Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:57 WIB
loading...
Listrik Padam Berhari-hari,...
Sejumlah orang mengendarai sepeda motor listrik tiga roda yang dilengkapi panel surya di Havana, Kuba, Jumat, 10 Juli 2026. FOTO/AP
A A A
HAVANA - Becak listrik bertenaga surya menjadi moda transportasi andalan masyarakat Kuba di tengah krisis bahan bakar dan pemadaman listrik berkepanjangan. Kendaraan roda tiga tersebut kini menggantikan banyak mobil tua ikonik yang selama puluhan tahun menjadi ciri khas jalanan negara Karibia itu.

"Begitulah cara orang-orang bepergian sekarang," ujar Liecer de la Cruz (40), pemilik salah satu becak listrik dikutip dari AP, Sabtu (11/7/2026).

Berbeda dengan becak listrik pada umumnya, banyak pemilik kendaraan di Kuba memasang panel surya di bagian atap sehingga baterai dapat diisi ulang tanpa bergantung pada jaringan listrik nasional yang saat ini mengalami tekanan akibat krisis energi. Inovasi sederhana itu memungkinkan kendaraan tetap beroperasi meski pemadaman listrik bergilir terus terjadi.

Baca Juga: Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979

Dengan harga berkisar USD2.000 hingga USD4.000, becak listrik digunakan untuk mengangkut barang, melayani rute tetap yang sebelumnya dioperasikan bus, hingga mengangkut sampah di sejumlah kawasan Havana. Meski harganya relatif mahal bagi sebagian besar warga Kuba, banyak masyarakat menjual mobil berbahan bakar bensin untuk membeli kendaraan tersebut, sementara lainnya mendapat kiriman dari keluarga di luar negeri atau membelinya dari hasil usaha.

Krisis energi di Kuba semakin memburuk setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan mengenakan tarif terhadap negara-negara yang memasok minyak ke Kuba. Negara itu hanya mampu memproduksi sekitar 40% kebutuhan bahan bakarnya sendiri. Sejak kebijakan tersebut diumumkan, hanya satu kapal tanker minyak yang tercatat tiba di Kuba pada akhir Maret, jauh menurun dibandingkan rata-rata sekitar delapan kapal setiap bulan sebelumnya.

Kelangkaan bahan bakar memperparah pemadaman listrik bergilir di tengah perekonomian Kuba yang telah mengalami krisis selama lima tahun terakhir. Kondisi tersebut berdampak pada semakin langkanya pasokan pangan dan obat-obatan, sekaligus mengurangi kapasitas layanan transportasi umum.



Di tengah situasi itu, becak listrik menjadi sarana transportasi penting bagi masyarakat. Warga yang membawa barang belanjaan dapat menggunakan jasa kendaraan tersebut meski perjalanan berlangsung lambat dan kurang nyaman dibandingkan kendaraan bermotor konvensional.

"Kalau mampu membayar, ya naik. Kalau tidak, Anda tidak bisa pergi ke mana-mana," kata Berta Ferrer (52), pegawai toko di pusat Kota Havana. Ia mengaku membayar sekitar 500 peso Kuba atau kurang dari USD1 untuk sekali perjalanan, jumlah yang cukup besar mengingat rata-rata gaji bulanan pekerja sektor pemerintah di Kuba hanya sekitar USD10, sedangkan pekerja sektor swasta sekitar USD40.

Baca Juga: Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya

Becak listrik dari merek China seperti Zonsen dan Jinpeng kini menjadi pemandangan umum di jalan-jalan Kuba. Sebagian besar kendaraan didatangkan melalui Panama oleh kerabat warga Kuba atau importir, sementara merek Vedca dirakit di dalam negeri melalui kerja sama dengan China. Kendaraan tersebut menggunakan baterai gel maupun lithium sebagai sumber tenaga.

Insinyur Carlos Álvarez (29), yang mengelola bengkel kendaraan listrik di Havana, mengatakan semakin banyak pemilik becak memasang panel surya agar kendaraan tetap dapat beroperasi saat terjadi pemadaman listrik. Menurut dia, biaya pemasangan panel surya sekitar 500 dolar AS memang cukup besar, namun investasi tersebut cepat kembali karena mampu mengurangi ketergantungan terhadap pasokan listrik dan membantu pemilik kendaraan tetap memperoleh penghasilan di tengah krisis energi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Mitigasi Risiko Blackout,...
Mitigasi Risiko Blackout, Diversifikasi Energi Jadi Strategi Ketahanan Listrik
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
Perang Iran Picu Guncangan...
Perang Iran Picu Guncangan Pasokan Minyak Terbesar Sepanjang Sejarah, Lampaui Krisis 1979
PB PMII Dorong Audit...
PB PMII Dorong Audit Rantai Pasok Batu Bara Usai Pemadaman Listrik
Cegah Pemadaman Listrik...
Cegah Pemadaman Listrik Bergilir, PLTU Bakal Dimodif Bisa Pakai Batu Bara Kalori Rendah
Bareskrim Backup Penyidikan...
Bareskrim Backup Penyidikan Korupsi Pasokan Batu Bara yang Bikin Negara Rugi Rp5 Triliun
Dugaan Korupsi Pasokan...
Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara, Polri: Negara Rugi Rp5 Triliun Akibat Pemadaman Listrik
Polri Usut Dugaan Korupsi...
Polri Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Pasokan Batu Bara yang Bikin Pemadaman Listrik Bergilir
Rekomendasi
Jayden Adams Tutup Usia,...
Jayden Adams Tutup Usia, Panggung Piala Dunia 2026 Jadi Penampilan Terakhir
Besok, Luis Figo Siap...
Besok, Luis Figo Siap Meriahkan Pesta Bola Dunia 2026
Gus Aab Nilai NU Butuh...
Gus Aab Nilai NU Butuh Kiai Zulfa yang Mampu Hubungkan Turats dengan Persoalan Kekinian
Berita Terkini
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
Listrik Padam Berhari-hari,...
Listrik Padam Berhari-hari, Becak Tenaga Surya Jadi Penyelamat dari Krisis Energi
Next Step Bangun Jembatan...
Next Step Bangun Jembatan Dagang UMKM Indonesia ke China
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Dirut PTPN I Beberkan...
Dirut PTPN I Beberkan Lima Pilar Industri Perkebunan
rToken Bitget Catat...
rToken Bitget Catat AUM USD114 Juta, rSPCX Pimpin Minat Investor
Infografis
Jejak Pendidikan Stella...
Jejak Pendidikan Stella Christie, Wamen yang Jadi Komisaris Pertamina Hulu Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved