

Selain itu, penerbitan saham biasa dinilai menjadi alternatif yang lebih aman dibandingkan melepas sebagian kepemilikan Bitcoin. Dengan cara tersebut, investor akan lebih yakin bahwa perusahaan tidak perlu menjual aset digital yang selama ini menjadi fondasi utama strategi bisnisnya.

JPMorgan juga menilai penerbitan saham baru berpotensi memberikan fleksibilitas keuangan yang lebih besar dibandingkan menjual BTC ketika kondisi pasar sedang lemah.

Strategy Masih Menjadi Pemegang Bitcoin Terbesar

Terlepas dari munculnya kekhawatiran tersebut, Strategy hingga kini masih menjadi perusahaan publik dengan kepemilikan Bitcoin terbesar di dunia. Sepanjang tahun 2026 saja, perusahaan telah membeli Bitcoin senilai sekitar US$13,7 miliar. Total kepemilikannya kini mencapai sekitar 847.363 BTC.

Jumlah tersebut menjadikan Strategy sebagai salah satu pemain yang memiliki pengaruh besar terhadap keseimbangan permintaan dan penawaran Bitcoin. Karena skala kepemilikannya sangat besar, setiap keputusan pembelian maupun penjualan yang dilakukan perusahaan berpotensi mempengaruhi sentimen pasar.

Inilah alasan mengapa JPMorgan menilai perubahan kebijakan perusahaan dapat menciptakan risiko tambahan yang sebenarnya tidak diperlukan.

Penjualan Bitcoin Pertama Sejak 2022

Kekhawatiran JPMorgan bukan muncul tanpa alasan. Pada akhir Mei lalu, Strategy tercatat menjual sekitar 32 BTC dengan nilai sekitar US$2,5 juta. Meski jumlah tersebut relatif kecil dibandingkan total kepemilikan perusahaan, transaksi tersebut menjadi penjualan Bitcoin pertama sejak 2022.

Langkah tersebut juga cukup mengejutkan karena sebelumnya Executive Chairman Michael Saylor berulang kali menyampaikan bahwa perusahaan tidak memiliki rencana menjual Bitcoin.

Perubahan sikap tersebut langsung menarik perhatian pelaku pasar. Sebagian investor mulai mempertanyakan apakah Strategy akan mempertahankan strategi akumulasi jangka panjang yang selama ini menjadi ciri khas perusahaan.

JPMorgan menilai transaksi tersebut ikut memberikan tekanan tambahan terhadap harga Bitcoin pada akhir Mei hingga awal Juni.

Kinerja Saham MSTR dan Bitcoin Masih Tertekan

Kondisi pasar yang kurang kondusif juga tercermin dari performa saham Strategy. Sejak awal tahun, saham MSTR telah turun sekitar 34 persen. Sementara itu, saham preferen seri STRC juga melemah sekitar 12 persen.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Pajak Ekonomi Digital...
Pajak Ekonomi Digital per Juni 2026 Capai Rp54,71 Triliun, Kripto Sumbang Rp2,09 T
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Inflasi AS Turun Jadi...
Inflasi AS Turun Jadi 3,5%, Bitcoin dan Ethereum Berpeluang Menguat
Anak Muda Bingung Pilih...
Anak Muda Bingung Pilih Kripto atau Saham? Begini Kata Para Praktisi
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan...
1 Tahun Berkuasa, Kekayaan Trump Bertambah Rp25 Triliun
Tragedi Bitcoin: Rp72...
Tragedi Bitcoin: Rp72 Triliun Hangus Terseret Tren Terburuk Sejak Agustus!
Rekomendasi
Prabowo, Jokowi, SBY...
Prabowo, Jokowi, SBY Kompak Hadiri Pernikahan Putra Boy Thohir
72,8% Wilayah Indonesia...
72,8% Wilayah Indonesia Kemarau, BMKG: Jateng Terkering, 80 Hari Tak Diguyur Hujan
Golfphoria 2026: Turnamen...
Golfphoria 2026: Turnamen Golf Rasa Festival di Bali International Golf, Makin Meriah dan Siap Cetak Rekor Dunia
Berita Terkini
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Bidik Calon Kreditur,...
Bidik Calon Kreditur, CLIK Propensity Score Bantu Bank Ambil Keputusan Akurat
Babinsa Awasi Pajak...
Babinsa Awasi Pajak Bisa Picu Persepsi Negatif, DPR: Jangan Sampai Dianggap Mata-mata
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved