Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:57 WIB
loading...
A
A
A
Krisis energi di Kuba semakin memburuk setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif terhadap negara-negara yang memasok minyak ke Kuba. Negara itu hanya mampu memproduksi sekitar 40% kebutuhan bahan bakarnya sendiri. Sejak kebijakan tersebut diumumkan, hanya satu kapal tanker minyak yang tercatat tiba di Kuba pada akhir Maret, jauh menurun dibandingkan rata-rata sekitar delapan kapal setiap bulan sebelumnya.
Kelangkaan bahan bakar memperparah pemadaman listrik bergilir di tengah perekonomian Kuba yang telah mengalami krisis selama lima tahun terakhir. Kondisi tersebut berdampak pada semakin langkanya pasokan pangan dan obat-obatan, sekaligus mengurangi kapasitas layanan transportasi umum.
Di tengah situasi itu, becak listrik menjadi sarana transportasi penting bagi masyarakat. Warga yang membawa barang belanjaan dapat menggunakan jasa kendaraan tersebut meski perjalanan berlangsung lambat dan kurang nyaman dibandingkan kendaraan bermotor konvensional.
"Kalau mampu membayar, ya naik. Kalau tidak, Anda tidak bisa pergi ke mana-mana," kata Berta Ferrer (52), pegawai toko di pusat Kota Havana. Ia mengaku membayar sekitar 500 peso Kuba atau kurang dari USD1 untuk sekali perjalanan, jumlah yang cukup besar mengingat rata-rata gaji bulanan pekerja sektor pemerintah di Kuba hanya sekitar USD10, sedangkan pekerja sektor swasta sekitar USD40.
Kelangkaan bahan bakar memperparah pemadaman listrik bergilir di tengah perekonomian Kuba yang telah mengalami krisis selama lima tahun terakhir. Kondisi tersebut berdampak pada semakin langkanya pasokan pangan dan obat-obatan, sekaligus mengurangi kapasitas layanan transportasi umum.
Di tengah situasi itu, becak listrik menjadi sarana transportasi penting bagi masyarakat. Warga yang membawa barang belanjaan dapat menggunakan jasa kendaraan tersebut meski perjalanan berlangsung lambat dan kurang nyaman dibandingkan kendaraan bermotor konvensional.
"Kalau mampu membayar, ya naik. Kalau tidak, Anda tidak bisa pergi ke mana-mana," kata Berta Ferrer (52), pegawai toko di pusat Kota Havana. Ia mengaku membayar sekitar 500 peso Kuba atau kurang dari USD1 untuk sekali perjalanan, jumlah yang cukup besar mengingat rata-rata gaji bulanan pekerja sektor pemerintah di Kuba hanya sekitar USD10, sedangkan pekerja sektor swasta sekitar USD40.
Lihat Juga :