Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital

Rabu, 22 Juli 2026 - 22:27 WIB
loading...
Relevansi Jadi Kunci...
Senior Vice President Marketing Communication BSI Praka Mulia Agung (kanan) dalam ajang Indonesia Original Brand (IOB) Award 2026 bersama Business Digest dan Swanetwork di Jakarta, Selasa (21/7). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menilai relevansi menjadi faktor utama dalam membangun kekuatan merek di tengah perubahan perilaku konsumen dan pesatnya transformasi digital. Sebab itu, perusahaan terus mengembangkan ekosistem digital yang menghadirkan layanan keuangan, sosial, dan spiritual sesuai kebutuhan nasabah.

"Melalui kampanye Langkah Emas Generasi Emas, BSI ingin menjadi sahabat finansial, sahabat sosial, sekaligus sahabat spiritual bagi masyarakat. Fokus kami adalah menghadirkan layanan yang mudah diakses, aman, relevan, dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi nasabah," ujar Senior Vice President Marketing Communication BSI Praka Mulia Agung.

Baca Juga: Tingkatkan Literasi Digital Sejak Dini, Mahasiswa FIKOM UP Edukasi Siswa MTs Al-Islamiyah Bogor

Praka mengatakan penguatan merek tidak lagi hanya bergantung pada kualitas produk atau layanan, tetapi juga kemampuan perusahaan memahami kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi landasan BSI dalam menghadirkan solusi yang terintegrasi melalui ekosistem digital.

Pandangan tersebut disampaikan dalam ajang Indonesia Original Brand (IOB) Award 2026bersama Business Digest dan Swanetwork di Jakarta, Selasa (21/7). Mengusung tema Strengthening Indonesian Local Brands for Domestic and International Competitiveness in the Tough and Challenging Market, forum tersebut membahas strategi penguatan daya saing merek lokal di tengah dinamika ekonomi.


CEO Business Digest sekaligus Chairman Indonesia Original Brand Award 2026 Handi Irawan mengatakan hasil survei tahun ini menunjukkan merek lokal semakin mampu membangun kedekatan emosional dengan konsumen. Menurutnya, kekuatan sebuah merek kini tidak lagi hanya ditentukan oleh harga, tetapi juga kemampuannya memahami kebutuhan konsumen dan terus menghadirkan inovasi.

"Indonesia Original Brand bukan sekadar penghargaan, tetapi juga cerminan bagaimana merek-merek lokal terus meningkatkan daya saingnya. Merek yang mampu bertahan adalah yang relevan dengan kebutuhan konsumen, terus berinovasi, serta memiliki kepercayaan yang kuat di mata masyarakat," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Commercial & Partnership Director PT Prodia Widyahusada Tbk Indriyanti Rafi Sukmawati mengatakan kepercayaan pelanggan merupakan fondasi utama yang membuat Prodia mampu mempertahankan eksistensinya selama puluhan tahun. Menurutnya, kepercayaan tersebut harus diperkuat melalui inovasi berkelanjutan, termasuk pengembangan layanan digital.

"Prodia terus mengembangkan layanan digital, termasuk melalui aplikasi U by Prodia yang memudahkan pelanggan mulai dari registrasi, pembayaran, hingga akses hasil pemeriksaan. Inovasi harus selalu berangkat dari kebutuhan pelanggan agar layanan yang diberikan mampu melampaui ekspektasi mereka," kata Indriyanti.

Baca Juga: Geliat Ekonomi di Balik Pesta Bola, Sistem Pembayaran Digital Memperkuat Industri Hiburan dan Gaming

Indonesia Original Brand Award 2026 merupakan penyelenggaraan ke-15 yang didasarkan pada survei terhadap 5.000 responden di Medan, Jabodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar selama Maret-April 2026. Hasil survei tersebut diharapkan menjadi tolok ukur bagi merek-merek lokal untuk terus memperkuat inovasi, meningkatkan kedekatan dengan konsumen, serta memperluas daya saing di pasar domestik maupun internasional.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
BTN Dukung Transaksi...
BTN Dukung Transaksi Digital Indonesia Coffee Expo 2026 lewat Aplikasi Bale
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
MNC Bank Borong 5 Penghargaan...
MNC Bank Borong 5 Penghargaan Bergengsi di Infobank-Isentia Digital Brand Awards 2026
BSI dan Baznas Hadirkan...
BSI dan Baznas Hadirkan Layanan DAM Haji dan Kurban Digital
Melalui Teknologi Otonom,...
Melalui Teknologi Otonom, Registrasi Digital Siap Bantu Industri Event
Inggris Akan Larang...
Inggris Akan Larang Penggunaan Media Sosial saat Malam Hari
Workshop di Makassar,...
Workshop di Makassar, Tri Tito Karnavian Ingatkan Orang Tua Wajib Hadir dalam Aktivitas Digital Anak
Meraih Hak Pemajakan...
Meraih Hak Pemajakan Indonesia melalui Implementasi PPh Digital Asing yang Sederhana
Rekomendasi
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
Gejolak PPP Banten,...
Gejolak PPP Banten, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
Berita Terkini
Beli Rumah Bukan Lagi...
Beli Rumah Bukan Lagi Mimpi! BRI x REI Expo Semarang 2026 Hadirkan KPR Super Ringan
Petani Sawit Tagih Bukti...
Petani Sawit Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor
Danantara Puji Transformasi...
Danantara Puji Transformasi Digital Jasa Marga Tollroad Command Center
Tumbuh Bersama GrabModal:...
Tumbuh Bersama GrabModal: Dari Rumah Kontrakan, Mama Khas Banjar Kini Punya Belasan Karyawan
Ingin Masuk di Pasar...
Ingin Masuk di Pasar Global? Pakar Ungkap Kunci Brand Indonesia Bisa Mendunia
IHSG Sesi Siang Terjun...
IHSG Sesi Siang Terjun Bebas 1,75% ke 6.204, Transaksi Tembus Rp10,4 Triliun
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved