Pertamina Regional Jawa Rampungkan Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa
Senin, 06 Juli 2026 - 19:59 WIB
loading...
Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa menutup rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan aksi penanaman mangrove. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa menutup rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan aksi penanaman mangrove dan penyelesaian Program Restorasi Mangrove Pantai Utara Jawa (REMAJA) di Pantai Kesambi, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari penguatan implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam mendukung operasional perusahaan yang berkelanjutan.
“Penanaman mangrove yang kita lakukan hari ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan investasi bagi masa depan. Melalui berbagai program keberlanjutan yang dijalankan, kami ingin memastikan bahwa operasional perusahaan dapat berjalan selaras dengan upaya menjaga lingkungan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi,” kata Direktur Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa Rachmat Hidajat dalam keterangannya, Senin (6/7/2026).
Baca Juga: Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Kegiatan penanaman mangrove di pesisir Kabupaten Indramayu tersebut menjadi puncak rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang selama Juni diisi dengan berbagai kegiatan edukasi, inovasi, dan aksi lingkungan di wilayah operasi perusahaan. Tema yang diusung yakni “Inspired by Nature. For Climate. For Our Future” serta tema nasional “Bekerja untuk Iklim”.
Melalui program REMAJA, PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) melakukan penanaman 12.500 batang mangrove dan tanaman asosiasi di kawasan pesisir Indramayu sebagai bagian dari upaya rehabilitasi lingkungan pesisir.
Selain itu, PT Pertamina Hulu Energi Offshore South East Sumatra (PHE OSES) menggelar lokakarya pengelolaan limbah melalui pelatihan pembuatan kompos, aromaterapi berbahan minyak jelantah, biopori, hingga penanaman tanaman dalam ruang.
Sementara itu, Pertamina EP area Jawa bagian barat menghadirkan program "Second Life: From Coverall to Value" melalui pemanfaatan pakaian dinas lapangan bekas menjadi produk bernilai guna sebagai implementasi prinsip ekonomi sirkular.
Baca Juga: PHE Catat Produksi Migas 1,03 Juta BOEPD di 2025, Kuasai 65% Lifting Minyak RI
Senior Manager HSSE Regional Jawa Sigit Isbiantoro mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum untuk memperkuat budaya keberlanjutan di lingkungan perusahaan maupun masyarakat.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Dodit Ardian Pancapana mengapresiasi kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pelestarian lingkungan. Menurut dia, rehabilitasi lahan dan penanaman pohon menjadi investasi penting untuk menjaga ketahanan lingkungan dan masa depan generasi mendatang.
“Penanaman mangrove yang kita lakukan hari ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan investasi bagi masa depan. Melalui berbagai program keberlanjutan yang dijalankan, kami ingin memastikan bahwa operasional perusahaan dapat berjalan selaras dengan upaya menjaga lingkungan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi,” kata Direktur Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa Rachmat Hidajat dalam keterangannya, Senin (6/7/2026).
Baca Juga: Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Kegiatan penanaman mangrove di pesisir Kabupaten Indramayu tersebut menjadi puncak rangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang selama Juni diisi dengan berbagai kegiatan edukasi, inovasi, dan aksi lingkungan di wilayah operasi perusahaan. Tema yang diusung yakni “Inspired by Nature. For Climate. For Our Future” serta tema nasional “Bekerja untuk Iklim”.
Melalui program REMAJA, PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) melakukan penanaman 12.500 batang mangrove dan tanaman asosiasi di kawasan pesisir Indramayu sebagai bagian dari upaya rehabilitasi lingkungan pesisir.
Selain itu, PT Pertamina Hulu Energi Offshore South East Sumatra (PHE OSES) menggelar lokakarya pengelolaan limbah melalui pelatihan pembuatan kompos, aromaterapi berbahan minyak jelantah, biopori, hingga penanaman tanaman dalam ruang.
Sementara itu, Pertamina EP area Jawa bagian barat menghadirkan program "Second Life: From Coverall to Value" melalui pemanfaatan pakaian dinas lapangan bekas menjadi produk bernilai guna sebagai implementasi prinsip ekonomi sirkular.
Baca Juga: PHE Catat Produksi Migas 1,03 Juta BOEPD di 2025, Kuasai 65% Lifting Minyak RI
Senior Manager HSSE Regional Jawa Sigit Isbiantoro mengatakan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum untuk memperkuat budaya keberlanjutan di lingkungan perusahaan maupun masyarakat.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Dodit Ardian Pancapana mengapresiasi kolaborasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam mendukung pelestarian lingkungan. Menurut dia, rehabilitasi lahan dan penanaman pohon menjadi investasi penting untuk menjaga ketahanan lingkungan dan masa depan generasi mendatang.
(nng)
Lihat Juga :