Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025

Minggu, 12 Juli 2026 - 11:00 WIB
loading...
Sucofindo Catatkan Laba...
PT Sucofindo (Persero) membukukan kinerja keuangan positif sepanjang tahun 2025 dengan mencatatkan laba bersih 100,7% dari target RKAP 2025. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Sucofindo (Persero) membukukan kinerja keuangan positif sepanjang tahun 2025 dengan mencatatkan laba bersih 100,7% dari target RKAP (Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan) 2025. Capaian itu didasarkan laporan audited yang disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Persetujuan Laporan Tahunan dan Pengesahan Laporan Keuangan Tahun Buku 2025, yang turut dihadiri oleh para pemegang saham pada Rabu (24/6) lalu.

Chief Operating Officer Danantara /Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), Dony Oskaria menyampaikan, apresiasi terhadap kinerja BUMN positif. “Sejak pembentukan Danantara 2025, perubahan dan transformasi bisnis yang dilakukan BUMN membawa perbaikan kinerja BUMN yang positif. Secara akumulatif, kinerja seluruh BUMN bahkan sukses melampaui target RKAP yang ditetapkan,” ujar Dony dalam keterangan pers, Minggu (12/7/2026).

Baca Juga: Sucofindo Buka Lowongan Kerja 2026, Lulusan D3/S1 Berbagai Jurusan Merapat!

Dony mengatakan, bahwa peningkatan kinerja berbagai BUMN mampu mencapai pertumbuhan ekonomi yang tinggi, memperkuat tata kelola dan mewujudkan kemandirian ekonomi. Pada tahun buku 2025, Sucofindo sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Testing, Inspection, Certification (TIC), mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang melampaui target yang ditetapkan dalam RKAP 2025.

Berdasarkan hasil RUPS, perusahaan membukukan pendapatan sebesar 104,2% dibandingkan tahun sebelumnya. Sementara, laba bersih mencapai 100,7% dari target RKAP 2025. Kontributor utama kinerja perusahaan pada tahun 2025 berasal dari portofolio jasa di sektor batu bara, energi terbarukan, dan mineral.



“Pencapaian target yang telah ditetapkan bukan sekadar keberhasilan finansial perusahaan, tetapi juga menjadi cerminan kepercayaan yang diberikan kepada Sucofindo sebagai mitra strategis dalam mendukung pertumbuhan berbagai sektor usaha di Indonesia,” ujar Direktur Utama Sucofindo, Sandry Pasambuna.

Menurut Sandry, Sucfindo terus berupaya memperkuat daya saing industri nasional, menjaga kualitas produk yang beredar di masyarakat, serta mendorong terciptanya ekosistem usaha yang berkelanjutan. Berbagai upaya tersebut turut mendukung peningkatan pangsa pasar perusahaan.

Baca Juga: Ekspansi ke Jepang, Sucofindo Perkuat Akses Pasar Global

Menurut dia, Sucofindo terus berupaya meningkatkan pertumbuhan pendapatan melalui optimalisasi wilayah operasional di seluruh Indonesia, penguatan kapabilitas sumber daya manusia, serta peningkatan efisiensi proses bisnis.

Langkah efisiensi yang dijalankan perusahaan, sejalan dengan arahan Danantara dan Badan Pengaturan BUMN (BP BUMN), antara lain melalui optimalisasi pemanfaatan teknologi dalam berbagai proses bisnis guna meningkatkan efektivitas operasional sekaligus mengendalikan biaya.

“Pemanfaatan teknologi menjadi salah satu fokus kami dalam menjalankan program efisiensi sehingga proses bisnis dapat berlangsung lebih efektif, produktif, dan mampu menekan biaya operasional tanpa mengurangi kualitas layanan,” jelas Sandry.

Selain itu, Sucofindo juga terus memperkuat sinergi dan kolaborasi lintas sektor guna mendukung pengembangan layanan serta pencapaian target perusahaan secara berkelanjutan.

“Ke depan, Sucofindo akan terus memperkuat perannya sebagai perusahaan TIC dalam mendukung agenda pembangunan nasional. Kami optimistis setiap langkah dan kinerja yang kami capai akan memberikan dampak yang lebih luas, tidak hanya bagi pertumbuhan perusahaan, tetapi juga bagi kemajuan perekonomian Indonesia serta peningkatan daya saing bangsa di tingkat global,” tutupnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kinerja BUMN Menguat,...
Kinerja BUMN Menguat, Muncul Motor Pertumbuhan Baru
Naik 81%, Laba PTPN...
Naik 81%, Laba PTPN Group Tembus 6,39 Triliun
Seluruh Laporan Keuangan...
Seluruh Laporan Keuangan BUMN Tahun 2025 Sudah Masuk Danantara, Intip Bocorannya
Pendapatan Melonjak...
Pendapatan Melonjak 47,7%, KPIG Raih Laba Bersih Rp724,2 Miliar di 2025
MNC Asia Holding Raup...
MNC Asia Holding Raup Laba Bersih Rp1,4 Triliun di 2025, Setujui Private Placement 8,6 Miliar Saham
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Sucofindo Buka Lowongan...
Sucofindo Buka Lowongan Kerja 2026, Lulusan D3/S1 Berbagai Jurusan Merapat!
Awali 2026 dengan Kinerja...
Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional
Rupiah dalam Pusaran...
Rupiah dalam Pusaran Greenback
Rekomendasi
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Berita Terkini
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved