Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
Rabu, 08 Juli 2026 - 21:29 WIB
loading...
Tas karakter tabung Bright Gas 5 kilogram berwarna fuchsia yang viral di media sosial memicu tingginya permintaan dan jasa titip. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) memanfaatkan ajang Jakarta Fair 2026 sebagai sarana memperluas akses pasar bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan melalui Booth Bright Store by Pertamina. Salah satu produk yang menarik perhatian pengunjung adalah tas karakter berbentuk tabung Bright Gas 5 kilogram berwarna fuchsia yang viral di media sosial hingga memicu tingginya permintaan dan jasa titip (jastip).
"Pertamina terus mendorong agar setiap aktivasi brand tidak hanya berhenti pada aspek promosi, tetapi juga menghadirkan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat. Melalui Bright Store by Pertamina di Jakarta Fair 2026, kami ingin menunjukkan bahwa kreativitas, produk layanan Pertamina, dan pemberdayaan UMKM dapat berjalan beriringan," kata Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, dalam keterangan pers, Rabu (8/7/2026).
Baca Juga: Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Menurut Baron, tingginya antusiasme masyarakat terhadap tas karakter Bright Gas menunjukkan bahwa promosi perusahaan dapat dikembangkan menjadi ruang kolaborasi yang memberikan dampak ekonomi lebih luas. Produk tersebut tidak hanya memperkuat kedekatan Pertamina dengan konsumen, tetapi juga membuka peluang pasar bagi UMKM binaan yang terlibat dalam proses produksi maupun rantai pasok.
Ia menambahkan, Pertamina terus membangun ekosistem pemberdayaan UMKM melalui pelibatan pelaku usaha lokal dalam berbagai program promosi perusahaan. Selain memproduksi tas karakter, UMKM binaan juga memasok produk pangan lokal sebagai bagian dari paket Bright Store sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan oleh lebih banyak pelaku usaha.
Tas karakter Bright Gas diproduksi oleh PT Glory Nine Degrees, UMKM asal Bandung yang merupakan mitra binaan Small Medium Enterprise & Partnership Program (SMEPP) PT Pertamina (Persero) dan Pertamina Foundation. Lonjakan permintaan membuat perusahaan meningkatkan kuota produksi sekitar 10 persen dari rencana awal serta memperpanjang jam operasional menjadi 18 jam per hari yang dibagi dalam dua shift kerja.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Tindak Awak Mobil Tangki yang Langgar Prosedur Keselamatan
Founder PT Glory Nine Degrees, Sandiani, mengatakan proyek kolaborasi tersebut turut meningkatkan penyerapan tenaga kerja di lingkungan sekitar workshop. Selain melibatkan warga sekitar, perusahaan juga memberdayakan pelajar yang sedang libur sekolah pada proses finishing dan packaging, serta menggandeng pelaku usaha konveksi setempat untuk memenuhi kebutuhan produksi dengan tetap menerapkan standar pengendalian mutu.
Produk viral tersebut juga memberikan dampak positif bagi UMKM lain dalam rantai pasok, salah satunya Susnukuma, produsen kue sus kering asal Bandung yang produknya menjadi salah satu isi paket Bright Store. Pemilik Susnukuma, Aniasuti, mengatakan pesanan dalam jumlah besar dari Pertamina memungkinkan usahanya menyerap hingga 20 tenaga kerja musiman dari lingkungan sekitar di tengah meningkatnya kebutuhan produksi.
Baron menegaskan Pertamina akan terus memperkuat pembinaan UMKM melalui pendampingan, peningkatan kapasitas usaha, serta perluasan akses pasar. Menurutnya, keberhasilan produk UMKM binaan di Jakarta Fair 2026 membuktikan bahwa pelaku usaha lokal mampu menghasilkan produk berkualitas dan berdaya saing apabila memperoleh dukungan yang berkelanjutan dari berbagai pihak.
"Pertamina terus mendorong agar setiap aktivasi brand tidak hanya berhenti pada aspek promosi, tetapi juga menghadirkan manfaat yang lebih nyata bagi masyarakat. Melalui Bright Store by Pertamina di Jakarta Fair 2026, kami ingin menunjukkan bahwa kreativitas, produk layanan Pertamina, dan pemberdayaan UMKM dapat berjalan beriringan," kata Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron, dalam keterangan pers, Rabu (8/7/2026).
Baca Juga: Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Menurut Baron, tingginya antusiasme masyarakat terhadap tas karakter Bright Gas menunjukkan bahwa promosi perusahaan dapat dikembangkan menjadi ruang kolaborasi yang memberikan dampak ekonomi lebih luas. Produk tersebut tidak hanya memperkuat kedekatan Pertamina dengan konsumen, tetapi juga membuka peluang pasar bagi UMKM binaan yang terlibat dalam proses produksi maupun rantai pasok.
Ia menambahkan, Pertamina terus membangun ekosistem pemberdayaan UMKM melalui pelibatan pelaku usaha lokal dalam berbagai program promosi perusahaan. Selain memproduksi tas karakter, UMKM binaan juga memasok produk pangan lokal sebagai bagian dari paket Bright Store sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan oleh lebih banyak pelaku usaha.
Tas karakter Bright Gas diproduksi oleh PT Glory Nine Degrees, UMKM asal Bandung yang merupakan mitra binaan Small Medium Enterprise & Partnership Program (SMEPP) PT Pertamina (Persero) dan Pertamina Foundation. Lonjakan permintaan membuat perusahaan meningkatkan kuota produksi sekitar 10 persen dari rencana awal serta memperpanjang jam operasional menjadi 18 jam per hari yang dibagi dalam dua shift kerja.
Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Tindak Awak Mobil Tangki yang Langgar Prosedur Keselamatan
Founder PT Glory Nine Degrees, Sandiani, mengatakan proyek kolaborasi tersebut turut meningkatkan penyerapan tenaga kerja di lingkungan sekitar workshop. Selain melibatkan warga sekitar, perusahaan juga memberdayakan pelajar yang sedang libur sekolah pada proses finishing dan packaging, serta menggandeng pelaku usaha konveksi setempat untuk memenuhi kebutuhan produksi dengan tetap menerapkan standar pengendalian mutu.
Produk viral tersebut juga memberikan dampak positif bagi UMKM lain dalam rantai pasok, salah satunya Susnukuma, produsen kue sus kering asal Bandung yang produknya menjadi salah satu isi paket Bright Store. Pemilik Susnukuma, Aniasuti, mengatakan pesanan dalam jumlah besar dari Pertamina memungkinkan usahanya menyerap hingga 20 tenaga kerja musiman dari lingkungan sekitar di tengah meningkatnya kebutuhan produksi.
Baron menegaskan Pertamina akan terus memperkuat pembinaan UMKM melalui pendampingan, peningkatan kapasitas usaha, serta perluasan akses pasar. Menurutnya, keberhasilan produk UMKM binaan di Jakarta Fair 2026 membuktikan bahwa pelaku usaha lokal mampu menghasilkan produk berkualitas dan berdaya saing apabila memperoleh dukungan yang berkelanjutan dari berbagai pihak.
(nng)
Lihat Juga :