250 Startup Fintech Paling Menjanjikan, Amartha Satu-Satunya dari RI

Selasa, 22 September 2020 - 22:23 WIB
loading...
250 Startup Fintech...
Amartha kembali menerima penghargaan Internasional sebagai perusahaan ?fintech? dengan pertumbuhan bisnis paling cepat dan memberikan terobosan inovasi dalam bisnis pendanaan dan keuangan?. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) kembali menerima penghargaan Internasional sebagai perusahaan finansial teknologi (fintech) dengan pertumbuhan bisnis paling cepat dan memberikan terobosan inovasi dalam bisnis pendanaan dan keuangan, dari CB Insights yang merupakan perusahaan riset industri terkemuka di dunia khususnya bagi perusahaan rintisan (startup).

Penghargaan ini menjadi penghargaan Internasional ketiga yang diterima Amartha sepanjang tahun 2020. Founder dan CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra mengatakan, suatu kehormatan bagi Amartha menjadi satu-satunya perusahaan fintech P2P lending dari Indonesia yang masuk dalam daftar 250 fintech paling menjanjikan di tahun 2020 versi CB Insights.

(Baca Juga: Amartha Raih Penghargaan Internasional untuk Pembiayaan UKM Terbaik )

Dengan semangat #KitaJanganMenyerah, Amartha berkomitmen untuk terus tumbuh dan berkelanjutan, memberikan pembiayaan modal kerja dan pemberdayaan perempuan pengusaha mikro di desa, serta menjadi perusahaan pendanaan berdampak sosial terbaik dunia.

Amartha masuk dalam daftar “The Fintech 250: The World’s Most Promising Fintech Startups 2020” versi CB Insights. Penghargaan ini merupakan inisiatif apresiasi kepada 250 perusahaan fintech dunia yang paling inovatif serta transformatif.

Dalam penghargaan ini, CB Insights memilih 250 dari 16,000 perusahaan global yang dinilai berdasarkan kualitas investor, analisis sentimen publikasi, potensi pasar, partnership serta Mosaic Score. Mosaic Score merupakan sistem penilaian berdasarkan algoritma CB Insights yang mengukur pertumbuhan serta potensi perusahaan tersebut.

"Sepanjang tahun 2020, Amartha telah berhasil mendapatkan pengakuan internasional atas prestasi dan inovasinya, diantaranya, Amartha mendapatkan sertifikasi sebagai perusahaan fintech berdampak sosial dari GIIRS (Global Impact Investing Rating System) dengan peringkat tertinggi yaitu Platinum," ujar Andi Taufan.

(Baca Juga: Layanan A Star dari Amartha: Opsi Pendanaan Rendah dengan Tenor Lebih Singkat )

Dirinya menambahkan, Amarta juga menerima pemghargaan sebagai perusahaan dengan solusi Inovatif untuk Pembiayaan UKM (Innovative Solutions for SME Financing) oleh FinTech Rocketship Awards Programme 2020 sebuah program yang diinisiasi dari kerjasama Perdana Menteri Inggris dan India sejak 2018.

Hadi Wenas selaku Chief Commercial Officer Amartha menambahkan, dDalam situasi dunia terdampak Covid-19 ini, Amartha kerap beradaptasi serta berinovasi. Mulai dari revisi algoritma kriteria pendanaan mitra pedesaan hingga peningkatan program perlindungan asuransi bagi pendana.

"Kualitas pendanaan dan pembayaran angsuran tepat waktu dengan kriteria baru dapat kami jaga di atas 99%. Segala upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa Amartha tetap bisa mendekati visinya yaitu untuk mewujudkan kesejahteraan merata bagi Indonesia," ujarnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peluang Investasi Startup...
Peluang Investasi Startup di Era Tech Winter
Rebranding CashUP Menandai...
Rebranding CashUP Menandai Era Baru Ekosistem Teknologi dan Pembayaran
CASH Fokus Perkuat Fundamental...
CASH Fokus Perkuat Fundamental di Tengah Perkembangan Pembayaran Digital
Ada Finpay di Balik...
Ada Finpay di Balik Ekspansi QRIS ke China, Mampu Tangani 1.500 Transaksi per Detik
QRIS Tembus Global,...
QRIS Tembus Global, Industri Pembayaran Digital Masuk Fase Integrasi dan Kolaborasi
Ramadan Dorong Konsumsi,...
Ramadan Dorong Konsumsi, Transaksi Belanja Online Naik lewat Flip Deals
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Amartha Dorong Pertumbuhan...
Amartha Dorong Pertumbuhan Inklusif melalui Asia Grassroots Forum 2026
Drama Rp34 Triliun!...
Drama Rp34 Triliun! Pendiri Startup AI Manus Dicekal di China Usai Dicaplok Meta
Rekomendasi
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Ayahanda Jatuh Sakit,...
Ayahanda Jatuh Sakit, Alasan Tangis Lionel Messi di Piala Dunia 2026
Ini Tampang Tersangka...
Ini Tampang Tersangka Baru Kasus MBG Memakai Rompi Tahanan Kejagung
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved