Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Kamis, 23 Juli 2026 - 18:05 WIB
loading...
A
A
A
Kualitas aset juga terus membaik. Rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) gross turun menjadi 0,98% dari 1,08% pada semester I 2025, mencerminkan pengelolaan risiko kredit yang semakin efektif.
Baca Juga: Bank Mandiri Cetak Laba Rp15,4 Triliun di Kuartal I 2026, Kucurkan Kredit Rp1.530 T
Di sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun Bank Mandiri mencapai Rp1.710,03 triliun hingga akhir Juni 2026, meningkat 17,1% dibandingkan Rp1.459,87 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, marjin bunga bersih (net interest margin/NIM) tercatat menurun menjadi 4,37% dari 4,63% pada semester I 2025. Meski demikian, tingkat efisiensi perseroan membaik yang tercermin dari rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) yang turun menjadi 57,6% dari sebelumnya 63,8%, sehingga menopang kinerja keuangan Bank Mandiri sepanjang paruh pertama tahun ini.
Baca Juga: Bank Mandiri Cetak Laba Rp15,4 Triliun di Kuartal I 2026, Kucurkan Kredit Rp1.530 T
Di sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun Bank Mandiri mencapai Rp1.710,03 triliun hingga akhir Juni 2026, meningkat 17,1% dibandingkan Rp1.459,87 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, marjin bunga bersih (net interest margin/NIM) tercatat menurun menjadi 4,37% dari 4,63% pada semester I 2025. Meski demikian, tingkat efisiensi perseroan membaik yang tercermin dari rasio biaya operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) yang turun menjadi 57,6% dari sebelumnya 63,8%, sehingga menopang kinerja keuangan Bank Mandiri sepanjang paruh pertama tahun ini.
(nng)
Lihat Juga :