Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
Rabu, 08 Juli 2026 - 18:14 WIB
loading...
Superbank dan OVO memperluas kolaborasi dengan menghadirkan layanan pembiayaan digital Pinjaman Atur Sendiri (PAS). FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Superbank dan OVO memperluas kolaborasi dengan menghadirkan layanan pembiayaan digital Pinjaman Atur Sendiri (PAS) yang dapat diakses langsung melalui aplikasi OVO. Langkah tersebut dilakukan untuk memperluas akses masyarakat terhadap pembiayaan formal sekaligus memperkuat ekosistem layanan keuangan digital yang terintegrasi.
"Cara masyarakat mengakses layanan keuangan terus berubah. Mereka tidak lagi hanya mencari produk yang bermanfaat dan terpercaya, tetapi juga pengalaman yang sederhana dan mudah dijangkau melalui platform yang telah menjadi bagian dari keseharian mereka. Kehadiran Pinjaman Atur Sendiri di aplikasi OVO merupakan langkah lanjutan kami untuk memperluas manfaat kolaborasi ekosistem, sehingga akses terhadap pembiayaan formal menjadi semakin mudah, relevan, dan inklusif bagi jutaan masyarakat Indonesia," kata Direktur Bisnis Superbank Sukiwan seperti dikutip, Rabu (8/7/2026).
Baca Juga: Grab Ambil Alih Kendali Superbank, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Digital
Menurut dia perubahan perilaku masyarakat dalam mengakses layanan keuangan mendorong perusahaan menghadirkan solusi pembiayaan yang lebih praktis, mudah dijangkau, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Melalui layanan tersebut, pengguna dapat mengajukan pinjaman tanpa agunan secara langsung melalui menu "Pinjaman" di aplikasi OVO.
Produk Pinjaman Atur Sendiri memberikan fleksibilitas kepada nasabah untuk menentukan besaran pinjaman, tenor, serta tanggal jatuh tempo sesuai kebutuhan. Kolaborasi ini merupakan pengembangan dari kerja sama sebelumnya melalui layanan OVO Nabung by Superbank, yang hingga Mei 2026 telah dimanfaatkan lebih dari 2,3 juta pengguna.
Dengan penambahan layanan pembiayaan, pengguna kini dapat melakukan transaksi, menabung, dan mengakses pinjaman dalam satu ekosistem digital. Superbank mencatat penyaluran kredit hingga Mei 2026 tumbuh lebih dari 59% secara tahunan.
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh integrasi ekosistem bersama Grab dan OVO, dengan lebih dari 60% nasabah Superbank juga merupakan pengguna kedua platform tersebut.
Baca Juga: Superbank Bukukan Laba Bersih Rp60,1 Miliar di Kuartal III-2025
Sementara, Head of Strategy, Integrated Marketing Communication OVO Asep Haekal mengatakan pengguna kini menginginkan layanan keuangan yang semakin praktis dalam satu aplikasi. Menurutnya, kehadiran Pinjaman Atur Sendiri melengkapi layanan keuangan digital yang telah tersedia sehingga memberikan pengalaman yang lebih terintegrasi bagi pengguna.
Kedua perusahaan menargetkan masyarakat dapat mengakses berbagai kebutuhan finansial, mulai dari transaksi, tabungan, hingga pembiayaan, melalui layanan yang sederhana, aman, dan terpercaya.
"Cara masyarakat mengakses layanan keuangan terus berubah. Mereka tidak lagi hanya mencari produk yang bermanfaat dan terpercaya, tetapi juga pengalaman yang sederhana dan mudah dijangkau melalui platform yang telah menjadi bagian dari keseharian mereka. Kehadiran Pinjaman Atur Sendiri di aplikasi OVO merupakan langkah lanjutan kami untuk memperluas manfaat kolaborasi ekosistem, sehingga akses terhadap pembiayaan formal menjadi semakin mudah, relevan, dan inklusif bagi jutaan masyarakat Indonesia," kata Direktur Bisnis Superbank Sukiwan seperti dikutip, Rabu (8/7/2026).
Baca Juga: Grab Ambil Alih Kendali Superbank, Fokus Perluas Akses Pembiayaan Digital
Menurut dia perubahan perilaku masyarakat dalam mengakses layanan keuangan mendorong perusahaan menghadirkan solusi pembiayaan yang lebih praktis, mudah dijangkau, dan sesuai dengan kebutuhan pengguna. Melalui layanan tersebut, pengguna dapat mengajukan pinjaman tanpa agunan secara langsung melalui menu "Pinjaman" di aplikasi OVO.
Produk Pinjaman Atur Sendiri memberikan fleksibilitas kepada nasabah untuk menentukan besaran pinjaman, tenor, serta tanggal jatuh tempo sesuai kebutuhan. Kolaborasi ini merupakan pengembangan dari kerja sama sebelumnya melalui layanan OVO Nabung by Superbank, yang hingga Mei 2026 telah dimanfaatkan lebih dari 2,3 juta pengguna.
Dengan penambahan layanan pembiayaan, pengguna kini dapat melakukan transaksi, menabung, dan mengakses pinjaman dalam satu ekosistem digital. Superbank mencatat penyaluran kredit hingga Mei 2026 tumbuh lebih dari 59% secara tahunan.
Pertumbuhan tersebut ditopang oleh integrasi ekosistem bersama Grab dan OVO, dengan lebih dari 60% nasabah Superbank juga merupakan pengguna kedua platform tersebut.
Baca Juga: Superbank Bukukan Laba Bersih Rp60,1 Miliar di Kuartal III-2025
Sementara, Head of Strategy, Integrated Marketing Communication OVO Asep Haekal mengatakan pengguna kini menginginkan layanan keuangan yang semakin praktis dalam satu aplikasi. Menurutnya, kehadiran Pinjaman Atur Sendiri melengkapi layanan keuangan digital yang telah tersedia sehingga memberikan pengalaman yang lebih terintegrasi bagi pengguna.
Kedua perusahaan menargetkan masyarakat dapat mengakses berbagai kebutuhan finansial, mulai dari transaksi, tabungan, hingga pembiayaan, melalui layanan yang sederhana, aman, dan terpercaya.
(nng)
Lihat Juga :