AREA Indonesia Siap Perkuat Kolaborasi Dukung Program 3 Juta Rumah

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:59 WIB
loading...
AREA Indonesia Siap...
Musyawarah Nasional Khusus (Munasus) AREA Indonesia yang digelar di World Capital Tower, Jakarta. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Asosiasi Real Estat dan Agen Indonesia (AREA Indonesia) menegaskan komitmennya menjadi organisasi profesi yang mempersatukan seluruh pemangku kepentingan di sektor properti dan perumahan setelah menetapkan kepengurusan baru periode 2026-2031 melalui Musyawarah Nasional Khusus (Munasus). Organisasi tersebut mengusung semangat kolaborasi untuk memperkuat daya saing industri properti sekaligus mendukung program 3 juta rumah dari pemerintah.

"AREA Indonesia tidak dibentuk untuk menyaingi organisasi pengembang, asosiasi agen properti, industri bahan bangunan, perbankan, manajemen properti, penilai, konsultan, maupun organisasi profesi lainnya. Kami hadir untuk menyatukan kekuatan, membangun sinergi, dan menjadi jembatan kolaborasi seluruh ekosistem properti Indonesia sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan bangsa," kata Presiden AREA Indonesia Indra Utama di sela Munasus yang digelar di World Capital Tower, Jakarta dikutip pada Kamis (23/7/2026).

Baca Juga: Imbas BI Rate Naik, Pasar Rumah Kelas Menengah Mulai Ngerem

Dalam Munasus tersebut, peserta secara aklamasi memilih Indra Utama sebagai Presiden, Ruly Muliarto sebagai Sekretaris Jenderal, dan Nico Purnomo sebagai Bendahara Umum untuk masa bakti 2026-2031. Kepengurusan baru itu menargetkan penguatan kolaborasi lintas sektor guna menciptakan industri properti yang sehat, profesional, dan berdaya saing.

Indra mengatakan tantangan penyediaan hunian yang layak, berkualitas, dan terjangkau tidak dapat diselesaikan oleh satu organisasi maupun satu sektor saja. Menurut dia, dibutuhkan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga pembiayaan, akademisi, media, asosiasi profesi, dan masyarakat untuk mempercepat penyediaan perumahan.


Pada periode kepengurusan 2026-2031, AREA Indonesia mengusung visi menjadi organisasi profesi properti dan real estat terdepan yang membangun ekosistem industri profesional, kompeten, berintegritas, dan berdaya saing global, sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan hunian layak dan pembangunan berkelanjutan.

Untuk merealisasikan visi tersebut, AREA Indonesia menetapkan delapan misi utama, antara lain meningkatkan kompetensi sumber daya manusia melalui pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi profesi, memperkuat tata kelola industri yang profesional dan transparan, mendukung Program 3 Juta Rumah, mendorong transformasi digital, memperluas kerja sama nasional dan internasional, mengembangkan lembaga sertifikasi profesi, serta berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi melalui pembangunan industri properti yang berkelanjutan.

Baca Juga: Mendagri Tito: Pelibatan Sektor Swasta Akan Optimalkan Realisasi Program Perumahan Rakyat

Indra menambahkan AREA Indonesia juga akan memperkuat peran Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) AREA Indonesia untuk menyiapkan tenaga profesional yang kompeten dan tersertifikasi. Selain itu, organisasi akan membuka ruang kolaborasi dengan asosiasi pengembang, organisasi agen properti, industri bahan bangunan, lembaga pembiayaan dan perbankan, perusahaan manajemen properti, akademisi, media, serta pemerintah guna mempercepat pertumbuhan sektor properti nasional.

Menurut dia, sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung target pembangunan perumahan pemerintah, termasuk Program 3 Juta Rumah yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Kami optimistis kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dapat menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, industri properti yang sehat, serta hunian yang semakin berkualitas bagi masyarakat," pungkasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat Infrastruktur,...
Saat Infrastruktur, Fasilitas, dan Komunitas Tumbuh Bersama dalam Satu Kawasan
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Maritza Consulting Bidik...
Maritza Consulting Bidik Pertumbuhan Penjualan Properti Lewat Strategi Berbasis Data
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
BRI KPR Solusi Promo...
BRI KPR Solusi Promo hingga Tenor 20 Tahun dan Bunga Mulai 2,50%, Makin Mudah Punya Properti Impian
Bisnis Berbasis Pengalaman...
Bisnis Berbasis Pengalaman Kian Diminati, Pengembang Hadirkan Konsep Baru
Kantor Vaksindo di Bogor...
Kantor Vaksindo di Bogor Bertema Futuristik Antar Karya Desainer Indonesia Raih Penghargaan Internasional
Pameran Properti di...
Pameran Properti di Surabaya Dorong Gairah Pasar Hunian Awal 2026
Digitalisasi Parkir...
Digitalisasi Parkir Disorot, Pelaku Industri Bahas Adaptasi Layanan bagi Generasi Z
Rekomendasi
Dari Mimbar ke Layar,...
Dari Mimbar ke Layar, Ketika Algoritma Jadi Guru Agama
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Kejagung Pastikan Proses...
Kejagung Pastikan Proses Etik Febrie Adriansyah Tunggu Perkara Pidana Inkrah
Berita Terkini
Perkuat Ekonomi Desa,...
Perkuat Ekonomi Desa, Banten Jadi Proyek Percontohan Kedaulatan Pangan dan Energi
Purbaya Sebut Penyaluran...
Purbaya Sebut Penyaluran Bansos lewat Kopdes Arahan Langsung Prabowo
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Infografis
Jumlah Pengangguran...
Jumlah Pengangguran di Indonesia Tembus 7,47 Juta Orang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved