Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%

Jum'at, 24 Juli 2026 - 11:42 WIB
loading...
Minat Makin Tinggi,...
Transaksi Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) sepanjang semester I tahun 2026 tercatat 66.372.367 gram. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Transaksi Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di Indonesia Commodity & Derivatives Exchange ( ICDX ) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) sepanjang semester I tahun 2026 tercatat mencapai 66.372.367 gram.Catatan perdagangan sepanjang semester I tahun 2026 ini mengalami pertumbuhan sebesar 338% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 dengan transaksi sebesar 15.149.074 gram.

Dari sisi value, sepanjang semester I tahun 2026 tercatat sebesar Rp172,7 triliun, tumbuh 601% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 dengan value sebesar Rp24,6 triliun. Baca Juga: ICDX dan Bursa Komoditas Belarus Jalin Kerja Sama Perdagangan Internasional

Ketua Persatuan Pedagang Emas Digital Indonesia (PPEDI), Anang Samsudin menerangkan, pertumbuhan transaksi emas digital pada Semester I 2026 didorong oleh beberapa faktor, di antaranya semakin tingginya literasi masyarakat mengenai emas digital serta volatilitas harga emas yang cukup tinggi, sehingga emas digital menjadi salah satu pilihan investor untuk melakukan diversifikasi aset maupun menyimpannya sebagai bagian dari perencanaan keuangan jangka panjang.



"Sebagai asosiasi emas digital di Indonesia, PPEDI terus mendukung para anggota untuk meningkatkan literasi masyarakat serta berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas pasar emas digital di Indonesia,"ucap Anang.

Anang Samsudin menambahkan, “Di sisi lain, perlindungan dan keamanan nasabah menjadi prioritas utama PPEDI. Kami terus berkoordinasi dengan lembaga terkait untuk memastikan keamanan transaksi nasabah, termasuk memastikan ketersediaan aset emas fisik dengan rasio 1:1 sebagai underlying asset dari emas yang dimiliki oleh investor."

Plt Direktur Utama ICDX, Nursalam mengatakan, adanya pertumbuhan transaksi ini mencerminkan terus meningkatnya minat masyarakat untuk memanfaatkan Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital sebagai salah satu alternatif investasi. Sebagai Bursa, ICDX akan terus menjaga independensi dan transparansi perdagangan, serta tentunya menjalankan literasi dan edukasi berkelanjutan melibatkan semua pemangku kepentingan, baik itu regulator maupun pedagang emas digital.

"Terkait pedagang emas digital, saat ini terdapat 6 pedagang emas digital yang menjadi anggota bursa ICDX, yaitu PT Indogold Makmur Sejahtera (Indogold), PT Indonesia Logam Pratama (Treasury), PT Laku Emas Indonesia (Laku Emas), PT Syariah Koin Indonesia (ShariaCoin), PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Brankas LM), dan PT Pluang Emas Sejahtera (Pluang)," terangnya.

Baca Juga: Ditengah Krisis Timur Tengah, ICDX Catat Lonjakan Transaksi Kontrak Berjangka Minyak Mentah

Nursalam menambahkan, “ICDX terus berkomitmen untuk mendukung ekosistem perdagangan emas yang transparan dan tentunya memberikan perlindungan kepada masyarakat yang memanfaatkan emas sebagai alternatif investasi. Terkait ekosistem emas di Indonesia, saat ini ICDX juga telah menjadi bagian dari Indonesia Bullion Market Association (IBMA).

Indonesia Bullion Market Association (IBMA) sendiri merupakan asosiasi yang dibentuk pelaku industri bullion Indonesia untuk mendorong pengembangan pasar bullion yang kredibel, efisien, dan berkelanjutan melalui kolaborasi, standardisasi, edukasi serta penguatan ekosistem industri nasional.

Selain ICDX, anggota Indonesia Bullion Market Association (IBMA) meliputi PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk, PT Pegadaian (Persero), PT Amman Mineral Internasional Tbk, PT Untung Bersama Sejahtera, PT Laku Emas Indonesia, PT Brinks Solutions Indonesia, PT Central Mega Kencana, PT Hartadinata Abadi Tbk, PT Pegadaian Galeri Dua Empat (Galeri 24) dan PT Sentral Kreasi Kencana.”
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
Harga Emas Hari Ini...
Harga Emas Hari Ini Berbalik Merayap Naik Rp3 Ribu per Gram, Intip Rincian Lengkapnya
Kilau Emas Meredup,...
Kilau Emas Meredup, Turun 9 Ribu Sentuh Level Rp2.601.000/Gram
Prabowo Pamer Bank Emas...
Prabowo Pamer Bank Emas Indonesia Kelola 153 Ton Emas dalam Setahun
Daftar Harga Emas Termurah...
Daftar Harga Emas Termurah hingga Paling Mahal usai Jatuh Rp4 Ribu per Gram
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Mengapa Inggris Tolak...
Mengapa Inggris Tolak Serahkan 31 Ton Emas Venezuela? Padahal Maduro Sudah Lengser
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
Polisi Pastikan Emas...
Polisi Pastikan Emas 74 Kg Sitaan dari Rumah Febrie Adriansyah Asli
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Berita Terkini
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Tingkatkan Nilai Jual...
Tingkatkan Nilai Jual TBS, 133 Pekebun Muara Enim Ikuti Pelatihan Panen Sawit
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Infografis
10 Negara Terkuat di...
10 Negara Terkuat di Dunia 2025 secara Militer Versi GFP
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved