Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel

Rabu, 15 Juli 2026 - 09:14 WIB
loading...
A A A
Ancaman dari Houthi ini digambarkan oleh Andreas Krieg, dosen senior di School of Security Studies King's College London, sebagai "pilihan nuklir" kedua bagi Iran setelah Selat Hormuz. Langkah ekstrem ini diperkirakan baru akan dikerahkan jika Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyimpulkan bahwa perang total sudah tidak dapat dihindari lagi.

Baca Juga: Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker

Krieg menambahkan, apabila Washington mengintensifkan serangan terhadap infrastruktur kritis Iran, Teheran dipastikan merespons dengan menggunakan sekutunya di Yaman untuk menutup Bab el-Mandeb. Blokade ini diyakini akan memperparah guncangan ekonomi dunia yang sebelumnya telah terdampak oleh situasi di Selat Hormuz.

Sementara itu, Ketua Gulf Research Center yang berbasis di Arab Saudi, Abdulaziz Sager, menyatakan negara-negara Teluk kian percaya bahwa upaya diplomasi dengan Iran telah mencapai batas. Kendati demikian, kelompok Houthi dinilai kecil kemungkinan akan mengambil langkah eskalasi massal tanpa adanya arahan yang jelas dari Teheran.

Perang yang dipicu AS dan Israel sejak akhir Februari ini telah menstabilkan ketidakamanan di Teluk serta meluas ke berbagai negara melalui serangan balasan Iran terhadap pangkalan-pangkalan militer AS. Hingga saat ini, konflik tersebut telah merenggut ribuan korban jiwa yang sebagian besar tersebar di wilayah Iran dan Lebanon.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Iran Serang Pesawat...
Iran Serang Pesawat F-18 AS di Pangkalan Azraq Yordania
Blokade Angkatan Laut...
Blokade Angkatan Laut AS terhadap Iran Dimulai Lagi, Kerahkan Lebih Banyak Kekuatan Militer
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Rekomendasi
Tembus Final, Spanyol...
Tembus Final, Spanyol Auto Juara? Begini Rekor Mengilau Matador
Operasi Siber China...
Operasi Siber China Diduga Targetkan Uyghur, Tibet, Hong Kong, dan Taiwan
Menaker: Pemerintah...
Menaker: Pemerintah Komitmen Cegah PHK dengan Berbagai Program Nyata
Berita Terkini
Purbaya soal Dugaan...
Purbaya soal Dugaan Markup Pikap Kopdes Merah Putih: Lolos Audit Baru Saya Bayar
Bittime Kantongi Izin...
Bittime Kantongi Izin Perdagangan Futures Pertama di Era Pengawasan Kripto OJK
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp20.000 per Gram, Cek Daftar Lengkapnya Hari Ini
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Resmi, Pertamina Turunkan...
Resmi, Pertamina Turunkan Harga LPG Bright Gas Mulai 14 Juli
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
Infografis
Israel Balas Serang...
Israel Balas Serang Iran, Harga Emas dan Minyak Dunia Meroket
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved