Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
Kamis, 09 Juli 2026 - 20:11 WIB
loading...
A
A
A
"Pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Negara yang lebih cepat pada semester pertama tahun 2026 menjadi sentimen negatif bagi pasar, dimana APBN Tahun 2026 tetap dirancang untuk menjadi instrumen utama dalam menjaga stabilitas perekonomian sekaligus mendukung pelaksanaan delapan agenda prioritas nasional," imbuhnya.
Baca Juga: Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
Ibrahim lantas memprediksi bahwa volatilitas Rupiah masih akan berlanjut pada perdagangan esok hari. Ia mengingatkan para pelaku pasar untuk tetap waspada terhadap perkembangan konflik di Timur Tengah yang bisa berubah sewaktu-waktu.
"Pada perdagangan sore ini, mata uang rupiah ditutup melemah tajam 114 point dan sebelumnya sempat melemah 115 point di level Rp18.128 dari penutupan sebelumnya di level Rp18.014. Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp18.120- Rp18.180," tutur Ibrahim.
Baca Juga: Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
Ibrahim lantas memprediksi bahwa volatilitas Rupiah masih akan berlanjut pada perdagangan esok hari. Ia mengingatkan para pelaku pasar untuk tetap waspada terhadap perkembangan konflik di Timur Tengah yang bisa berubah sewaktu-waktu.
"Pada perdagangan sore ini, mata uang rupiah ditutup melemah tajam 114 point dan sebelumnya sempat melemah 115 point di level Rp18.128 dari penutupan sebelumnya di level Rp18.014. Sedangkan untuk perdagangan besok, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp18.120- Rp18.180," tutur Ibrahim.
(nng)
Lihat Juga :