Tabungan Kelas Menengah Melambat, LPS Menyoroti Anomali Melejitnya Simpanan di Atas Rp5 Miliar
Selasa, 21 Juli 2026 - 08:56 WIB
loading...
A
A
A
Data tersebut, kata Anggito, mengindikasikan bahwa aktivitas ekonomi masyarakat secara umum masih berjalan normal. Sedangkan, LPS mencatat anomali pada segmen nasabah kaya, di mana jumlah rekening dengan saldo di atas Rp5 miliar justru mengalami peningkatan signifikan.
“Sampai yang paling tinggi, yang paling besar, Rp5 miliar itu naiknya tinggi sekali. Potretnya mengatakan bahwa jumlah nominal, jumlah rekening naik,” kata dia.
Baca Juga: Fenomena Makan Tabungan Warga RI Belum Berakhir, Habis Buat Makan dan Bayar Cicilan
Menanggapi adanya pandangan mengenai rendahnya pertumbuhan kredit UMKM yang hanya berada di kisaran 0,5% hingga 1,6%, Anggito menilai kondisi ekonomi mikro sebenarnya masih cukup baik. Ia mengajak untuk melihat lebih jauh indikator-indikator lain di luar angka pertumbuhan kredit tersebut.
“Kok rendah sekali? Tapi kalau kita bedah lagi, sebetulnya masih banyak indikator yang bisa menunjukkan bahwa sektor mikronya juga baik,” urai Anggito.
“Sampai yang paling tinggi, yang paling besar, Rp5 miliar itu naiknya tinggi sekali. Potretnya mengatakan bahwa jumlah nominal, jumlah rekening naik,” kata dia.
Baca Juga: Fenomena Makan Tabungan Warga RI Belum Berakhir, Habis Buat Makan dan Bayar Cicilan
Menanggapi adanya pandangan mengenai rendahnya pertumbuhan kredit UMKM yang hanya berada di kisaran 0,5% hingga 1,6%, Anggito menilai kondisi ekonomi mikro sebenarnya masih cukup baik. Ia mengajak untuk melihat lebih jauh indikator-indikator lain di luar angka pertumbuhan kredit tersebut.
“Kok rendah sekali? Tapi kalau kita bedah lagi, sebetulnya masih banyak indikator yang bisa menunjukkan bahwa sektor mikronya juga baik,” urai Anggito.
(akr)
Lihat Juga :