PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:12 WIB
loading...
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI memperkuat pengembangan ekosistem bioenergi nasional dengan memberikan kepastian pasar bagi pemasok biomassa melalui skema kontrak pembelian hingga lima tahun. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) memperkuat pengembangan ekosistem bioenergi nasional dengan memberikan kepastian pasar bagi pemasok biomassa melalui skema kontrak pembelian hingga lima tahun. Kebijakan tersebut diharapkan mendorong investasi, meningkatkan kualitas dan kontinuitas pasokan biomassa, serta mempercepat transisi menuju sistem ketenagalistrikan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

"Apabila kualitas biomassa dapat dijaga, baik dari sisi nilai kalor maupun kontinuitas pasokan, PLN EPI dapat memberikan kontrak pembelian hingga lima tahun. Dengan demikian, pelaku usaha memiliki kepastian untuk berinvestasi dan meningkatkan kapasitas produksinya," ujar Direktur Biomassa PLN EPI Hokkop Situngkir dalam keterangan pers, Kamis (23/7/2026).

Baca Juga: PLN EPI-eFUELS SEA Jajaki Pengembangan Rantai Pasok Hidrogen Hijau RI-Singapura

Hokkop menyampaikan hal tersebut dalam forum "AgriWaste to Value" yang mempertemukan pelaku industri bioenergi, perkebunan, pemerintah, investor, serta penyedia teknologi untuk membahas pemanfaatan limbah pertanian menjadi berbagai produk energi ramah lingkungan, seperti biofuel, biomethane, biomethanol, Sustainable Aviation Fuel (SAF), biochar, dan solusi dekarbonisasi berbasis biomassa.


Menurut Hokkop, kepastian kontrak menjadi faktor penting dalam membangun rantai pasok biomassa yang sehat dan berkelanjutan. PLN EPI menerapkan skema pengadaan biomassa dengan mengutamakan kualitas produk, di mana biomassa dengan nilai kalor lebih tinggi dan pasokan yang konsisten berpeluang memperoleh skema harga yang lebih kompetitif sebagai insentif bagi para pemasok.

"Kami ingin membangun industri biomassa yang sehat. Ekspor tetap menjadi peluang, tetapi pada saat yang sama kebutuhan domestik juga harus terjamin agar transisi energi nasional dapat berjalan secara berkelanjutan," katanya.

Hingga Juni 2026, PLN EPI telah mengimplementasikan pemanfaatan biomassa di 52 Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dengan realisasi penggunaan mencapai 932.906 ton. Perusahaan juga memanfaatkan 16 jenis biomassa yang berasal dari limbah pertanian dan kehutanan, dengan rata-rata nilai kalor meningkat menjadi 3.263 kilokalori per kilogram.

Baca Juga: Hadapi Dinamika Pasar Energi Global, PLN EPI Perkuat Kompetensi SDM

PLN EPI ke depan menargetkan pemanfaatan biomassa mencapai 3,7 juta ton pada 2026 dan meningkat menjadi 10 juta ton pada 2030. Target tersebut diproyeksikan menghasilkan nilai ekonomi sekitar Rp5,1 triliun, mengurangi emisi hingga 12 juta ton CO₂ ekuivalen per tahun, memanfaatkan sekitar 20 juta ton limbah biomassa setiap tahun, serta menciptakan sekitar 150 ribu lapangan kerja hijau.

Untuk mendukung target tersebut, PLN EPI terus memperkuat ekosistem biomassa melalui pembangunan jaringan hub dan main hub, pengembangan fasilitas produksi, digitalisasi rantai pasok, serta kemitraan dengan koperasi, kelompok tani, BUMDes, dan pelaku usaha di berbagai daerah. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus mendukung pencapaian target Net Zero Emissions (NZE) 2060 melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dan ekonomi sirkular.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
Pengembangan Bioenergi...
Pengembangan Bioenergi Berpotensi Serap 150 Ribu Tenaga Kerja
PLN EPI Gandeng BWI...
PLN EPI Gandeng BWI Pasok Biomassa Sekam Padi untuk Cofiring PLTU Indramayu
PLN EPI Gandeng Sorbu...
PLN EPI Gandeng Sorbu Agro Energi Kembangkan Bioenergi Sorgum di Gorontalo
Digitalisasi Rumah Bibit...
Digitalisasi Rumah Bibit Biomassa, PLN EPI Perkuat Cofiring dan Ekonomi Desa
PLN EPI Dorong Ekonomi...
PLN EPI Dorong Ekonomi Sirkular Desa lewat Pengembangan Biomassa
Penanaman Pohon Gamal...
Penanaman Pohon Gamal ke-20 Juta di Pohuwato, Ribuan Orang Rayakan Reforestasi Berkelanjutan
Guru Besar UI Tawarkan...
Guru Besar UI Tawarkan Teknologi Biomassa untuk Energi Alternatif
Bangun Pabrik Pemanfaatan...
Bangun Pabrik Pemanfaatan Biomassa, Barata Indonesia Gandeng Perusahaan Malaysia
Rekomendasi
Mantan Koordinator Pusat...
Mantan Koordinator Pusat BEM SI Dukung Penuntasan Kasus Eks Jampidsus
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi Diterima, Polda Metro Jaya: Itu Bukan Akhir dari Semuanya
Berita Terkini
PLN EPI Kebut Ekosistem...
PLN EPI Kebut Ekosistem Biohidrogen, Optimalkan 60 Juta Ton Biomassa
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
Infografis
Aturan Seragam Sekolah...
Aturan Seragam Sekolah 2026: Panduan Lengkap SD, SMP, hingga SMA/SMK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved