DPR Dorong Pengawasan Galon Guna Ulang Diperketat demi Lindungi Konsumen

Jum'at, 10 Juli 2026 - 19:51 WIB
loading...
DPR Dorong Pengawasan...
DPR mendorong penguatan pengawasan dan edukasi kepada masyarakat terkait keamanan penggunaan galon guna ulang. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini mendorong penguatan pengawasan dan edukasi kepada masyarakat terkait keamanan penggunaan galon guna ulang. Menurut dia, informasi yang akurat mengenai batas usia pakai galon diperlukan agar masyarakat terlindungi dari potensi risiko kesehatan.

"Saya melihat ada konten yang mungkin dipesan oleh salah satu perusahaan AMDK yang menyampaikan masyarakat tetap tenang meskipun galon guna ulang sudah melampaui batas pakai yang dibolehkan. Ini alarm yang berbahaya," kata Novita Hardini dalam Rapat Dengar Pendapat Panitia Kerja Industri Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) di Kompleks Parlemen, dikutip pada Jumat (10/7/2026).

Baca Juga: Pakar Ingatkan Galon Guna Ulang Jangan Dipakai Lebih dari Setahun

Novita menilai penyebaran narasi yang meremehkan penggunaan galon guna ulang yang telah melewati masa pakai berpotensi menyesatkan masyarakat. Menurutnya, informasi tersebut dapat mengurangi kewaspadaan konsumen terhadap pentingnya memperhatikan kondisi dan usia pakai galon.

Ia menjelaskan masih banyak masyarakat yang belum memahami bahwa galon berbahan polikarbonat memiliki batas masa penggunaan. Jika digunakan melebihi batas tersebut, risiko peluruhan atau migrasi senyawa kimia seperti Bisphenol A (BPA) ke dalam air minum berpotensi meningkat.



Data investigasi Komunitas Konsumen Indonesia (KKI) pada Oktober 2025 menunjukkan sekitar 57% galon guna ulang yang beredar di wilayah Jabodetabek telah melampaui batas usia pakai. Bahkan, sebagian galon dilaporkan masih digunakan hingga 13 tahun.

Sementara itu, ahli polimer Universitas Indonesia, Prof. Mochamad Chalid, sebelumnya menjelaskan bahwa batas ideal penggunaan galon guna ulang sekitar 40 kali pengisian atau setara satu tahun pemakaian. Setelah melewati batas tersebut, potensi migrasi BPA dinilai semakin tinggi. Berbagai penelitian ilmiah juga mengaitkan paparan BPA dengan sejumlah risiko gangguan kesehatan.

Baca Juga: DPR Soroti soal Galon Guna Ulang Melebihi Batas Usia Pakai

Dalam kesempatan itu, Novita juga mempertanyakan peran pemerintah dan lembaga terkait dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai keamanan air minum dalam kemasan. Menurut dia, sosialisasi mengenai penggunaan galon guna ulang yang aman masih belum terlihat optimal sehingga perlu diperkuat oleh instansi terkait, termasuk Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN).

DPR mendorong pemerintah segera menyusun regulasi yang lebih spesifik serta memperkuat pengawasan terhadap penggunaan galon guna ulang di masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan perlindungan konsumen, meningkatkan kepastian informasi, serta menjaga keamanan produk air minum dalam kemasan yang beredar di pasaran.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Spillify.io Hubungkan...
Spillify.io Hubungkan Brand dan Konsumen, Ngespill Produk Bisa Dapat Cuan
Indeks Keyakinan Konsumen...
Indeks Keyakinan Konsumen Mei 2026 Menurun, Ini Penjelasan BI
Jembatan Brand dan Konsumen...
Jembatan Brand dan Konsumen di Era Digital, Belicept Hadir sebagai Official Collaboration Store
Industri Parfum Lokal...
Industri Parfum Lokal Dinilai Makin Berkembang di Tengah Meningkatnya Minat Konsumen
Centrepark Raih WOW...
Centrepark Raih WOW Brand 2026, Dipilih Konsumen di Tengah Transformasi Parkir Berbasis Teknologi
KARA Raih Pengakuan...
KARA Raih Pengakuan Bergengsi di Level Nasional usai Sabet IBEICV 2026
Wajib Halal Oktober...
Wajib Halal Oktober 2026 Dorong Perlindungan Konsumen dan Transparansi Produk
Terimbas Geopolitik...
Terimbas Geopolitik Global, Pemilik Toko Elektronik di PIK Atur Strategi Rangsang Konsumen
Peredaran Rokok Elektronik...
Peredaran Rokok Elektronik Ilegal Marak, Konsumen Diimbau Pilih yang Berpita Cukai
Rekomendasi
Tinjau Tambak Lorok,...
Tinjau Tambak Lorok, Wali Kota Agustina Siapkan Penanganan untuk Kurangi Dampak Rob
Pengamat: Blackout Sumatera...
Pengamat: Blackout Sumatera Belum Tentu Dipicu karena Pengadaan Batu Bara
Sekolah Garuda, Asa...
Sekolah Garuda, Asa bagi Anak Cerdas Kurang Mampu Raih Masa Depan
Berita Terkini
Pelatih Spanyol Pilih...
Pelatih Spanyol Pilih Hati-hati Tanggapi Kontroversi Wasit Piala Dunia 2026
Airlangga Sebut B50...
Airlangga Sebut B50 Bakal Hemat Devisa hingga Rp177 Triliun
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan...
YBM PLN EPI Dorong Pendidikan Lingkungan melalui Wisata Edukasi
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
Dukung Ketahanan Air...
Dukung Ketahanan Air dan Pangan, Dua Bendungan Garapan Nindya Karya Diresmikan Presiden
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved