IHSG Pekan Ini Berpeluang ke Level 6.380, Musim Laporan Keuangan Emiten Jadi Motor Penggerak

Senin, 20 Juli 2026 - 07:46 WIB
loading...
IHSG Pekan Ini Berpeluang...
IHSG pada perdagangan pekan ini, 20-24 Juni 2026 diperkirakan akan bergerak dengan stimulus makroekonomi yang relatif terbatas. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan pekan ini, 20-24 Juni 2026 diperkirakan akan bergerak dengan stimulus makroekonomi yang relatif terbatas. Kondisi tersebut diproyeksikan bakal membuat fokus perhatian para pelaku pasar bergeser pada musim rilis laporan keuangan kuartalan para emiten .

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), Imam Gunadi menilai, rilis kinerja keuangan korporasi akan menjadi motor penggerak utama di pasar saham domestik. “Hasil kinerja perusahaan diperkirakan akan menjadi penentu utama arah rotasi sektor maupun keberlanjutan aliran dana ke pasar saham domestik,” kata Imam dalam risetnya, Senin (20/7/2026).

Imam menambahkan, dari dalam negeri perhatian pasar akan tertuju pada keputusan suku bunga Bank Indonesia (BI), pertumbuhan kredit perbankan, serta data suplai uang M2 (M2 Money Supply) untuk membaca kondisi likuiditas.

Baca Juga: IHSG Kembali ke Level 6 Ribuan usai Melesat 4,24%, Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.749 Triliun

Sementara dari sentimen eksternal, investor akan mencermati rilis data ekonomi Amerika Serikat (AS) seperti ADP Employment Change, klaim pengangguran awal, lembar kerja The Fed, hingga data Loan Prime Rate China.



Secara teknikal, IHSG sukses melanjutkan tren kenaikan jangka pendek setelah pekan lalu ditutup menguat 1,10 persen ke posisi 6.175,54. Kenaikan ini membuat IHSG menembus indikator MA5 di level 6.085 yang kini beralih fungsi menjadi area support dinamis.

Momentum penguatan terpantau membaik dengan dominasi tekanan beli yang mulai mengungguli tekanan jual. Meski demikian, IHSG saat ini menghadapi area penting karena berhadapan langsung dengan titik resistance MA50 di level 6.190.

Baca Juga: Daftar Saham Paling Cuan hingga Boncos dalam Sepekan saat IHSG Melejit 4,42 Persen

Level ini menjadi penentu apakah penguatan indeks hanya bersifat pemulihan sementara (technical rebound) atau mampu berlanjut menjadi pembalikan tren (trend reversal) ke arah penguatan jangka pendek. “Apabila level 6.190 berhasil dilewati dengan volume transaksi yang meningkat, peluang IHSG untuk melanjutkan rally menuju area 6.380 akan semakin besar,” ujar Imam.

Sebaliknya, jika IHSG gagal menembus level 6.190, terdapat risiko terjadinya aksi ambil untung (profit taking). Jika skenario penurunan ini terjadi, area 6.085 akan menjadi bantalan support pertama, disusul classic support kedua di level 5.987 jika tekanan jual kembali meningkat.

IHSG sendiri mencatatkan performa solid sepanjang pekan lalu dengan melonjak 4,24%. Penguatan mingguan terbesar dalam beberapa bulan terakhir ini disokong oleh melandainya inflasi AS serta keputusan S&P Global Ratings yang mempertahankan peringkat utang (sovereign credit rating) Indonesia pada level BBB dengan prospek stabil.

Sisi fundamental dalam negeri juga diperkuat oleh ketahanan realisasi Investasi Asing Langsung (Foreign Direct Investment/FDI) pada kuartal II 2026 yang menorehkan rekor tertinggi sejarah sebesar Rp257,7 triliun, atau tumbuh 27,4% secara tahunan (YoY).

“Di tengah perlambatan ekonomi global dan masih berlangsungnya ketidakpastian geopolitik, capaian tersebut menunjukkan bahwa Indonesia masih menjadi salah satu destinasi investasi yang menarik bagi investor asing,” kata Imam.

Menariknya, meski menguat tajam pekan lalu, volume perdagangan tercatat relatif rendah. Hal ini dipengaruhi oleh terpecahnya perhatian pelaku pasar menjelang babak final Piala Dunia FIFA, di mana secara historis volume perdagangan saham global bisa menyusut hingga 48 persen saat tim nasional bertanding.

“Seiring berakhirnya turnamen tersebut, likuiditas pasar diperkirakan berpotensi meningkat kembali sehingga dapat menjadi faktor pendukung apabila momentum penguatan IHSG berlanjut,” pungkas Imam.

Berikut rekomendasi IPOT untuk pekan ini:

1. Buy ICBP (Entry: 6850, TP: 7300 | SL: <6625).
2. Buy EMTK (Entry: 535 | TP: 585 | SL: <510).
3. Buy BSDE (Entry: 575 | TP: 625 | SL: <550).
4. Buy Obligasi FR0091 (Harga: 96.50 | Kupon 6,375% | YTM 7,13%).
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
IHSG Sesi Siang Terjun...
IHSG Sesi Siang Terjun Bebas 1,75% ke 6.204, Transaksi Tembus Rp10,4 Triliun
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
IHSG Ditutup Melemah...
IHSG Ditutup Melemah ke 6.315, 309 Saham Berakhir di Zona Merah
Tren Penguatan IHSG...
Tren Penguatan IHSG Lanjut ke 6.346, Transaksi di Awal Sesi Cetak Rp627 Miliar
Nanik S Deyang Tidak...
Nanik S Deyang Tidak Hadiri Rapat Laporan Keuangan BGN di Komisi IX DPR
IHSG Akhir Pekan Ditutup...
IHSG Akhir Pekan Ditutup Menguat 2,28 Persen
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rekomendasi
Pakar Kebijakan Publik...
Pakar Kebijakan Publik Soroti Ego Sektoral Penegakan Hukum, Sarankan Pelibatan KPK
Mama Firda Bagikan 5...
Mama Firda Bagikan 5 Tips Membuat Konten Review Makanan yang Disukai Netizen
Pelatih Spanyol Kutuk...
Pelatih Spanyol Kutuk Ulah Pemain Argentina di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved